Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dimanjakan Kelima Saudari Tiriku Yang Cantik

Dimanjakan Kelima Saudari Tiriku Yang Cantik

Tapi di mana ya…” “Tentu saja aku adalah putra dari politikus senior. Kamu pasti melihatku di televisi dan—” Anwar hendak menyombong, tapi ucapannya disela. “Ah! Aku ingat! Aku melihatmu di sebelah kandang singa kebun binatang. KAPIBARA…” Sebuah kalimat pelan penuh penekanan tanpa rasa bersalah. Sebelum waktu terulang, Anwar sengaja memancing emosinya, hingga dirinya memukul Anwar. Saat itu Rafael menerima hukuman, dikurung di gudang tiga hari tiga malam tanpa makanan.
1012.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 461 kali sebagai puisi pendek chairil anwar
Baca
+Pustaka
Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Di atas kertas, sebuah puisi yang ditulis dengan aksara rumput liar terpampang jelas. Ketika Mardi, Haidar, dan yang lainnya kembali sadar dan membaca isi puisinya, wajah mereka perlahan memerah, dipenuhi rasa malu dan marah. [ Memuji Jarum ] [ Seratus kali tempa, jadilah sebatang jarum, ] [ Terbalik terguling, menari di atas kain. ] [ Mata seolah-olah tumbuh di bagian belakang, ]
10271.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.2K kali sebagai puisi pendek chairil anwar
Baca
+Pustaka
AJUDAN SELEMBE

AJUDAN SELEMBE

Dimas : Incorrect. Chairil : Styling? Dimas : Coba lagi. Chairil : Smiling. Dimas : Salah. Chairil : Kucing. Kuping. Tebing. Piring. Kemuning. Belimbing. Tampak Siring. Climbing. Gambling. Ending. Dimas : This ia about working. Chairil : Aku lagi healing! Jangan omongin tentang working! Kepalaku jadi pening!
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai puisi pendek chairil anwar
Baca
+Pustaka
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

Setiap pagi ia berharap bangun dengan kabar bahwa semua hanya ilusi, tapi setiap kali membuka mata, ia kembali menemukan kenyataan pahit: Elhan benar-benar pergi. Di atas meja belajarnya, berserakan kertas-kertas yang penuh dengan tulisan tangan. Coretan-coretan yang lebih mirip puisi patah hati. Sebagian hanya satu kalimat pendek, seperti potongan pikiran yang tertinggal saat malam menghimpitnya. “Aku benci angin, karena ia terlalu mirip denganmu—datang tiba-tiba, pergi tanpa pamit.”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai puisi pendek chairil anwar
Baca
+Pustaka
Tawanan yang Menawan

Tawanan yang Menawan

sambut Ratu dengan suara tegang, "kau perlu melihat ini." Adiwidya mengambil surat itu. Matanya melebar saat membaca isinya: "Kepada Yang Mulia Raja Wanawaron, *Dengan hormat, kami mengundang Tuan dan keluarga kerajaan untuk menghadiri jamuan di Karta Loka dalam rangka perayaan musim panen. Kami juga berharap dapat berkenalan dengan putri Tuan, Dewi Kirani..." Sang Ratu menyela Adiwidya yang sedang membaca surat itu “Surat itu ditandatangani oleh Pangeran Chandra Damar dari Karta Loka.”
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 547 kali sebagai puisi pendek chairil anwar
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Sakiti, Tak Ingin Kembali Lagi

Istri yang Kau Sakiti, Tak Ingin Kembali Lagi

Lampu kuningnya yang redup dan suasana sepinya menarik Akira untuk masuk. Di dalam, dia memesan teh hangat dan duduk di pojok ruangan. Tangannya gemetar saat membuka jurnal kecilnya. Akira menuliskan perasaannya, meluapkan semua rasa sakit yang selama ini ia pendam. Tulisan itu tidak rapi, penuh coretan dan tinta yang sedikit pudar karena air matanya yang akhirnya jatuh.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai puisi pendek chairil anwar
Baca
+Pustaka
Sang Menantu Perkasa

