Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Secangkir Kopi Untuk CEO

Secangkir Kopi Untuk CEO

Membuat Anita hampir tak percaya. Perasaan Anita bercampur, antara bingung dan senang. Perubahan sikap Sagara masih saja membuatnya terkejut. “Em... Di sini saya mau membacakan sebuah puisi, karangan Pena Langit dengan judul Orang Asing. Maaf sebelumnya kalau bukan karya saya sendiri. Karena saya tidak pandai membuat puisi," terang Sagara sambil tersenyum canggung.
107.6K viewsOngoingAdded to Library 241 Times as puisi pendek chairil anwar
Read
+Library
Istri Yang Tak Dirindukan

Istri Yang Tak Dirindukan

Abdun bil bab yartaji latsmal a'tab Hamba yang berada di pintu berharap, agar dapat mengecup moqommu Jud bil jawab marhaban qod qobbalnah Kasihanilah kami dengan memberi jawaban "Kami telah menerimanya." Antal ma'ruf bil judi muqridl-dluyuf Engkau terkenal pemurah dan memuliakan tamu. Inni malhuf agishitsni bihaqqillah Sesungguhnya aku menderita bantulah aku demi Allah Antal habibul a'dhom sirrul mujib Engkaulah kekasih yang mulia, rahasia
9.4121.2K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as puisi pendek chairil anwar
Read
+Library
Sisi Liar Mas Nanang

Sisi Liar Mas Nanang

Ningsih akhirnya ambruk kelelahan, dan kini giliran Risa yang sudah siap dengan po sisi menungging, memamerkan asetnya yang menggoda. “Ayo Nanang, hajar tante sepuasnya!” tantang Risa dengan napas memburu. Nanang bangkit, ia mempo sisikan dirinya di belakang Risa dan mulai mengarahkan Permennya pada pantat Risa yang bulat dan sem-ok. BLESSSHH! “Ohhh!” Risa memekik saat Permen besar itu amblas masuk. Tanpa ampun, Nanang langsung menggerakkan pinggulnya dengan keras.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 210 Times as puisi pendek chairil anwar
Read
+Library
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Kalimat yang kutulis ringkas, padat, dan menusuk: Aku adalah puisi yang hanya bisa dibaca, Bukan untuk disentuh jari-jari dunia. Namaku: Harga Diri. Tempatku: Keheningan yang sunyi. Di sinilah aku, tak bertamu, tak menemui. "Ck.. ck.. Aku kira puisi dahsyat apa, ternyata cuma begitu? Biasa saja," cibir Bonaga sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ia tampak cemas, takut kalau-kalau puisi sesingkat itu akan ditolak mentah-mentah dan membuat kami jadi bahan tertawaan seisi ruangan.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as puisi pendek chairil anwar
Read
+Library
My Beloved Partner

My Beloved Partner

Puisi itu berbunyi: Di antara sejarah dan darah pahlawan, Ada degup yang tak bisa kuabaikan. Tak ada merah putih di dadaku selain wajahmu yang selalu tenang. Untukmu, guru berjas abu-abu… Pak Taka mengernyit. “Ini puisi... romantis?” Laras maju ke depan dengan cepat, “Itu... karya fiksi, Pak! Kami mau menunjukkan bahwa nasionalisme bisa disisipkan dalam bentuk rasa cinta!”
103.4K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as puisi pendek chairil anwar
Read
+Library
Kubalas Kesombongan Selingkuhanmu Lunas

Kubalas Kesombongan Selingkuhanmu Lunas

Aku sudah menunggu sepuluh menit, tidak ada batang hidung mu. Pesan chat dari Pak Anwar. Meli hanya membaca pesan itu. Tidak ada sama sekali dia balas. Meli menghela napas kemudian dia buang dengan kasar. Sesekali dia memejamkan mata sambil memikirkan jawaban yang akan dijawab. Belum sempat mendapatkan ide. Tiba-tiba, Pak Anwar typing. [Jangan-jangan kamu kabur dari tanggungjawab? Kemana pun kamu pergi, aku bakalan mencarimu.]
1021.8K viewsCompletedAdded to Library 565 Times as puisi pendek chairil anwar
Read
+Library
Tawanan Hati sang Penguasa

Tawanan Hati sang Penguasa

Tak ada apapun lagi yang ia rasakan kecuali debaran jantungnya yang semakin bertalu-talu, terlebih saat orang itu kembali mengatakan sesuatu dengan nada bicaranya yang khas. Terdengar pelan namun seperti racun mematikan. "Pergi dan jangan pernah kembali, atau aku akan menghabisi kalian semua," ujarnya diikuti tatapan mata elang yang menusuk tajam. Semua orang yang ada di sana pun langsung lari terbirit-birit, sementara Serena masih diam di tempat. Kakinya seolah tak mampu membawanya bangkit dari lantai.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as puisi pendek chairil anwar
Read
+Library
Tawanan Hati Sang Penguasa

Tawanan Hati Sang Penguasa

Ia menariknya perlahan, dan pintu itu terbuka tanpa suara. Udara malam yang dingin menyambutnya, membuat tubuhnya sedikit menggigil. Namun, Isabella tidak peduli. Ia melangkah keluar, berlari kecil melintasi taman menuju pagar tinggi yang terlihat seperti tembok penghalang kebebasannya.
651 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as puisi pendek chairil anwar
Read
+Library
Berpisah Untuk Bersatu

Berpisah Untuk Bersatu

Masih ada masa depan yang suci menanti, mengapa musti membuat diri sendiri terpuruk seperti ini? Biarkan saja Sari dan Ajeng berkhianat! Masih ada Dik Uji, Dik Furi. Masih ada Ema, Mbak Kinan, Mas Wangi … Masih ada banyak orang yang sayang padaku dan anak-anak. Tak perlu membiarkan diri layu, kering lalu mati. Kalau perlu, bersemangat seperti Chairil Anwar, aku ingin hidup seribu tahun lagi. Iya, kan?
1013.9K viewsCompletedAdded to Library 418 Times as puisi pendek chairil anwar
Read
+Library
GEISHAKU KARMILA

GEISHAKU KARMILA

Jika sampai waktuku Engkau seorang yang suka merayu Tidak ada kau sedu hari yang kurasakan Aku akan selalu mejaga dirimu Aku ... Biar tergores luka menembus kulitku Aku akan tetap menerjang hatimu yang bisa kubawa berlari dalam kesepianku Aku tidak ingin hidup tanpa dirimu di sampingku _Chairil Anwar, 1943_ Lazuarrdi membaca lirih puisi dari penyair fenomenal dijamannya. Membuat lelaki tampan itu berdecak kagum.
1023.6K viewsCompletedAdded to Library 803 Times as puisi pendek chairil anwar
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status