Pernah Menyesal Menikah
"Aku nggak peduli apa yang terjadi di masa lalu. Yang aku pedulikan adalah apa yang terjadi sekarang, dan bagaimana kita bisa maju ke depan."
Hatiku bergetar mendengar kata-katanya. Mas Auriga selalu membuatku merasa tenang, membuatku percaya bahwa ada harapan di masa depan. Namun, di saat yang sama, bayang-bayang masa laluku dengan Jagad masih menghantuiku. Aku tahu, aku belum sepenuhnya siap melangkah ke depan.
"Tapi, Mas ...." aku berhenti, bingung harus berkata apa.