Sang Menantu Perkasa

Bima memarahi Fauzi. Cendekiawan Agus sudah mengabaikan Fauzi. Dia menoleh, menatap Arjuna dengan menyanjung, lalu bertanya dengan sungguh-sungguh. Yang Mulia, bisakah kamu memberitahuku judul puisi ini? Dan apakah ada beberapa baris lagi di akhir puisi?" Arjuna melihat pria tua ini bertanya dari ibu kota hingga ke Kota Perai juga tidak mudah. "Judulnya 'Makam Angsa Liar'. Hari itu, ada dua bait yang belum aku ucapkan."
9.3428.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.7K kali sebagai puisi pendek chairil anwar
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Easy Loundry
ga cocok u pembaca kek aku yg menyanjung, pria dgn 1 wanita, yg g playboy, g apa2 jahat, intimidasi yg penting u 1 wanita, g suka pria yg gonta ganti wanita, celup sana celup sini. jd blm berani baca buku thor yg ini.. mianheee thorrr, nyari buku dgn judul yg laen milik thor aja...
Baca Semua Ulasan
Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang

Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang

“Benar salah dan keadilan terletak pada hati manusia. Jika kamu ingin perang, maka perang saja. Di Jayanegara, kamu belum mendapat giliran untuk menguasai dunia dengan satu tangan!” “Bahkan jika Keluarga Zafar benaran bisa menguasai dunia dengan satu tangan, maka Keluarga Chairil akan menghancurkan dunia ini!” Yang bertugas untuk memberi jawaban adalah Tuan Besar Wawan Chairil. Dirinya yang pernah berpengalaman di medan perang, hanya dengan satu kalimat sudah menampakkan kesombongan dan tekad yang kuat. Adegan ini membuat tokoh besar Jayanegara yang lainnya menjadi sangat panik.
9.1803.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24.1K kali sebagai puisi pendek chairil anwar
Tampilkan Ulasan (84)
Baca
+Pustaka
Sidartha Tung
Penulisnya seperti ganti orang. Sejak bab 1157 ceritanya mulai ngaco dan semakin kesini semakin ngaco. Alur cerita ngaco ga nyambung, power level ngaco pula. Makin dibaca makin bad mood jadinya. Penulis baru goblok, minimal baca dulu cerita sebelnya yg lengkap biar nyambung bikin ceritanya, OON!!
InZoe
Kakaknya updatenya satu2 bab/hr, tp setiap brp minggu sx langsung brp puluh bab yg d update dlm 1 hr. saran aja sih ka, mending di bikin sehari brp bab. misalnya 5 bab/ hr tp konsisten. ada sih d sblh yg tiap hr 15 bab. emg sih pas update byk bab kita puas bgt bacanya. tp pas satu2, kitanya kesel.
Baca Semua Ulasan
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Wira agak terkejut, tetapi dia tetap menjawab sembari menangkupkan tangan, "Iya, hamba adalah Tuan Wahyudi." "Aku sangat menyukai puisimu, terutama yang berjudul Mengenang Dirga dan Pantang Menyerah. Tuan Wahyudi, bisakah kamu mengajariku cara menulis puisi?" tanya sang Kaisar Cilik sambil tersenyum. Penampilannya cukup polos dan lucu.
96.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159.7K kali sebagai puisi pendek chairil anwar
Tampilkan Ulasan (2659)
Baca
+Pustaka
Winda KD Fashion
Ceritanya bagus, penuh inspirasi tapi... saya tidak setuju Wira nikah lagi. Kasihan Wulan, selama 3 tahun menahan siksa dari Wira lahir dan batinnya. Walaupun dia tersiksa, dia gak mau ninggalkan Wira, dia selalu melayani dan memenuhi kebutuhan Wira. Wira jadi orang kaya, malah nambah istri lagi ...
Hasan Aunur Rofiq
saya sangat menyukai novel ini karena ceritanya sangat menarik dan pembaca dapat dengan mudah memahami isi novel ini tetapi sayangnya bab di dlm novel ini sangat pendek namun dengan kelebihan dan kekurangan tersebut novel ini tetap sangat layak untuk di baca dan terimakasih untuk pembuat novel ......
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status