Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dua Sisi

Dua Sisi

Ada begitu banyak kerinduan yang tidak terucapkan dengan kata-kata. "Lūk k̄hxng phom pĕn xỳāngrị ph̀x thuk wạn rx welā chèn nī̂ læ̂w phb kạn h̄ım̀ d̂wy dwngtā k̄hxng ph̀xkhuṇ xeng ph̀x khidt̄hụng khuṇ lūk k̄hxng phom." (Apa kabar anakku? Setiap hari ayah menunggu saat-saat seperti ini. Melihatmu lagi dengan mata kepala ayah sendiri. Ayah merindukanmu, anakku.)
1030.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai puisi hari ayah
Baca
+Pustaka
VIDEO SYUR SUAMIKU

VIDEO SYUR SUAMIKU

VIDEO SYUR SUAMIKU #41 "Ibu, apa hari ini ibu merindukan ayah?" tanya pria kecil yang masih terbaring di ranjang. "Iya sayang, ibu merindukan ayahmu setiap hari. Namun, hari ini menjadi hari yang begitu menyiksa. Karena ibu sangat merindukan ayahmu." Aku mengusap air mata yang mulai mengalir di ujung mataku. Sementara putra kecilku mengusap kening dan menciumiku.
8.545.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 998 kali sebagai puisi hari ayah
Baca
+Pustaka
Jerat Obsesi Presdir Tampan

Jerat Obsesi Presdir Tampan

“Sayang, jika hari ini Ayah benar-benar tewas, tolong maafkan Ayah Nak. Selama ini Ayah berdosa karena mengabaikan kamu. Jika hari ini Ayah menyusul Ibumu, mungkin Ibumu akan marah besar kepada Ayah di sana. Ayah harap, kamu hidup dengan baik, dan tumbuh menjadi gadis cantik berbudi luhur seperti Ibumu. Sekali lagi, maafkan Ayahmu yang bodoh ini Nak.” “Jika aku berakhir di sini, aku tidak akan pernah ingin bertemu denganmu sayang. Hiduplah dengan baik bersama Haiden, berbahagialah berdua, lalu temui aku saat kamu sudah mulai menua. Aku tidak pernah ingin Haiden hidup sebatang kara dan berakhir menyedihkan. Haiden, maafkan Papa Nak. Maaf karena Papa sudah menyia-nyiakan kamu selama ini. Kamu
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 487 kali sebagai puisi hari ayah
Baca
+Pustaka
Dosen Dingin itu Ayah Anakku

Dosen Dingin itu Ayah Anakku

Ia tidak tahu harus menanggapi seperti apa pertanyaan ayahnya. "Iwas memang ragu, Yah. Ada hal lain yang membuat Iwas harus berpikir ulang." "Apakah hal lain itu berkaitan dengan Gayatri Harimurti?" Hening. Iwas tidak berani menjawab pertanyaan ayahnya. "Kediamanmu Ayah asumsikan sebagai kebenaran. Iwas, Ayah tidak pernah mengajarkanmu menjadi seorang pecundang. Jangan kamu sakiti hati Vira hanya karena obsesi masa lalumu. Ingat, Was. Kamu hidup di masa depan. Bukan masa lalu!"
1051.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai puisi hari ayah
Baca
+Pustaka
Aku Tak Bodoh

Aku Tak Bodoh

Ups. "Bagh, ada rupanya orang yang gak sayang sama Poyingku ini?" lanjut Ayah berpura-pura kaget. Aku memajukan mulut lalu mengangguk dengan ekspresi sok sedih. "Bayaa! Gosah pusing kali lah, kalo ada orang yang gak sayang sama mu. Kami kan masik ada," terang Ayah menggodaku sambil menoel dagu unyuk-unyuk ini.
9.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 326 kali sebagai puisi hari ayah
Baca
+Pustaka
Jagoan di Puncak Kejayaan

Jagoan di Puncak Kejayaan

Tidak ada yang bisa aku lakukan tentangmu yang datang dan pergi seperti hantu. Pada saat itu, Javier mendengar suara yang jelas menyanyikan lagu yang berasal dari radio. “Ayahku tersayang, pria yang paling kucintai….” 'Apa-apaan ini?! Sekarang kamu hanya mencoba mengatakan bahwa kamu adalah anak yang berbakti, bukan?’ Javier menelepon rubah tua itu setelah dia selesai merokok. “Aku baru saja bertemu dengan ayah, kakek. Ada lagu yang ingin dia nyanyikan untukmu, jadi dengarkanlah!”
9499.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.0K kali sebagai puisi hari ayah
Baca
+Pustaka
TERPAKSA BERBAGI CINTA

TERPAKSA BERBAGI CINTA

ucap Ayah. "Apa di sana ada rumah yang bisa ditempati?" "Ayah membangun semua rumah panggung dari dari kayu dan bilik bambu yang begitu apik dan penuh karya seni, di dekat kolam air berundak, Ayah yakin kamu akan terinspirasi sehingga tempat itu akan mengalirkan ide karya bagimu," jawab ayah terkekeh pelan. "Begitu indahkah?"
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai puisi hari ayah
Baca
+Pustaka
Suamimu Ayah Anakku

Suamimu Ayah Anakku

Mana berani ia melakukan hal-hal ekstrim seperti itu, melawan ibunya saja ia tidak berani. Seketika sudut matanya berair. Di saat-saat seperti ini, yang ia rindukan adalah ayahnya. Seandainya ayahnya masih ada, mungkin Zee tidak akan berakhir bersama ibunya dan berakhir menyedihkan seperti ini. Mungkin saat ini ia akan memiliki tumpuan karena demi apa pun, ayahnya sangat mencintainya. "Ayah ..., saat itu, harusnya kau bawa aku juga bersamamu." Jika dunia bisa sekejam ini, bukankah lebih baik ia menghilang saja dari dunia.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai puisi hari ayah
Baca
+Pustaka
Istri Kontrak Sang CEO yang Pergi Saat Mengandung Anaknya

Istri Kontrak Sang CEO yang Pergi Saat Mengandung Anaknya

Ia menulis sebuah surat tangan. Untuk anakku, Aku tidak ada di hari kelahiranmu, dan itu adalah kegagalanku yang terbesar. Jika suatu hari kau membaca ini, ketahuilah bahwa ayahmu tidak pergi karena ia tidak peduli. Ayahmu menjauh karena ia baru menyadari bahwa ia tidak tahu bagaimana mencintai tanpa menyakiti.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai puisi hari ayah
Baca
+Pustaka
Tunangan Kontrak Sang CEO

Tunangan Kontrak Sang CEO

katanya. Menjelang malam, ponsel Naya bergetar. Ibunya mengirim pesan: “Kalau nama ayahmu disebut, mohon sebutkan kerjanya—bukan jiwanya. Ia tidak butuh panggung, ia butuh tempat di buku catatan.” Naya menarik napas. Ia menulis script pernyataan pribadi untuk hari yang pas: “Ayah saya pernah menolak preset yang berbahaya. Ia tidak sempurna, tapi hari itu ia memilih metode. Itu saja.”
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai puisi hari ayah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status