Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
RINDU MENJANDA

RINDU MENJANDA

Yang pasti aku akan mencobanya. "Terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan." Aku menjedah ucapanku sembari menatap wajah-wajah polos yang tengah berdiri di hadapanku. "Ibu mohon maaf karena perjuangan ibu harus terhenti sampai di sini. Ibu tak dapat meneruskan perjuangan untuk mengajar kalian semua. Bukan karena ibu tak kuat, tapi karena suatu keadaan yang memaksa ibu untuk memilih berhenti. Perlu kalian ketahui, bahwa ibu sangat sayang pada kalian, ibu sangat cintai kalian semua. Bagi ibu, kalian semua sudah ibu anggap sebagai anak ibu sendiri. Pesan ibu, berjuanglah terus, Nak. Kejar mimpi kalian. Ibu akan selalu mendoakan agar kalian semua menjadi orang yang sukses dikemudian hari
103.3K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as puisi perjuangan ibu
Read
+Library
Jika Waktu Berakhir

Jika Waktu Berakhir

ucap Faiz. “Menyerah artinya kau membiarkan semuanya, tetapi ibu sadari selama ini ibu bukan melawan, melainkan justru melarikan diri. Perempuan itu pasti senang selama ini karena selalu dekat dengan ayahmu. Juga seharusnya aku yang berada di sana, bukan berada di sini,” terang Yuli. “Ada garis tipis antara menyerah dan berjuang. Yang membedakan adalah keinginannya untuk bangkit. Ibu selama ini bukan diam karena menyerah, tapi ibu ingin menjernihkan pikiran. Selama bertahun-tahun berumah tangga dengan ibu, ayahmu tak pernah sedikit pun melihat ibu sebagai orang rendahan. Dia membuat ibu seperti seorang permaisuri, juga memperlakukanmu sebagai seorang pangeran. Kau ingat bagaimana dia memanja
105.4K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as puisi perjuangan ibu
Read
+Library
HADIAH MUKENA DARI IBU

HADIAH MUKENA DARI IBU

kata Bude Darmi lagi. “Mbak, terima kasih ya, sudah mau dititipin mukena. Aku harus masak. Dinis belum makan,” kata ibu sambil berlalu ke dalam. “Kamu kalau sudah besar diatur orang tua mau ya, Dinis! Itu lihat ibu kamu! Nasibnya terlunta-lunta. Kamu ikut dibawa sengsara. Kalau dapat pegawai negeri seperti aku, kamu akan bahagia. Lihat itu Mbak Fariha, senang ‘kan hidupnya?” Bude darmi memang selalu membanggakan kemewahan Mbak Fariha, anak perempuan semata wayangnya yang sekarang duduk di bangku SMP.
1019.0K viewsOngoingAdded to Library 608 Times as puisi perjuangan ibu
Read
+Library
RATU YANG HILANG

RATU YANG HILANG

"Aku tak malu, Ibu. Aku bangga dengan apa adanya diriku. Sebab dari buku-buku aku tahu bahwa hanya rasa ragu dan malu yang bisa mematahkan harapan dan menghalangi kesuksesan." Semenjak itu kakak-kakak Yusuf selalu mencarikan informasi tentang berbagai lomba menulis, bercerita dan membaca puisi. Yusuf sih senang saja, apalagi di usia yang terbilang cukup belia Yusuf sudah berhasil memenangkan berbagai lomba menulis dan bercerita. Lelah ibu Alawiyah seperti terbayarkan sedikit demi sedikit. Yusuf membangunkan rumah yang lebih besar untuknya.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as puisi perjuangan ibu
Read
+Library
BUNDA, PULANGLAH KAMI TAKUT SAMA AYAH

