Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Kedua Kami

Cinta Kedua Kami

�𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘨𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘪𝘯 𝘢𝘬𝘶, 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘒𝘢𝘪 𝘬𝘢𝘯 𝘣𝘢𝘯𝘺𝘢𝘬 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘨𝘢. 𝘕𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘢𝘥𝘢 𝘸𝘢𝘬𝘵𝘶, 𝘢𝘬𝘶 𝘢𝘬𝘢 𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘬𝘶𝘯𝘫𝘶𝘯𝘨 𝘬𝘦 𝘳𝘶𝘮𝘢𝘩 𝘈𝘺𝘢𝘩 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘮𝘶𝘪 𝘒𝘢𝘪𝘴𝘢𝘳. " "Tapi Mas, Kai merindukanmu, apa yang kamu lakukan kemarin membuatnya berpikir kalau Ayahnya sudah tidak menyayanginya lagi, dia tertekan Mas!. "
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai puisi hari ayah
Baca
+Pustaka
SETELAH IBU PUNYA SUAMI BARU

SETELAH IBU PUNYA SUAMI BARU

Cangkul diletakkan begitu saja, lalu mengelap dahi yang berkeringat dengan bajunya. "Kamu datang, Nak. Ayah kotor sekali belum mandi." Ayah menolak saat aku memegangnya. "Nggak apa-apa, Yah. Gimana hari ini?" "Ayah lebih bersemangat karena memiliki aktifitas seperti ini. Lihatlah, biji-biji yang Ayah tanam sudah bertunas dan sebentar lagi akan tumbuh dengan subur, lalu berbuah. Terima kasih, Nak." Ayah menunjukkan padaku tanamannya.
1010.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 313 kali sebagai puisi hari ayah
Baca
+Pustaka
Aku Dan Ayah Muridku

Aku Dan Ayah Muridku

Dia menarik tanganku dengan kasar dan meletakkannya di pinggangnya sendiri. “Bu Sri, kalau kamu begini terus, aku nggak bisa memulai materi pelajaranku.” Aku menggigit bibir, “Ayah Hansen, kamu nggak takut kalau….” “Bu Sri, lebih baik kamu cemaskan dirimu sendiri!” Dia membuang piala itu ke samping dengan asal-asalan, lalu berjongkok dan tanpa ragu melepaskan pakaian dalamku.
5.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai puisi hari ayah
Baca
+Pustaka
PELITA DI TENGAH GELAP

PELITA DI TENGAH GELAP

“Kalau kamu dengar aku, buka matamu ya?” Tak ada jawaban, hanya bunyi mesin monitor yang berdetak stabil tapi tiba-tiba, jari Dion bergerak sedikit halus tapi cukup untuk membuat air mata Dina mengalir deras. “Yon” suaranya bergetar “aku tahu kamu dengar.” Dinda berdiri di sisi ranjang "Ayah bangun, aku udah punya puisi baru buat Ayah.” Dina tersenyum, mengangguk pada anaknya “Ayo sayang, bacain buat Ayah.”
825 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai puisi hari ayah
Baca
+Pustaka
Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan

Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan

“Endah, ini ….” Endah tampaknya sama sekali nggak ingin dengar jawaban darinya. Ia tahu, apa pun yang keluar dari mulut pria itu, nggak akan pernah jadi jawaban yang ingin ia dengar. “Husin benar-benar sial punya ayah kayak kamu. Rumah ini setiap hari seperti arena tinju semua karena kamu gagal jadi seorang ayah!” ucapnya dingin, tatapannya penuh kebencian.
8.7327.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.5K kali sebagai puisi hari ayah
Tampilkan Ulasan (69)
Baca
+Pustaka
Weneedta
Hai .... Mampir ke cerita aku yuk >>> "Antara Kamu dan Putraku". Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Ceritanya relate dgn kehidupan sehari-hari. Ditunggu ya. Makasih ^_^
Neisya Marchia
Happy ending buat Puspa-Eric & sad ending buat Indra. Karena kalau inget awal2 cerita gimana perlakuan buruk karyawannya Indra ke Puspa di kantor, padahal Indra tau itu tp gak ada respon & pembelaan buat istrinya. Sampai karyawan ngira istrinya itu Wulan bukannya Puspa tapi si Indra tetep aja diem
Baca Semua Ulasan
3 Minutes With You

