Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Satu kenangan terburuk masa kecilnya pun seketika terlintas di ingatan. Waktu itu Laura masih kecil, berusia lima tahun. Dia menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri bagaimana mama kandungnya dipukuli oleh ayah tirinya. "Ampun, Mas, ampun! Aku nggak melakukannya!" Mama Laura duduk tersungkur di lantai, mengangkat kedua tangannya, demi melindungi diri sembari memohon agar tidak dilecuti.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as puisi masa kecil
Read
+Library
Ketika Luka Lama Kembali Menyapa

Ketika Luka Lama Kembali Menyapa

Kilasan Masa Lalu Di tengah presentasi, pikirannya melayang ke masa lalu. Saat ia menulis puisi di kamar kecil penuh tangis. Saat Rayden pernah membaca salah satunya, lalu pergi tanpa kata. Saat Amara dulu berdiri sebagai bayangan yang lebih berkilau. Dan kini, ia ada di sini. Bukan lagi bayangan.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as puisi masa kecil
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Ini bukan lagi sekadar inspirasi; ini adalah The Primal Pulse. Kau tidak menggunakan pena. Mengikuti teknik Wu Wei yang kau pelajari, kau hanya membayangkan sebuah konsep tentang "Keberanian yang Lembut". Seketika, benih di tanganmu meledak menjadi sebuah galaksi mini yang tidak terdiri dari gas atau debu bintang, melainkan dari Bait-Bait Puisi yang Memiliki Massa.
910 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as puisi masa kecil
Read
+Library
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

ia menghilang saat mentari turun dari peraduanya tak sanggup ku kepakkkan kembali sayap ini ia telah patah… tertusuk duri duri yang tajam… hanya bisa meratap… meringis… mencoba mengapai sebuah pengangan…" Kak Citra membacakan puisi dengan penuh penghayatan. Musik masih mengalun pelan di sampingnya. Kak Citra seakan-akan bisa memboyong piala juara jika dia ikut kompetisi. Namun tidak dilakukannya. Dia tahu, dia memang sebagus itu. Kahlil Gibran adalah idolanya.
1015.2K viewsCompletedAdded to Library 380 Times as puisi masa kecil
Read
+Library
Altair dan Sepasang Matahari

Altair dan Sepasang Matahari

Berlari mengejar setitik mimpi Baru kusadari bahwa ku masih ingin menikmati pagi Merenda hari-hari bersama mentari Menyelami jati diri Mama, Seperempat abad hampir lewat dan masa kanak- kanakku pun telah usai Belum cukupkah air matamu, air mataku, air mata kita Menjawab segala risau yang merampas hari-hari bahagia Memisahkan kita seperti tak lagi satu rupa satu jiwa Aku masih ingin menikmati pagi itu bersamamu Merasakan kehangatan yang saling beradu dengan kasihmu Tangan lembutmu yang menyentuh pipiku dan senyum yang tak henti menghiasi wajahmu Bukan dengan kesepian yang memagut keceriaan hingga ku tak tahu lagi di mana kenangan masa kecilku ataukah semua hanya sandiwara: saat bayangku
102.4K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as puisi masa kecil
Read
+Library
Diary Sang Kupu Kupu Malam

Diary Sang Kupu Kupu Malam

Memang, meskipun aku hanya tamatan sekolah dasar dan tak pernah makan bangku sekolahan. “DISKOTIK/ BAR….” Ucapku pelan sembari mengeja tulisan berukuran besar yang tertempel begitu saja tepat di sana, menghiasi lampu warna-warni yang mengelilingi tulisan berbentuk dan berukuran besar itu. “Mana Piko…., aku mau ketemu…!?
1015.8K viewsCompletedAdded to Library 551 Times as puisi masa kecil
Show Reviews (24)
Read
+Library
Adevio Putra Kencana
Ok deh sesuai permintaan makan novelnya aku lanjutin di sini ya kak, dan mulai hari ini aku update perharinya terimah kasih dan silahkan berikan komentar untuk terus sama-sama memperbaiki jalan cerita terimah kasih
Deidre
Membahas tentang kehidupan malam memang menarik, saya yakin banyak emosi yang bisa digalih lagi untuk ditimbulkan supaya ceritanya semakin menampilkan pergolakan hati sang kupu-kupu malam sehingga menampilkan makna yang lebih mendalam
Read All Reviews
Antara Aku Atau Sahabat Masa Kecilnya

Antara Aku Atau Sahabat Masa Kecilnya

Sekarang satu-satunya yang mau hanyalah putri kandung sebuah keluarga kecil yang baru ditemukan kembali dari desa. Meskipun keluarga itu tidak terpandang, mereka masih bisa dianggap pilihan yang lumayan. Terlebih lagi, usia ayah Hernan sudah tidak muda. Membesarkan generasi pewaris berikutnya adalah urusan yang tidak bisa ditunda. Di dalam mobil, Hernan memejamkan mata dan berusaha keras menekan kekesalan dalam hatinya. Kekuasaannya sekarang sudah tidak cukup untuk melawan ayahnya.
4.7K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as puisi masa kecil
Read
+Library
Erotomania

Erotomania

"Bagaimana kau bisa tahu aku menulis puisi?" Untung saja IQ ku masih diatas rata-rata kalau soal mencari alasan. "Bukankah itu yang semua penulis muda lakukan di Arana? Maksudku, aku juga banyak membaca puisi. Pengarang mana yang kamu sukai? Strand, Sexton, Merrill. Itulah yang aku baca ketika malam hari," ah untung saja kau terlalu mabuk untuk bertanya lebih lanjut tentang bagaimana aku bisa tahu tentang puisinya.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 144 Times as puisi masa kecil
Read
+Library
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Dan siang yang semula hanya datar, kini punya tekstur: kenangan, pesan, secercah harapan. Ia menulis satu kalimat lagi di catatan kecilnya: > “Yang kecil bisa jadi bekal panjang. Bahkan suara masa lalu pun kadang baru terdengar setelah kita siap mendengarnya.” Kemudian ia berdiri, melipat jemari, meregangkan tubuh, dan menatap jendela. Hari masih panjang. Dan meski tak ada yang pasti, Bumi tahu: lembar-lembar hidupnya belum selesai ditulis.
1011.5K viewsCompletedAdded to Library 333 Times as puisi masa kecil
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status