Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Di dalam paviliun, ada dua sosok cantik berpakaian putih dan ungu yang mengelilingi sebuah tungku api kecil berwarna merah di mana anggur beras sedang dipanaskan. "Salju tanpa bunga plum tidaklah indah, salju tanpa puisi terasa kosong. Saat senja, puisi rampung ditemani salju yang kembali turun. Bersama bunga plum, semuanya menyemarakkan musim semi." Farrel yang masih berpenampilan bak pria memutar cangkir gioknya. Dia memandangi salju dan bunga plum sambil berkata pelan, "Cantik, bagaimana puisiku?"
96.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221.4K kali sebagai puisi bunga 1 bait
Tampilkan Ulasan (2659)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Baca Semua Ulasan
Pembalasan sang Menantu Tertindas

Pembalasan sang Menantu Tertindas

Keseluruhannya terlihat seperti batu giok yang berkilauan dan sangat memukau. Hanya dengan sekali pandang, bunga itu sudah menarik perhatian Yoga. Nama bunga itu sangat sederhana, hanya disebut Bunga Putih. Mungkin orang yang pertama menemukannya tidak memiliki inspirasi untuk memberi nama yang lebih puitis. "Kenapa nggak diberi nama Bunga Giok saja?" gumam Yoga dengan nada bercanda, lalu melangkah maju. Dia tahu, dia harus mendapatkan bunga itu dalam waktu tertentu.
8.9461.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18.5K kali sebagai puisi bunga 1 bait
Tampilkan Ulasan (53)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Kaisar Dewa
Sembari menunggu update. yuk baca "SANG MENANTU TERKUAT" Nama Penulis : Kaisar Dewa. Bercerita tentang pembalasan seorang menantu laki-laki yang diselingkuhi istri tercintanya di ulang tahun ke tiga pernikahan mereka.
Baca Semua Ulasan
CINCIN TAK BERTUAN

CINCIN TAK BERTUAN

Malam semakin larut Dingin menyentuh kulit Ingin rasanya hati menjerit Sembari memandangi burung yang terbang di langit Bintang bertebaran tiada dapat dihitung Sungguh kita sangat beruntung Akan keindahan malam nan sepi Memberikan kenikmatan cahaya manjakan mata ini Dua bait saja sudah membuat perasaan plong. Coretan kecil mampu hilangkan kejenuhan. Tak lama daun pintu kamar diketuk. Dina memanggilku agar membukakan pintu. Berdiri dan bersegera membukanya.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 260 kali sebagai puisi bunga 1 bait
Baca
+Pustaka
From Allah to Allah

From Allah to Allah

Namun, 'Tidak bagimu, Aida . Puisi yang dia bacakan hendak dituju untuk wanita yang mendadak datang ke hidupnya saat ini. Wanita yang telah mengubahnya secara perlahan. Ucapan yang lembut, membuat dirinya mulai menyukai sosok Aida. Awal pertemuan yang sangat singkat seperti menemukan hamparan dandelion ini ketika masih duduk di bangku SMP. Dalam hati, Fathan mulai mengingat kembali mengapa dirinya sangat menyukai bunga ini.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai puisi bunga 1 bait
Baca
+Pustaka
Romantic Hospital

Romantic Hospital

Kaki jenjang itu melangkah dengan perlahan, juga waspada dengan hal yang ada di sekitarnya. Manik mata Restya tertuju kepada sebuket bunga di bangku yang hendak ia duduki. Dia menengok ke sekeliling. Namun, nihil tak ada siapa-siapa. Tangan mungil itu perlahan mengambil buket bunga itu dengan hati-hati. Ada surat di sana. Untuk Bunga Bakungku, Matahari boleh pongah dengan panasnya Angin boleh congkak dengan lajunya
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai puisi bunga 1 bait
Baca
+Pustaka
PENDEKAR KEMBARA SEMESTA

PENDEKAR KEMBARA SEMESTA

Di dekat tangkai bunga ada tangkai yang sudah coklat. Di tangkai yang coklat itulah terdapat biji bunga. Hanya satu biji, tak ada yang lainnya. Dari jarak dekat keharuman Bunga Puspajingga sangat menyengat. Sangat harum sekali baunya. Tangan kiri Westi masih memegang erat tali untuk bergelantungan, sedangkan tangan kanannya pelan-pelan bergerak untuk memetik Bunga Puspajingga.
1019.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 739 kali sebagai puisi bunga 1 bait
Baca
+Pustaka
AKAN KUTAKLUKKAN DUNIA MURIM DENGAN....

AKAN KUTAKLUKKAN DUNIA MURIM DENGAN....

Lautan bunga dengan beraneka ragam bentuk dan warna membentang luas sejauh mata memandang, menebarkan aroma wangi yang begitu tenang dan suci—aroma yang seolah mampu mencuci dosa. Inilah Baekhwabong, Puncak Seratus Bunga. Namun, pesona surgawi tempat ini tetap tidak sanggup menghentikan derita fisikku. Aku tidak bisa lagi berdiri tegak; kakiku terasa seperti jeli yang lumpuh. Dengan tubuh yang gemetar hebat, aku mulai merangkak—menyeret tubuhku di atas hamparan bunga yang indah, meninggalkan jejak darah merah pekat yang mengotori kelopak-kelopak suci di sepanjang jalur yang kulalui.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai puisi bunga 1 bait
Baca
+Pustaka
Sentuh Aku Seperti Kau Milikku

Sentuh Aku Seperti Kau Milikku

Dalam bahasa bunga, peony bisa berarti cinta yang membara, permintaan maaf… atau pengingat akan sesuatu yang pernah hilang. Dan Leah tidak bisa menepis firasatnya bahwa ini bukan sekadar bunga. Ini pesan. Sebuah tanda bahwa Alesco baru saja membuka pintu yang selama ini ia coba tutup rapat-rapat. Semakin lama ia menghirup aromanya, semakin sesak dadanya terasa. Bunga itu terlalu indah untuk sebuah ancaman, terlalu wangi untuk sebuah peringatan. Dengan langkah tergesa, Leah berniat membawa buket bunga ke belakang untuk dibuang. Namun baru beberapa langkah, suara ringan terdengar dari arah pintu.
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai puisi bunga 1 bait
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

“Ini... bukan pena biasa.” Pena itu berhenti menulis. Dan seketika, langit berubah. Kalimat-kalimat di atas sana mulai turun seperti hujan. Tapi tidak membasahi. Mereka menyentuh tanah, dan setiap kali menyentuh, tanah menjadi hidup. Bunga tumbuh dari kata. Rumput muncul dari puisi. Jalan terbentuk dari frasa. Dan di ujung jalan itu, muncul satu pintu besar yang belum pernah ada sebelumnya. Di atasnya tertulis:
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai puisi bunga 1 bait
Baca
+Pustaka
Rahasia Bunga Kampus

Rahasia Bunga Kampus

Namaku Marina Rasha, mahasiswi tahun pertama jurusan tari. Belum satu bulan sejak kuliah, sudah secara diam-diam disebut sebagai bunga kampus oleh para pria. Saat berjalan di kampus, tatapan-tatapan itu melingkari tubuhku seperti ular, dari dada hingga ke paha, lalu kembali ke wajahku. Aku tahu apa yang mereka pikirkan, pikiran-pikiran kotor dan penuh nafsu.
63.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai puisi bunga 1 bait
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status