Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pagi yang Enggan Kembali

Pagi yang Enggan Kembali

Ia masih melototi dua orang di depannya. “Perjuangan, nih, tanya-tanya orang. Chat kamu tapi belum dibaca juga,” jelas Mala. “Eh tapi keren, sih, semua orang tahu bundamu, Ru," sambung Asta. “Oh, chat aku?” Aru malah balik tanya. “Ya maaf, aku sibuk beres-beres rumah sama Bunda,” tambahnya.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai puisi pendek chairil anwar
Baca
+Pustaka
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 41 C Oleh: Kenong Auliya Zhafira Tiga puluh menit Dyra menghabiskan waktu untuk membaca. Setelahnya ia tergiur untuk membuat puisi. Entah kenapa tiba-tiba ingin menggoreskan sedikit perasaan hatinya melalui aksara. Bukan dalam bentuk cerita atau novel tetapi puisi sederhana yang mewakili isi hati. Tentang cerita, ia sudah lebih baik memahami tanda baca. Persis seperti memahami hati seorang Alsaki Mahendra. Keadaan sekitar bahkan terlupa karena asyik dengan dunianya sendiri. Hingga tanpa sadar waktu berlalu begitu cepat, tetapi wanita yang tengah menikmati masa bebas itu masih acuh pada keadaan sekitar. Bahkan suara Cantika yang terdengar cempreng pun tidak menarik perhatiannya kali
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai puisi pendek chairil anwar
Baca
+Pustaka
Pendekar Rajawali Dari Andalas

Pendekar Rajawali Dari Andalas

Ujar Ayuni sembari sembunyikan wajahnya yang seketika merah, akibat candaan Sang Guru dari sosok pemuda yang bergelar Pendekar Rajawali Dari andalas itu. “Mari Nak Arya kita sarapan! Makanan lezat ini sengaja dimasak murid saya, khusus buat kamu. He..! He..! He..!” Bukan alang kepalang malunya Ayuni mendengar gurauan Gurunya itu, hingga dengan reflek dia mencubit paha Ki Sentanu yang tengah duduk bersila di atas dipan itu. Sementara Arya tampak senyum-senyum sambil garuk-garuk kepalanya, untuk beberapa saat Ayuni tak berani menatap ke arah Arya yang saat itu mulai menikmati makanan yang disuguhkannya....
1025.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 568 kali sebagai puisi pendek chairil anwar
Baca
+Pustaka
Gadis Di Ujung Cangkir

Gadis Di Ujung Cangkir

jelas si Gofano lengkap dengan setelan rapi ala borjuis. Gofano segera melajukan mobilnya menuju sebuah restoran yang berada di hotel bintang lima di dekat kawasan elit dekat pantai. Malam itu tidak terlalu ramai seperti malam biasanya yang terjadi di kota metropolis ini. Melalui jendela kaca mobil, matanya menelusuri pinggir jalan, di sana terlihat seorang anak yang berlarian dengan koran yang menempel pada pundaknya. Seakan-akan anak itu adalah pahlawan layaknya di buku komik yang bisa terbang, tak jauh dari situ ibunya memasak makanan di dapur darurat. Bagaimana tidak mereka berada di sebuah tenda dengan atap terbuat dari baliho bekas partai yang sudah tidak terpakai. Dari baliho-baliho i
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai puisi pendek chairil anwar
Baca
+Pustaka
Karena Utang, Dinikahi Sultan

Karena Utang, Dinikahi Sultan

“Aku akan simpan rahasia itu sampai mati asalkan kamu bisa bahagia, Ra. Bukan hanya kelihatan kuat.” *** Hari itu berjalan lambat. Amara mengajar Bahasa Indonesia tentang puisi Chairil Anwar. Tapi pikirannya melayang ke rumah. Ke Arga yang terlalu sunyi dan terlalu rapat menyimpan rahasia. Ke ibunya yang terus menanti kepulangan dengan harapan sang menantu ikut agar beliau bisa mengenalnya lebih jauh.
8.269.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai puisi pendek chairil anwar
Baca
+Pustaka
LUKA TAK BERDARAH

