Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menjadi Ibu Sambung untuk Keponakanku

Menjadi Ibu Sambung untuk Keponakanku

Raya menjatuhkan tubuhnya diatas kasur. Matanya menatap Bintang yang telah terlelap. Bocah polos yang merindukan sosok ibu kini telah menjadi anak sambungnya. “Jika Bintang saja sangat bahagia dan bisa menerimaku sebagai mamanya, lalu mengapa Mas Kala tidak bisa menerimaku sebagai istrinya? Apakah cinta itu buta hingga orang yang sudah meninggal pun masih dicintainya?” keluh Raya dengan helaan napas panjangnya.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai puisi buat ibu tersayang
Baca
+Pustaka
Ketika Mantan Menjadi Ibu Susu

Ketika Mantan Menjadi Ibu Susu

Dia tahu, bukan hanya Albern yang tumbuh, tapi Livy juga telah melewati perjalanan luar biasa hingga menjadi ibu sejati. Belum sempat Livy mengeringkan air matanya, syair demi syair puisi, kembali membuatnya tersentuh. “Untuk Ayah dan Ibu, yang menuntun tanganku dari langkah pertama, yang memeluk saat aku jatuh dan takut, yang tertawa saat aku bisa, dan menangis diam-diam saat aku sakit…” Suara tangis pelan terdengar dari bangku-bangku lain. Puisi itu sederhana, namun menggugah hati orang tua.
1056.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai puisi buat ibu tersayang
Baca
+Pustaka
Prajurit Tangguh

Prajurit Tangguh

ucap Yesline dengan menitikan air matanya. (Terima kasih Pak, terima kasih kawan-kawanku. Saya akan membacakan puisi, yang berjudul Ibu. Ibu terima kasih, karena engkau aku dapat terlahir ke dunia ini. Karena engkau, aku dapat merasakan getar getir dan kerasnya kehidupan. Ibu aku janji, jika aku sukses nanti. Aku akan membahagiakanmu,) "Ok, I think that's enough, for those who haven't read the poetry, you can collect it in the future. Let you judge for yourself, now it's time to rest, son." titahku kepada anak-anak muridku.
1014.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 387 kali sebagai puisi buat ibu tersayang
Baca
+Pustaka
Love in Kyoto

Love in Kyoto

“Barangkali aku tiba-tiba menangis di tengah jalan saat menceritakannya. Aku mendapatkan puisi dari ayahku kemarin.” Puisi untuk bayi kecilku, Cantik, bagaimana dengan suaramu? Aku berharap kau bisa menangis kala ini, Sebab orang bilang, kau tak mungkin menangis… Cantik, menangislah, melihat dunia, Tapi tangisanmu membuat ibumu tersenyum, Tidak, bukan ibu senang melihatmu menderita, Saat jalinan tali pusat telah terputus,
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai puisi buat ibu tersayang
Baca
+Pustaka
Ibu, Aku Mau Ayah

Ibu, Aku Mau Ayah

Tangan Adisti sedikit gemetar saat membaca tulisan Meity. Surat itu tidak panjang, ditulis dengan tangan. Bentuk tulisannya tidak begitu rapi. Jelas, Meity memaksa menuangkan pesan di sana dalam kondisi fisiknya yang lemah. Dengan hati berdetak, Adisti mulai membaca. 'Teruntuk putriku, Anugerah sangat istimewa saat Tuhan mengantarkan kamu di depanku. Membawamu pulang dan ikut menanti kehadiran Cia ke dunia ini, juga berkat tak terhingga buatku.
1011.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 278 kali sebagai puisi buat ibu tersayang
Baca
+Pustaka
Misteri Pembalut Di Kamar Iparku

Misteri Pembalut Di Kamar Iparku

Suaraku seakan tertahan untuk kukeluarkan dan justru membekap mulut dengan tangan agar semakin tertahan di tenggorokan. "Bobi, anak kesayangan Ibu. Dunia akhirat sayang ini tak akan pernah hilang. Ibu pun menyayangimu melebihi sayangnya matahari yang selalu menghangati bumi. Hati Ibu sangat hancur kali ini, tapi Ibu juga akan semakin hancur jika kamu memang akan tersiksa dengan usaha yang mungkin akan Ibu lakukan nantinya," gumamku lirih hingga ponselku berdering lagi.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai puisi buat ibu tersayang
Baca
+Pustaka
Pulang Kampung Bawa Sultan

Pulang Kampung Bawa Sultan

"Iya." "Itu ibu yang sayang sangat pada awak. Nah yang itu, itu bapak awak yang selalu kerja keras, dan yang sana, itu rumah teduh yang awak tinggali. Kalau yang itu adalah mata yang masih bisa melihat. Yang itu tangan yang masih gerak. Yang itu ... yang itu ... yang itu ...."
9.781.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai puisi buat ibu tersayang
Baca
+Pustaka
Tiga Hari Terakhirku sebagai Wanita Sempurna

Tiga Hari Terakhirku sebagai Wanita Sempurna

Di bagian akhir, surat itu berbunyi. [Untuk Clarisa tersayang, saat kamu membaca surat ini, Ibu mungkin sudah lama tiada. Entah kamu masih mengingat Ibu atau mungkin masih membenci Ibu. Tapi yang ingin Ibu katakan adalah, nggak ada satu detik pun dalam hidup Ibu di mana Ibu nggak mencintaimu. Segala yang Ibu lakukan, semata-mata agar kamu bisa menjalani hidup yang lebih baik. Maafkan keegoisan Ibu karena memilih pergi dengan cara seperti ini. Tapi percayalah, kalau Ibu diberi kesempatan untuk memilih lagi, Ibu rela menukar segalanya agar bisa mendampingimu tumbuh besar.] [Ibu mencintaimu]
22.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 876 kali sebagai puisi buat ibu tersayang
Baca
+Pustaka
Di Balik Nama dan Luka

Di Balik Nama dan Luka

Ia membaca puisi yang ditulisnya sendiri. “Untuk Ibu yang mencintai dalam luka, Untuk Ayah yang pergi dengan nama, Untuk lelaki yang menghapuskan duka, Dan untuk diriku, yang akhirnya bisa bangga.” Semua bertepuk tangan. Maya menangis lagi—tapi kali ini bukan karena luka, melainkan karena kebahagiaan yang tidak dibayarnya dengan air mata sia-sia. Hidup mereka belum selesai. Masih banyak bab untuk ditulis.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai puisi buat ibu tersayang
Baca
+Pustaka
SUAMIKU KEKASIH IBUKU

SUAMIKU KEKASIH IBUKU

“Ibu Maheswari juga.” Matanya tiba-tiba basah. Ia menoleh, berpura-pura menawar harga, menyembunyikan getar di bibirnya. “Kamu capek?” tanya Jati saat mereka berjalan keluar pasar. “Tidak,” jawabnya cepat. “Hanya… kepikiran Mama. Dia paling suka sale pisang." Jati menggenggam tangan Gandes erat. "Kamu orang yang begitu baik, sampai kamu tak lagi ingat apa yang telah dia lakukan pada kamu."
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai puisi buat ibu tersayang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status