Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Empress

The Empress

Adiknya itu sangat payah, sangat latah dan suka berbicara sesukanya. "Mn?" Alis Qin Lang naik sebelah dan berharap ada penjelasan lebih lanjut. "Ah, itu puisi sastra," jelas Qin Lian pura-pura. "Sastra?" tanya Qin Lang merasa tidak pernah mendengarnya. Mungkinkah ada buku kerajaan yang belum pernah dia baca? "Mn, tapi bukunya tidak ada. Aku hanya membayangkan kalau nanti akan ada. Maksudku, mungkin saja aku akan menjadi penulisnya."
2.1K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as puisi dilan
Read
+Library
Dewi Medis Kesayangan Kaisar

Dewi Medis Kesayangan Kaisar

Tepuk tangan dan seruan kagum menggema begitu Xie Qingyan menyebutkan nama penyair terkenal dari zaman dulu. Dia tersenyum, baru saja menyelesaikan puisinya. “Puisiku tadi terinspirasi dari syair awan milik penyair legendaris di Kekaisaran Jing, Wang Yue An.” “Wang Yue An adalah penyair yang pernah hidup di medan perang. Semua kisah yang dia sembunyikan di dalam syair-syairnya pasti berkaitan dengan penyesalannya di medan perang.” Selir Agung Qin memberikan komentar. “Puisimu barusan, terlihat hidup sekali, Yang Mulia. Seakan-akan kau adalah Wang Yue An yang baru saja keluar dari medan perang yang mengerikan.”
9.851.6K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as puisi dilan
Read
+Library
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

Kata-katanya lebih banyak, tapi lebih tajam dalam diam. Suatu malam, saat hujan turun pelan, Nara menemukan sebuah kertas terlipat rapi di atas meja makan. Tertulis: “Untuk Mama dan Papa, dari Alana.” --- Puisi itu ditulis dengan tangan mungil tapi rapi. Tidak indah secara teknis. Tapi menyayat dalam cara yang tak bisa ditiru siapa pun. --- Judul: Rumah Tanpa Alarm
101.8K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as puisi dilan
Read
+Library
Diary Sang Kupu Kupu Malam

Diary Sang Kupu Kupu Malam

Memang tak ada salahnya dari semua tutur kata yang keluar dari mulutnya, memang beralasan dengan semua pendapatn yang dia utarakan benar semua malam itu. LC sebuah panggilan dari sebutan seorang wanita pekerja malam. Kepanjangan dari kata Ladies Club yang memang bekerja dan mencari rezeki di sebuah Club atau Bar .Memang sedikit agak terhormat dibanding bekerja sebagai kupu-kupu malam di jalanan.
1015.7K viewsCompletedAdded to Library 361 Times as puisi dilan
Show Reviews (24)
Read
+Library
Adevio Putra Kencana
Hai semua para readers.....terima kasih masih menyaksikan kisah ini...jangan lupa juga untuk buka kunci gembok babnya ya..agar semakin menambah semangat penulisnya. Terimah kasih banyak sudah setia para readers sampai saat ini..semoga kita dapat memetik hikmah dari cerita sederhana ini....
Deidre
Membahas tentang kehidupan malam memang menarik, saya yakin banyak emosi yang bisa digalih lagi untuk ditimbulkan supaya ceritanya semakin menampilkan pergolakan hati sang kupu-kupu malam sehingga menampilkan makna yang lebih mendalam
Read All Reviews
HARMONY

HARMONY

Abian bukan tipe orang yang gemar membaca. Jika dibandingkan dengan Darrel, laki-laki itu lebih senang membaca daripada Abian. Jika Abian suka novel, Darrel lebih suka membaca puisi, atau sajak. Sari tulisan sastra, Darrel beberapa kali menulis lagu di buku catatanya yang terinspirasi dari beberapa tulisan sajak yang indah. Darrel memang senang menulis lagu, meski belum ada satupun yang ia rilis. Karena katanya itu hanya hobi biasa, ia tidak merasa mahir melakukannya.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as puisi dilan
Read
+Library
ISTRIKU YANG MULAI MANDIRI

