Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Baru untuk Suamiku

Istri Baru untuk Suamiku

"Tidak ada yang sempurna, Pak. Selama ada cinta dan usaha, pasti ada jalan. Sepuluh tahun saya menunggu buah hati itu juga tidak mudah, tapi saya percaya bahwa setiap perjuangan akan ada hasilnya. Sama seperti Bapak dan Ibu Ira, mungkin waktunya akan datang jika terus diperjuangkan." Rey menatap Nia dengan penuh apresiasi. "Kamu benar, Nia. Terima kasih sudah berbagi ceritamu. Itu memberiku harapan untuk tidak menyerah begitu saja." Nia tersenyum hangat. "Sama-sama, Pak. Jangan pernah menyerah, ya. Terkadang hal yang paling indah memang datang setelah perjuangan yang panjang." Rey mengangguk, merasa sedikit lebih ringan setelah percakapan itu. "Terima kasih, Nia. Selamat bekerja, ya. Dan sel
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai puisi perjuangan ibu
Baca
+Pustaka
Ketika Mantan Menjadi Ibu Susu

Ketika Mantan Menjadi Ibu Susu

Dia tahu, bukan hanya Albern yang tumbuh, tapi Livy juga telah melewati perjalanan luar biasa hingga menjadi ibu sejati. Belum sempat Livy mengeringkan air matanya, syair demi syair puisi, kembali membuatnya tersentuh. “Untuk Ayah dan Ibu, yang menuntun tanganku dari langkah pertama, yang memeluk saat aku jatuh dan takut, yang tertawa saat aku bisa, dan menangis diam-diam saat aku sakit…” Suara tangis pelan terdengar dari bangku-bangku lain. Puisi itu sederhana, namun menggugah hati orang tua.
1056.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai puisi perjuangan ibu
Baca
+Pustaka
TRASHY

TRASHY

batinnya lagi dengan helaan napas yang teramat panjang 💔 Acara pensi berlangsung riuh dan meriah. Kalau yang menebak kelompok Dianalah pemenangnya, ya! Betul, mereka menang karena bakat yang ditampilkan sangat berbeda dari kelompok lain yaitu, musikalisasi puisi. Diana menulis puisi, Lia dan seorang gadis bernyanyi, satu perempuan memainkan okulele, dan gadis kurus bernama Putri bertugas membacakan puisi buatan Diana berjudul 'Mimpi dan Ibu', yang isinya sederhana. Begini :
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai puisi perjuangan ibu
Baca
+Pustaka
Mertua yang Harus Mengalah

Mertua yang Harus Mengalah

“Ibu sudah punya tempat untuk tinggal sekarang.” Kalimat itu sederhana. Tetapi di dalamnya ada seluruh perjalanan luka, kehilangan, harga diri, dan perjuangan yang akhirnya menemukan muara. Rian menatap ibunya dengan mata basah. Bibirnya bergetar. Lalu dengan suara yang hancur, nyaris seperti bisikan pada dirinya sendiri, ia berkata— “Kalau akhirnya Ibu lebih bahagia di tempat sesederhana ini… apa gunanya semua hartaku, Bu?”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai puisi perjuangan ibu
Baca
+Pustaka
Di balik Kematian Adikku

Di balik Kematian Adikku

Nyinyir banget, sih? "Saya sedang berjuang untuk adik saya, Bu, bukan diam saja!" Balasku sengit. "Berjuang piye to, Ann? Percuma Haha," Ibu yang punya warung tertawa hambar. "Percuma gimana to, Bu? Saya ini sedang mencari keadilan untuk Aida. Tidak ada yang percuma!" Kutatap tajam Ibu itu. Dia mengangkat kedua bahu dan bibir sebelahnya terangkat ke atas.
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai puisi perjuangan ibu
Baca
+Pustaka
Prajurit Tangguh

