Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Love in Kyoto

Love in Kyoto

Gadis itu kini menangis tersedu-sedu, ia membatin “Inikah sakitnya mengalami Long Distance Relationship? Huhuhu…, Kak Takuya…, Takuya…!” * [1] Puisi dari Santy Nurya.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as puisi pablo neruda
Read
+Library
Black Finger (Indonesia)

Black Finger (Indonesia)

Gerak tangan Isabel terhenti. Rin menerawang ke malam perpisahan anak tingkat tiga. Sebagai ketua panitia acara, puisi itu digunakan J-End sebagai kalimat pembuka dalam pidatonya. “Dia hanya bilang ‘Sebuah Puisi Tua dari Slavidion’, tanpa judul dan tanpa nama penyair.” 'Hitam dan Putih Dalam kilatan waktu Terpecah jauh' “Kamu bisa mengingatnya?” tanggap Isabel tak percaya. Padahal ia juga hadir dalam acara perpisahan itu.
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 373 Times as puisi pablo neruda
Read
+Library
Syair Singgasana 1 : Prahara Di Balik Kabut

Syair Singgasana 1 : Prahara Di Balik Kabut

Pria tua itu bersujud di depan batu bertulis itu dengan ribuan emosi yang sepertinya tak mampu dijelaskan oleh riuhnya hujan deras dan derunya angin kencang malam itu. SELESAI *************************************************************************************************************** NAMUN PERANG TAK AKAN PERNAH USAI. SAMPAI JUMPA DI SYAIR SINGGASANA JILID 2
1015.3K viewsCompletedAdded to Library 475 Times as puisi pablo neruda
Show Reviews (6)
Read
+Library
fatekhatur rohmah
Temponya emang gak terlalu cepat, pelan tapi udah ada kejutan di bab-bab awal dan bikin penasaran. Dialognya bagus dan penulis bener2 pas ngasih momen yang bikin aku kaget alias ga buru-buru. Masih belum bisa ditebak tokoh jagoannya yh mana nih, plis deh yg kayak gini jangan cepet2 tamat
Rizki Ansyari
Dunia dibalik kabut adalah refleksi dunia awam sesungguhnya, dimana semua ego, intrik, pengkhianatan akan selalu ada. Penulis mempu membukus kisah ini dengan begitu rapi tapi juga memainkan emosi pembaca. Kereeenn
Read All Reviews
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Menemaninya seakan rumah tangga kami sempurna. Air mataku terus berderai mengingat saat makan malam barusan. Bagaimanapun juga sepiring kepiting saus Padang tak lebih menarik dari seorang perempuan bertitel bidan. Kubenamkan wajah di atas sajadah. Mengadukan perasaan yang berkecamuk dan hati yang remuk kepada Sang Pencipta. Kemudian menentramkan hati dengan membaca kalam ilahi.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as puisi pablo neruda
Read
+Library
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

Senja Kau memberikan ketenangan Datangmu penuh harap Meninggalkan kesepian Ketika kau pergi, Pertemukan ku dengan malam Senja aku tak ingin sendiri Penuh asa menunggu mu datang Memandang pelik di tepi Pantai Riuh suara desir angin Menyapu keheningan Semua orang lantas bertepuk tangan dengan puisi yang di bacakan Delia. Gadis itu pun sangat senang tak hentinya tersenyum,di belakang Damar melambai ber isyarat memberikan selamat pada sahabatnya. Delia yang melihatnya pun ikut melambaikan tangan dan lantas menemui Damar. Mereka berdua duduk bersama sambil menunggu pemenang lomba yang akan di baca oleh Juri. Delia sudah tak sabar menunggu sesekali melihat kesekitar ruangan. Dan pada akhirnya Juri
106.2K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as puisi pablo neruda
Read
+Library
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Keenam orang itu mengonfirmasi urutan tanggapan puitis mereka. Christopher adalah orang pertama yang membacakan puisi, bertemakan angka dua: "Rumput tumbuh, burung warbler membumbung tinggi di langit bulan Februari (2); di sepanjang tanggul, pohon willow menari dalam kabut musim semi yang memabukkan." Selanjutnya adalah Leia, yang memusatkan syairnya pada angka empat: "Teras ini memanjang empat (4) ribu delapan ratus zhang; merenungkannya membuat orang merasa cenderung mengarah ke tenggara."
3.2K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as puisi pablo neruda
Read
+Library
My Beloved Partner

My Beloved Partner

Puisi itu berbunyi: Di antara sejarah dan darah pahlawan, Ada degup yang tak bisa kuabaikan. Tak ada merah putih di dadaku selain wajahmu yang selalu tenang. Untukmu, guru berjas abu-abu… Pak Taka mengernyit. “Ini puisi... romantis?” Laras maju ke depan dengan cepat, “Itu... karya fiksi, Pak! Kami mau menunjukkan bahwa nasionalisme bisa disisipkan dalam bentuk rasa cinta!”
103.5K viewsCompletedAdded to Library 134 Times as puisi pablo neruda
Read
+Library
Agnia dan Cermin Pecah

Agnia dan Cermin Pecah

Ini adalah surat. Surat untuk Nuri. Tapi bukan surat biasa. Ini adalah puisi. Aku menggali ingatanku ke belakang, ke folder-folder lama di kepalaku yang berdebu. Dulu, saat aku masih menjadi Ivan Sandlers, penulis roman laris, aku menulis puluhan puisi yang tidak pernah terbit. Puisi-puisi itu terlalu gelap untuk penerbit. Terlalu kasar untuk pembaca wanita yang mencari pelarian manis.
927 viewsCompletedAdded to Library 27 Times as puisi pablo neruda
Read
+Library
Istri Bayangan Sang Miliarder

Istri Bayangan Sang Miliarder

Sebuah notifikasi masuk ke ponselnya yang baru saja ia aktifkan. @serunimenulis menyukai salah satu unggahan lamamu. Hati Juan tersentak. Dengan cepat, ia membuka profil itu dan mulai menelusuri. Unggahan lama, puisi-puisi sederhana. Di antara banyak unggahan, satu puisi mencuri perhatiannya. "Jika hatiku adalah rumah, maka ada satu pintu yang hanya kau miliki kuncinya." Juan tersenyum. "Meski, aku tak yakin kau pernah tahu."
1.2K viewsCompletedAdded to Library 26 Times as puisi pablo neruda
Read
+Library
Dokter Sakti Penguasa Dunia

Dokter Sakti Penguasa Dunia

Ewan mengeluarkan ponselnya dan melihat pesan dari Neva yang berupa sebuah puisi. [ Jika aku hidup di dunia ini sekali saja hanya untuk bertemu denganmu sekali, hanya untuk bertahan sekejap di antara miliaran cahaya, sejenak itu membawa semua manis dan pahit, biarlah semua yang harus terjadi, terjadi dalam sekejap. ] [ Aku menunduk, berterima kasih pada alam semesta karena mempertemukan dan memisahkan kita, menyelesaikan puisi yang dibuat Tuhan, lalu perlahan menua. ]
9.61.2M viewsOngoingAdded to Library 38.4K Times as puisi pablo neruda
Show Reviews (94)
Read
+Library
Adelia
Sebelumnya maaf mengotori tempat komentarnya kak, aku ijin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Untuk judul ceritanya Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasih
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Read All Reviews
PREV
1234569
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status