3 Minutes With You

Beliau lekas berdiri dan tak lupa menenteng tas kerjanya, “Ayah berangkat dulu.” Chea mencium tangan Ayah. Ayah berjalan menuju pintu sementara Chea memilih untuk membereskan meja makan. “Chea.” Ayah memanggil namanya dengan nada yang serius. Chea berpaling menatap Ayah yang sudah berdiri di depan pintu mungkin jarak Ayah dan pintu hanya enam puluh sentimeter saja. “Selamat ulang tahun, Nak.” Chea tersenyum dengan mata yang berkaca-kaca mendengar ucapan singkat yang tulus dari Ayah. Dia tahu betul Ayah memang tak pandai mengekspresikan perasaannya, “Makasih, Yah.”
4.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai puisi hari ayah
Baca
+Pustaka
Predator Kota

Predator Kota

Dan dilanjutkan dengan beberapa doa yang dia kirimkan untuk ayanya. Setelah itu, dia memeluk batu nisan ayahnya dan berkata "Ayah hari ini aku akan kembali ke kota. "Aku mohon izinmu untuk restuku. Berkati aku untuk dapat menjadi seseorang yang berguna sewaktu aku di kota nanti. Semoga aku bisa menjadi dirimu yang berwibawa dan bersahaja. Meski kau sudah tiada, tetapi aku yakin kau pasti mendengarkanku ayah. Kaulah sosok pahlawan dan panutan hidupku. Namamu dan jasamu akan ku kenang sampai mati. Maafkan aku anakmu ini yang telah banyak merepotkanmu. Sekali lagi aku mohon izinmu untuk merestuiku, ayah."
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai puisi hari ayah
Baca
+Pustaka
Rumah Ramaria

Rumah Ramaria

Ayah, apakah Surga itu bukan rumah untuk Ayah? Setengah jam rasanya seperti setahun lamanya. Untung sedang tidak terlalu banyak orang di kampus, pikirku. Helaan napas panjang keluar beriringan dengan doa yang kupanjatkan untuk Ayah. Hatiku cukup lega karena telah menangis dan mengeluarkan hampir semua rasa ini. Terima kasih Ayah.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai puisi hari ayah
Baca
+Pustaka
Ayah Untuk Anakku

Ayah Untuk Anakku

“Ck, mau sampai kapan Ayah terus memaksa saya menikah dengan wanita-wanita buruk itu?” “Jaga bicaramu, Atma!” pekik ayah dengan suara meninggi. “Sudahlah, masih banyak urusanku ketimbang aku mengurus hal remahan seperti ini!” Atma memilih pergi dan mengabaikan ayahnya. “Malam ini jangan terlambat pulang‼” teriak sang Ayah. Atma berbalik dan berteriak, “Who cares?”
9.434.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 764 kali sebagai puisi hari ayah
Baca
+Pustaka
Pengawalku, Ayah Anakku

Pengawalku, Ayah Anakku

panggil Hendrik seraya membuka tangannya lebar-lebar. Veronica pun menghampiri ayah mertuanya dan memeluk pria tua itu, tak terlalu lama karena ia merasakan tangan Hendrik yang bergerak kurang ajar mengusap pinggangnya. Bukan usapan sayang dari seorang ayah pada putrinya, tetapi usapan cabul yang membuat Veronica jijik. “Bagaimana kabar Ayah? Saya dengar kemarin Ayah sempat tidak sadarkan diri karena serangan jantung,” tanya Veronica berbasa-basi, berusaha memberi jarak antara dirinya dan Hendrik.
2.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai puisi hari ayah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status