Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Badai Sang Pemberani

Badai Sang Pemberani

Kini, mereka sedang menuju pusat badai… dengan wajah baru, dan misi yang jauh lebih besar dari sekedar pelarian. Langit. Perlahan berubah dari kelabu dingin menjadi semburat jingga dan emas. Di kejauhan, garis pantai Goa mulai tampak, seperti lukisan yang baru saja disentuh kuas Tuhan. Pepohonan kelapa berdiri anggun, melambai pelan tertiup angin, seolah menyambut siapa pun yang datang dengan cerita - entah itu luka, pelarian, atau cinta yang terpendam.
10906 viewsOngoingAdded to Library 35 Times as puisi gombal
Read
+Library
Gila Karena Penyesalan

Gila Karena Penyesalan

Kimmy berdiri di belakangnya, dia sudah tumbuh menjadi gadis kecil yang cantik. Kimmy sudah tahu semuanya. Dia melangkah ke depan, berjongkok dengan hati-hati, lalu meletakkan sebuah gambar. Di gambar itu, seorang wanita tersenyum bahagia. Menggandeng seorang anak kecil, berdiri di puncak gunung melihat matahari terbit. “Ibu,” katanya memanggilku pelan sambil berlutut di hadapan fotoku.
14.4K viewsCompletedAdded to Library 345 Times as puisi gombal
Read
+Library
ISTRI PILIHAN TUAN BRAGA

ISTRI PILIHAN TUAN BRAGA

Puisi Braga "iih kak Bram ini kalau sudah buat puisi, pasti aku selalu bisa luluh, hmm ya sudah aku ingin membalas puisi kak Bram ya. "Memang tidak mudah menjadi yang kau inginkan, namun aku selalu pasrahkan hatiku, takdir yang akan menjawabnya, andaikan engkau tahum betapa aku sangat mencintaimu dan menyayangimu, jika aku bukan jalanmu, aku akan berhenti mengharapkanmu, namun jika aku memang tercipta untukmu, aku akan memilikimu"Puisi Gaby
104.3K viewsCompletedAdded to Library 111 Times as puisi gombal
Show Reviews (13)
Read
+Library
gunawan satura
Hmm....kisah yang belum pernah ada, Semoga Gaby segera menyadari kalau Braga adalah Bram seorang hero masa kecilnYa dulu. Sudah tidak sabar melihat mereka bersatu. Di tunggu Thor kelanjutannya, Dan untuk Rachel dan tante Lidia semoga mereka dapat ganjaran yang setimpal....
Issabella Glown
Sumpah Aku gemes baca ceritanya, Gaby lelaki yang selama ini kamu tunggu sudah di depan mata itu, kalau jadi aku pasti akan bisa mengenali walau dia menyamar sekalipun, lanjutkan Thor jangan lama - lama, dan buat Rachel.. biarin saja dia kena hukuman......
Read All Reviews
KSATRIA TIGA JAMAN

KSATRIA TIGA JAMAN

Melihat Ra Kembar tampak tak percaya dengan ceritanya, Kebo Buncal menjelaskan lagi "Gusti Kembar, senjata rahasia itu adalah sebuah tombak pusaka yang dibuat dari batu pusaka yang berusia ribuan tahun. Tuah tombak itu sungguh luar biasa. Dengan tombak itu anda dapat membunuh orang tanpa harus menyentuhnya. Bahkan tuahnya dapat menetralkan semua ajian dan kesaktian yang dimiliki seseorang."
1023.7K viewsCompletedAdded to Library 521 Times as puisi gombal
Read
+Library
Jebakan Sang Kupu-Kupu Malam

Jebakan Sang Kupu-Kupu Malam

Ethan berjalan menyentuh patung-patung miniatur hewan yang dipajang di atas meja. “Pria Steltzer itu sudah mendapatkannya bos.” Ucap anak buah Ethan dengan menundukkan kepalanya. “Jadi kamu tidak bisa mendapatkannya kembali ya?” Ethan mengambil minatur hewan gajah yang terbuat dari batu alam dan memukulkan batu itu tepat di kepala sang anak buah. Tidak hanya satu kali, melainkan 5 kali. Pukulan itu mampu menghilangkan nyawa pria malang itu.
108.8K viewsOngoingAdded to Library 315 Times as puisi gombal
Read
+Library
Kembalilah Padaku

Kembalilah Padaku

Aku mengumpat, merasa frustrasi, melihat adonan gosong di dasar panci. “Ada apa? Kamu sedang masak?” tanya Gideon penasaran. “Yah, ternyata, aku sedang mencoba membuat rumahku kebakaran,” komentarku, frustrasi, hendak menyingkirkan pasta gosong itu dan meletakkan pancinya di wastafel. “Kamu gugup sekali, sayang. Cobalah sedikit lebih tenang,” kata Gideon setelah tertawa mendengarnya.
9.286.2K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as puisi gombal
Read
+Library
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Keenam orang itu mengonfirmasi urutan tanggapan puitis mereka. Christopher adalah orang pertama yang membacakan puisi, bertemakan angka dua: "Rumput tumbuh, burung warbler membumbung tinggi di langit bulan Februari (2); di sepanjang tanggul, pohon willow menari dalam kabut musim semi yang memabukkan." Selanjutnya adalah Leia, yang memusatkan syairnya pada angka empat: "Teras ini memanjang empat (4) ribu delapan ratus zhang; merenungkannya membuat orang merasa cenderung mengarah ke tenggara."
2.9K viewsCompletedAdded to Library 58 Times as puisi gombal
Read
+Library
KUBELI KESOMBONGAN, GUNDIK SUAMIKU

KUBELI KESOMBONGAN, GUNDIK SUAMIKU

KUBELI KESOMBONGAN GUNDIK SUAMIKU 68. Tak Hanya Digoyang Ombak (Bagian A) "Kok tiba-tiba jariku tremor gini ya, buat ngangkat panggilan dari ulat bulu?" Dengan gaya angkuh aku mencoba untuk tak tertarik dengan ponsel Mas Rengga. Tetap saja aku malah semakin merebahkan tubuhku bersandar pada jok mobil.
9.769.5K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as puisi gombal
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status