Mencintai dalam Diam
Sampai situasinya sudah tidak bisa diperbaiki, Sandi akhirnya menyadari perasaannya.
Rasa cinta Kania itu terlalu kuat, terlalu membara, terlalu besar.
Terlalu kuat sampai Sandi bahkan tak berani mengakuinya, terlalu membara sampai Sandi tak berani menyentuhnya, terlalu besar sampai Sandi tak bisa membayangkannya.
Dia berpura-pura mabuk untuk mencium Kania dengan malu-malu, menyembunyikan niatnya dengan hati-hati, karena takut akan pandangan serta gosip masyarakat.