Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

Mengapa kau mengalir pergi Kala ucap terpatri di hati Akankah kau buktikan kau benci dirimu sendiri Kau tolak empat mata Namun, kau suka main mata Nan, bolak balikkan kata Laksana bunga tidur yang terasa Pijar yang ku cari Bukan kata manis yang kau beri Nostalgia yang ku rasa Apa kau merasa hal yang sama? Iblis kejam... Lihat tanda tanya ini Bisakah kita menjadi sahabat? Atau Berteman hingga akhir hayat? Nan, maaf kutelusupkan kau dalam puisi ini 26-04-2018 “Siapa yang menulis puisi ini? Tidak ada penulisnya” ucap Arka “Mungkin di kotak tadi ada sesuatu yang lain” lanjut Arka sambil turun dari kasurnya mengambil kotak yang dia banting tadi
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai puisi gombal
Baca
+Pustaka
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

#30HariMenulisNovelBatch5 #Day4 #SangKupuKupuMalam #Part3 Sub judul: Lelaki Misterius Genre: Romance sad Nama: Rita Juwita Jumkat: 985 Jam menunjukkan sembilan pagi. Ayu masih saja bergeming di tempat tidur. Rasa lelah, muak dan sedih bercampur menjadi satu. Kantuk sudah hinggap sedari tadi. Namun, wanita cantik itu masih sulit untuk memejamkan matanya. Dia masih terus memikirkan ucapan Agni. Bagaimana perasaan anak gadisnya selama ini? Apakah tersiksa seperti yang dia rasakan?
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai puisi gombal
Baca
+Pustaka
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Inilah puisi yang akan ia bacakan di depan semua peserta lomba. [Terbangun aku di negeri asing tanpa peta, Di mana napas beraroma racun dan prasangka. Kulihat sepasang mata sehitam jelaga, Menatapku benci, sekaligus merengkuhku dari putus asa. Kau adalah rahasia yang dibawa angin senja, Lekas berubah arah, namun meninggalkan rindu yang begitu nyata....]
1014.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 293 kali sebagai puisi gombal
Baca
+Pustaka
Mencintai Kakak Sahabatku

Mencintai Kakak Sahabatku

Tentu saja Givani langsung menghapus air matanya. "Iya. Ibu benar. Aku harus berlatih untuk terakhir kalinya," ujar Givani kini meraih kertas bertuliskan sebuah puisi yang akan ia bacakan untuk besok di pesta kelulusan. Puisi itu karya Givani sendiri. Tentang sosok yang selalu mendukungnya belakangan ini. Sosok yang selalu ia rindukan kehadirannya. Kehadiran figur ayah yang tak pernah ia dapatkan. Paman Gisel adalah pria yang ada dalam puisi itu. Bi Sunnah sedikit tertegun juga meresapi isi puisi itu. Givani ternyata sangat berbakat.
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai puisi gombal
Baca
+Pustaka
Jeruji Tanah Anarki

Jeruji Tanah Anarki

“Dedaunanku menari Iringi senandung nabastala Cerah berpendar Sebiru gagang pedangmu Lukaku merona Pancar penuh tawa Atas kabar bersambutnya rasa Dersik pembawa bahagia Katamu akulah sahmura Pendar mewangi helai mahkota Kataku akulah akara Pendar meluruh tiap amerta Sejuk dersik sarayu Simpul terukir kehadiratmu Indah irama jantung bertalu Tuan, nada ini untukmu.” Usai membaca puisi, Shaw mengusap tengkuk. “Aaa ... aku tidak begitu memahami puisinya.” “Tapi puisinya bagus. Kira-kira siapa penulis puisi itu?” Jari telunjuk Bailey mengetuk-ngetuk dagu, otaknya berpikir.
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 362 kali sebagai puisi gombal
Baca
+Pustaka
Asistenku Membuatku Tak Karuan