Prajurit Tangguh

ucap Yesline dengan menitikan air matanya. (Terima kasih Pak, terima kasih kawan-kawanku. Saya akan membacakan puisi, yang berjudul Ibu. Ibu terima kasih, karena engkau aku dapat terlahir ke dunia ini. Karena engkau, aku dapat merasakan getar getir dan kerasnya kehidupan. Ibu aku janji, jika aku sukses nanti. Aku akan membahagiakanmu,) "Ok, I think that's enough, for those who haven't read the poetry, you can collect it in the future. Let you judge for yourself, now it's time to rest, son." titahku kepada anak-anak muridku.
1014.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 296 kali sebagai puisi perjuangan ibu
Baca
+Pustaka
Menjadi Ibu Untuk Anak Sang Miliarder

Menjadi Ibu Untuk Anak Sang Miliarder

Basah oleh keringat, namun Cucu sama sekali tidak peduli. Rania tersenyum, menatap ibunya, lalu kembali menatap kedua bayinya. “Mama tidak akan pernah meninggalkan kamu, Nak. Mama akan berjuang, apa pun yang terjadi.” Di ruangan kecil itu, rasa haru bercampur kebahagiaan memenuhi udara. Perjuangan seorang ibu yang tak tergantikan telah membawa kehidupan baru ke dunia ini, mengukir babak baru dalam perjalanan hidup mereka.
9.612.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 498 kali sebagai puisi perjuangan ibu
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
Wiediajheng
ternyata bu cucu ama bu rita tidak saling kenal padahal aku ngira mereka saling kenal... lalu bagaimanakah sebenernya dulu proses bertemu nya cucu dan rania ya.. apa cucu menemukan rania yg terlantar dijalanan dan diselamatkan dia atau dia dititipin seseorang utk merawat rania.... makin penasaran
wieanton
Pergilah menjauh dulu Rania, dirimu butuh ketenangan, mungkin kedepannya perjalanan hidupmu tk mdh apalagi ada janin yg bersemayam di rahim mu saat ini. tp yakin deh kamu bisa melewati badai ini dgn baik, kuat jg tegar. biarkan Bastian menyesal dgn sikap2nya ke kmu suatu hari nant, Bastian pecundang
Baca Semua Ulasan
Menjadi Istri Rahasia CEO Dingin

Menjadi Istri Rahasia CEO Dingin

“Ayah. Pengorbananmu sangatlah abadi. Bekerja dengan senang hati dan penuh cinta. Tak pernah berkecil hati dan meminta balas jasa. Pagi, siang, malam, engkau selalu tersenyum tanpa henti, tak peduli akan seperti apa hari-hari, engkau selalu mencari nafkah untuk keluarga….” Kembali tepuk tangan riuh. Membahana dan meramaikan suasana. “Puisi ini Qasam tujukan kepada mama dan papa. Terima kasih mama dan papa yang sudah hadir. Terima kasih mama dan papa yang sudah menyayangi Qasam. I Love you…” Suara Qasam membuat Habiba makin bangga.
9.8190.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai puisi perjuangan ibu
Baca
+Pustaka
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Tapi, ketika dibawa masuk kedalam toilet, sudah tidak terasa mulas lagi. Saya masih memilah-milah sajak mana yang akan saya bawakan nanti. Sajak tentang neng Afidah tidak mungkin saya bawakan, berarti harus memilih pilihan lain. Maka, siang itu saya memilih sajak yang bertemakan perjuangan seorang ibu. Nah, saya rasa tema itu sangat tepat dengan keadaan kami yang menjadi santri. Disana nanti, saya akan menceritakan bagaimana seorang ibu memperjuangkan dengan sepenuh hati makhluk yang bernama anaknya.
8.99.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 357 kali sebagai puisi perjuangan ibu
Baca
+Pustaka
Karma pahit seorang pelakor

Karma pahit seorang pelakor

ibu ingin perjuangan ibu selama ini tidak sia-sia" "Ibu dulu hanyalah seorang penjual kain keliling, ibu harus bangun ketika hari masih gelap, lalu kembali ketika yang lain sudah terlelap untuk mengumpulkan keuntungan yang tidak seberapa, padahal seumur hidup ibu, alhamdulilah ibu selalu hidup dalam kecukupan, lalu harus terbanting, merangkak, terjatuh lagi hingga akhirnya ibumu besa benar-benar berdiri tegak, semua karena kerja keras dan semangat ibu ingin segera berkumpul dengan kalian. Menik terdiam cukup lama mengenang perjuangannya masa silam yang penuh dengan liku.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai puisi perjuangan ibu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status