BUNDA, PULANGLAH KAMI TAKUT SAMA AYAH

kata Lastri agar aku tidak terbawa suasana. Ingin sekali ku mengacak-acak m e r t u a yang terus bersikap bo-do amat. Tapi aku harus tetap sabar dan tenang. Aku hanya bisa menahan genangan air yang ada di pelupuk mata, tapi genangan air itu tetap turun. Aku berusaha menjadi perempuan yang sabar dan tegar, tetap aja nggak bisa. Aku hanya seorang perempuan biasa. Seorang ibu yang berjuang untuk anak-anaknya. Seorang ibu yang ingin masa depan anaknya baik. "Apa? Gak mungkin? Jadi siapa pelakunya? Kenapa bisa?" tanya Ibu bingung.
632.2K viewsOngoingAdded to Library 900 Times as puisi perjuangan ibu
Read
+Library
Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

jawab Mas Habibi "Perjuangan itu, ya, cuma perjuangan, sejarah dan Tuhan tidak mencatat kemenangan atau kekalahan, tetapi Gus ..., yang dicatat adalah perjuangan itu sendiri, Tuhan tidak menyuruh kita untuk sukses, tetapi Tuhan menuntut kita untuk berjuang tanpa henti. Ya ngoten niku pancene urip niki, nggeh nopo nggeh? (ya, seperti itulah hidup ini, iya apa iya?)" Perjuangan? Mereka sedang membicarakan masalah tersebut, entah bagaimana awalnya obrolan yang terlihat santai itu bermula, hanya saja, aku bisa menarik kesimpulan bahwa memang berjuang itu tidak boleh setengah-setengah. Seperti halnya diriku yang saat ini sedang berjuang untuk kehidupan rumah tanggaku biar langgeng dan awet, tubuh
106.0K viewsOngoingAdded to Library 180 Times as puisi perjuangan ibu
Read
+Library
Sang Putri: Sahabat Dari Surga

Sang Putri: Sahabat Dari Surga

Ayuk kulihat sedang menuliskan sesuatu di dalam buku. “Lagi ngapain sih, Ayuk?” Aku bertanya lalu duduk disampingnya. “Nih baca!” ucapnya sambil menyodorkan buku yang tadi ia tulis. Sebait puisi untuk ibu. Judul: Ibu, Aku memelukmu dari bayangku di sini Mengecup bayang kakimu yang renta Kulitmu penuh luka Bentuk kasih sayangmu padaku, mencari nafkah
103.1K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as puisi perjuangan ibu
Read
+Library
Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

"Sinar ...?" "Sedang apa?" Pertanyaanku mungkin terdengar konyol. Aku tahu apa yang sedang Ibu lakukan. Ibu lekas membuang kembali botol minuman bekas. "I-ibu ... sedang ...." "Kata Rahma, Ibu bekerja di katering ...?" Aku menatap Ibu penuh selidik. "Itu ...." Ibu menyeka peluh di pelipisnya. "Ibu berbohong. Di usia yang sudah tua begini, susah cari pekerjaan. Mereka pada mencari yang muda dan bertenaga."
103.0K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as puisi perjuangan ibu
Read
+Library
Shadow Under The Light

Shadow Under The Light

Kilasan perjuanganku dari desa menuju kota terukir jelas di balik kelopak yang berkedut, aku memejam, air mata mengalir tanpa bisa kuhentikan. Kedua tanganku bertaut cemas, saling meremas, merasakan betapa kasarnya kulit sebagai seorang wanita, perjuangan sia-sia, ketidakadilan dunia membuat hidupku merana. “Kenapa bukan kau saja yang meninggal, kenapa harus adikmu?” Kalimat Ibu terngiang, membuatku tersedak tangis pilu.
108.8K viewsCompletedAdded to Library 352 Times as puisi perjuangan ibu
Read
+Library
Sengsaranya Perjuangan Mengincar Warisan Mertua

Sengsaranya Perjuangan Mengincar Warisan Mertua

Mungkin dijawab dengan anggukan karena kemudian salah seorang anak itu berkata, "Mama mau, Pa." "JANGAN KURANG AJAR YA, MBAK. AKU SEKARANG LAGI DI SAMPING MAS PRIYO. JANGAN NGOMONG SEMBARANGAN...! KAMU MAU JADI PELAKOR?" Amarahku meledak sejadi-jadinya. Ia tak tahu bagaimana ratu lebah mengamuk karena terusik? Ia tak tahu bagaimana singa menggila saat ada yang melanggar wilayahnya? Saat ini Mas Priyo adalah sarang, rumah, area, mahkota, dan harga diriku. Mencoba merebutnya berarti membuka konfrontasi dengan Dina si ratu lebah.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as puisi perjuangan ibu
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status