Di Ujung Senja
Gila!
"Ya seperti itulah, aku nggak mau munafik," Adnan menyandarkan tubuhnya di kursi, memejamkan matanya dan kembali memutar ingatan malam kemarin, di mana tubuhnya dan Redita menyatu penuh gairah.
"Astaga Adnan!" Yudha menepuk gemas jidatnya, "Edo bisa ngamuk nanti kalau tahu, Nan!"