Asistenku Membuatku Tak Karuan

“Murni seperti embun di puncak Semeru, Nona. Saya telah berjanji pada semesta untuk menjaga raga ini hingga datangnya sang pemilik rusuk yang hilang. Dan saat saya melihat foto Nona semalam, saya merasa... rembulan sedang turun ke bumi.” Ghea melirik Kalandra dengan tatapan ‘Kamu serius bawa dia ke sini?’. Kalandra hanya membalas dengan tatapan ‘Dia memenuhi kriteria murni Anda, Nona’. “Bambang,” Ghea memajukan tubuhnya, “kalau kita nikah, apa yang bakal kamu lakuin di malam pertama?” Bambang tersipu merah sampai ke telinga. Ia menunduk dalam-dalam. “Saya... saya akan membacakan Anda antologi puisi Chairil Anwar sampai Nona tertidur pulas dalam pelukan kata-kata.”
10534 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai puisi gombal
Baca
+Pustaka
Tumbal Pengantin Iblis

Tumbal Pengantin Iblis

Season 1 Tumbal Pengantin Iblis selesai, yuks, baca juga karya author KarRa yang lain -Love Sugar Daddy (mafia, dark romance, tamat) -Godaan Memikat Lelaki Penguasa (adult romance, tamat) -Jaran Goyang Ratu Rengganis Blurb: "Berikan aku ragamu, maka akan aku kabulkan segala keinginanmu, Rengganis.” Suara melantun itu membuat wanita berparas rupawan yang dipanggil Rengganis, menengadah dari posisi bersimpuh, menatap sosok wanita setengah tembus pandang yang melayang di hadapannya dengan kabut tebal menyelimuti tubuh wanita itu.
1011.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai puisi gombal
Tampilkan Ulasan (12)
Baca
+Pustaka
KarRa
Bab 74 masih sedikit revisi, mungkin akan tersedia hari senin. Tidak mengubah alur dan isi cerita di bab tersebut, hanya menambahkan jumlah kata agar nyaman dibaca. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, dan selamat membaca.
Kiki Sulandari
Gavin berhasil membuat Ellard & Lamont melihat ritual yg dilakukan klan peramal & penyihir Apa yg akan mereka lakukan selanjutnya? Gambaran masa depan tentang apa lagi yg telah dilihat Sekar? Akankah terjadi sesuatu pada sang nenek?
Baca Semua Ulasan
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

ia menghilang saat mentari turun dari peraduanya tak sanggup ku kepakkkan kembali sayap ini ia telah patah… tertusuk duri duri yang tajam… hanya bisa meratap… meringis… mencoba mengapai sebuah pengangan…" Kak Citra membacakan puisi dengan penuh penghayatan. Musik masih mengalun pelan di sampingnya. Kak Citra seakan-akan bisa memboyong piala juara jika dia ikut kompetisi. Namun tidak dilakukannya. Dia tahu, dia memang sebagus itu. Kahlil Gibran adalah idolanya.
1015.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 466 kali sebagai puisi gombal
Baca
+Pustaka
Married With The Badboy

Married With The Badboy

Seisi kelas menatap Pipit penasaran. "Jangan lupa like blog halamannya Allisya ya guys," Pipit membantu memprosikan. Allisya senang. 'Makasih banget pit,' batinnya. "Apa namanya?" tanya Pipit. "Puisi gombalan. Masih 287 like sih," "Gak papa sya, nanti kita promosiin rame-rame," "Iya, karya lo harus di liat dan di hargai semua orang,"
6.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai puisi gombal
Baca
+Pustaka
LEAK

LEAK

TUMBAL Kutatap mega kian menghitam Kelam berbalut shyam, hening Tak kudengar lagi suara rintihan Tiada lagi suara lolongan anjing liar Hanya gelap, tak ada siapa pun Yang hitam semakin pekat Yang kelabu semakin gelap gulita Tiada warna maupun rupa, hanya akara semata Semakin hening semakin syahdu Hanya ada aku dan semilir angin Di antara gemericik rinai menimpa daun Kidung malam mengalun perlahan Paksa menyinari sosok hitam Terkubur di antara pepohonan Andam karam di gelap malam Membawa janin manusia suci
9.916.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 501 kali sebagai puisi gombal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status