LUKA TAK BERDARAH

Sambil duduk santai ditemani camilan dan minuman dingin yang dibawanya Eguh mulai membaca. Buku novel yang Eguh baca adalah sebuah novel karya Chairil Anwar. Lembar demi lembar halaman dia buka dan baca. Eguh sangat takjub dengan bait-bait kata yang tergores dalam sair-sair puisi karya dari Chairil Anwar yang ada di novel yang dia baca. ‘Tak salah jika beliau disebut sebagai seorang penyair yang hebat dan terkemuka di negeri ini. Karya-karyanya begitu menyentuh hati…,’ gumam Eguh dalam hati.
96.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai puisi pendek chairil anwar
Baca
+Pustaka
Old Fesbukers

Old Fesbukers

“Bagus, jadi anak Bunda akan baca puisi.” Bertahun-tahun kemudian, saat duduk di bangku kelas empat SD Sun kembali membaca puisi yang sama. Puisi itu adalah puisi karya Chairil Anwar. Berjudul Menyesal. Pada agustus 1995, tepat setahun setelah Sun belajar melafal puisi, Bunda mengantar Sun ke sekolah dasar karena sudah enam tahun waktu itu. Hingga dua tahun setelah itu Taman Kanak-kanak belum di buka di kota jadi anak-anak langsung masuk sekolah dasar begitu berusia enam tahun. Pada awal tahun ajaran baru, biasanya ibu-ibu berjubel membawa putra-putri mereka ke sekolah sebagai murid baru. Bunda sudah terkenal di kota itu karena namanya sering muncul sebagai penulis artikel di sebuah koran lo
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai puisi pendek chairil anwar
Baca
+Pustaka
Kisah cinta bos mafia

Kisah cinta bos mafia

hardik Dimas. "Wes kalau masalah pinter mah sudah sejak lahir gitu loh!" sahut Anwar bangga. "Geer banget jadi orang lo bang**t!" teriak Kipli terkekeh.
10.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 317 kali sebagai puisi pendek chairil anwar
Baca
+Pustaka
Days to Remember

Days to Remember

Lembaran senja menjadi sembilu Sejuta sajak bukan indah terlalu Melainkan pelangi yang tersembunyi benalu Menjadi saksi Sang Maha Tahu Wahai kau, Senja yang mengikat waktu Melepas sembilu menjadi lalu Kemudian hening di fajar yang baru Menanti pelangi berbaju baru. Pagi ini semua tak tampak biasa, banyak murid yang berdiri di depan majalah dinding. Dalam hitungan menit setelah sampai di sekolah, aku bisa mendengar rumor bahwa ada puisi bagus di rubrik mading. Pundakku terasa terangkat, aku bisa merasakan atmosfer teman-teman lainnya yang mungkin saja menyukai puisi yang kutulis kemarin itu. Aku dan Ani, ikut pergi untuk melihat mading, anak-anak kelas sebelah dan kakak kelas juga ikut menger
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai puisi pendek chairil anwar
Baca
+Pustaka
Suamiku yang Perkasa

Suamiku yang Perkasa

Dia tahu dia akan mengejutkan semua orang jika dia menunjukkan bakatnya. Darryl tersenyum dan menatapnya. "Katakan padaku kenapa puisi itu bagus?” 'Ha ha! Puisi itu berjudul 'Pasir Murni Surgawi — Pikiran Musim Gugur' oleh Ma Zhiyuan, penyair besar dari Dinasti Yuan. Bagaimana bisa tidak menakjubkan?' pikir Darryl. Jewel memiringkan kepalanya sambil berpikir dan berkata, “Pokoknya, menurutku itu luar biasa! Puisi itu ditulis dengan indah."
8.57.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165.7K kali sebagai puisi pendek chairil anwar
Tampilkan Ulasan (2480)
Baca
+Pustaka
Natalie
Kok bisa yang istri2 Darryl setiap melahirkan bukanlah anak biologis Darryl dan selalu anak dari orang lain. Darryl kena Karma setelah menghamili Monica dan kena Karma. Sekarang Lady Denise istri melahirkan anak hasil perzinaan dengan pelayan. Alih2 dapat hadiah istri Lord Kenny sbg permintaan maaf.
Raka Abqary
blm jg kelar 1 msalah muncul 5 mslah scra brsmaan..jdinya bingung mw di bwa kmna arah tjuan crtanya.jg daril sprtinya gk prnh fokus sma tjuannya,ap dia pelupa atau teledor?trllu asyik sma dunia sndri,shingga mudah lupa sma ap yg hrs dia lkukan sblmnya.crtanya jg trllu mmberatkn daril,gk ad hri tnang
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status