ISTRIKU YANG MULAI MANDIRI

POV Risfan ——— Kapan lagi kutulis untukmu Tulisan tulisan indahku yang dulu Pernah warnai dunia Puisi terindahku hanya untukmu Mungkinkah kau 'kan kembali lagi Menemaniku menulis lagi Kita arungi bersama Puisi terindahku hanya untuk...mu ——— Suara Malik sedang bernyanyi di iringi petikan gitar, membuatku dan Santo saling menoleh. Baru kali ini aku dan juga Santo mendengar suara Malik. Bagus juga ternyata suaranya.
9.647.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as puisi dilan
Read
+Library
Kau Jandakan Aku, Kududakan Dirimu

Kau Jandakan Aku, Kududakan Dirimu

"Mata papi nggak mau dibawa tidur. Mungkin karena kamu belum pulang tadi. Papi nanya kok nggak dijawab, gimana interviewnya?" "Lancar, Pi. Tapi aku pesimis nggak bakalan dipanggil untuk tes selanjutnya," ucap Lidya berdusta. "Nggak masalah lah kalau itu. Gagal ya coba lagi, sampai kamu berhasil. Papi yakin kamu bisa lebih sukses dari Arjuna, menjadi seseorang yang patut papi banggakan. Nanti kalau namamu sudah besar, pasti anak-anak orang kaya akan mendekati kamu tanpa perlu kamu kejar," ucap Santoso seperti menyindir soal masa depan.
1087.7K viewsCompletedAdded to Library 3.4K Times as puisi dilan
Read
+Library
Aku Menyerah, Mas!

Aku Menyerah, Mas!

Dari kejauhan sudah terdengar canda tawa suami serta anak-anak, dan mereka segera berjalan menghampiri diriku untuk bersalaman, lalu segera santap pagi bersama-sama. *** "Sayang, aku mau nanya sesuatu boleh?" Dilan berujar pelan ketika kami sedang duduk berdua di teras rumah. Kebetulan hari ini Dilan mendapatkan jatah libur dan rencananya kami akan jalan-jalan ke puncak nanti. "Nanya apa, kayaknya serius banget?" Aku menatap penasaran. "Memangnya kamu sering ketemuan sama Gunawan?"
1098.4K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as puisi dilan
Read
+Library
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 41 C Oleh: Kenong Auliya Zhafira Tiga puluh menit Dyra menghabiskan waktu untuk membaca. Setelahnya ia tergiur untuk membuat puisi. Entah kenapa tiba-tiba ingin menggoreskan sedikit perasaan hatinya melalui aksara. Bukan dalam bentuk cerita atau novel tetapi puisi sederhana yang mewakili isi hati. Tentang cerita, ia sudah lebih baik memahami tanda baca. Persis seperti memahami hati seorang Alsaki Mahendra. Keadaan sekitar bahkan terlupa karena asyik dengan dunianya sendiri. Hingga tanpa sadar waktu berlalu begitu cepat, tetapi wanita yang tengah menikmati masa bebas itu masih acuh pada keadaan sekitar. Bahkan suara Cantika yang terdengar cempreng pun tidak menarik perhatiannya kali
108.7K viewsCompletedAdded to Library 261 Times as puisi dilan
Read
+Library
Dendam Sang Pewaris Leluhur

Dendam Sang Pewaris Leluhur

“Dan tempat rahasiamu terikat.” Saat mereka tiba, udara terasa berat. Ada reruntuhan candi tua di tengah hutan, dikelilingi oleh lingkaran batu raksasa yang bersinar dengan tulisan kuno. Arga mendekat, memandang salah satu batu. “Tulisan ini... tentang Singa Putih?” Ratna mengangguk pelan. “Iya. Dulu aku sering dengar ayah membaca mantra ini sebelum berangkat perang. Tapi waktu itu aku gak tahu artinya.”
101.1K viewsCompletedAdded to Library 38 Times as puisi dilan
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status