Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta yang Sudah Hilang

Cinta yang Sudah Hilang

Bukan salahku, cinta sudah hilang, aku menerima kenyataan itu, dan belajar untuk berhenti tepat waktu. Aku dengan fokus melihatnya: "Sejak kamu pertama kali tidak pulang semalaman, kamu seharusnya sudah memikirkan hari ini." "Kamu yang menguji hubungan kita, sayangnya ujian itu gagal." Dia menunduk dengan putus asa, air mata terus jatuh ke lantai: "Aku akan membujuk ibuku, aku hanya ingin kamu, aku tidak ingin anak itu." Aku tidak bisa menahan tawa:
20.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 732 kali sebagai puisi putus cinta
Baca
+Pustaka
FWB (Friend with Bonus)

FWB (Friend with Bonus)

02 -- Hidup Giva Setelah Putus Cinta "Setelah putus itu rasanya gue tiba-tiba jadi orang paling iri-an sedunia. Lihat yang pacaran salty, lihat yang gandengan tangan salty, bahkan lihat anak SD ngobrol di depan abang cilor sambil pakai panggilan ayah bunda juga bisa bikin gue salty." ******
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai puisi putus cinta
Baca
+Pustaka
Cinta yang Mengalir Pergi

Cinta yang Mengalir Pergi

Aku merelakanmu bersama Olivia. Dan sebagai gantinya, kumohon… lepaskan aku. Jangan mencariku. Jangan muncul dalam hidupku lagi. Aku tak ingin bertemu denganmu lagi.] Dengan tangan gemetar, Andika membaca surat itu hingga akhir. Dia duduk terdiam untuk waktu yang lama. Dia kira… aku akan terus menunggunya. Dia kira… aku tak mungkin meninggalkannya.
11.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 401 kali sebagai puisi putus cinta
Baca
+Pustaka
CINCIN TAK BERTUAN

CINCIN TAK BERTUAN

HUJAN DAN DIA Melalui rintik hujan Ada sesuatu dalam pikiran Mengenang kisah tak terlupakan Telah terukir dalam ingatan Kita yang dahulu selalu ada Kini sirna bahkan tiada Terlalu mengikuti rasa Jenuh pun melanda Duhai ... Kekasih hati Mampukah diri ini pergi? Meninggalkan segala situasi Mungkinkah kisah kan kembali? Hujan mengungkit semuanya Kasih dan benci menjadi satu Ciptakan perih dan nelangsa Terlahirlah ragu Empat bait puisi itu mampu melunakkan hati. Kadang meratap tiada guna. Ahh, padahal hubungan dengan Arul baik-baik saja. Kenapa puisi itu seolah karena terluka?
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 358 kali sebagai puisi putus cinta
Baca
+Pustaka
Ujung Senja

Ujung Senja

“Kemana perginya hati. Kemana hilangnya rasa. Engkau kan menghilang diri, Sayang, untuk insan yang kau puja. Kutakkan berkecil hati. Kutakkan rasa kecewa. Walaupun perih pilu di hati. Kau kuiring senyum mesra. Ingatlah, kau, duhai Jelita, hati ini untukmu saja. Dhai kasih, sanjungan kalbu, engkau pergi tanpa relaku. Hatiku kau curi kini, kau bawa pergi bersama. Kering kini taman sanubari, tiada lagi senyum indah.”
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai puisi putus cinta
Baca
+Pustaka
Cinta Tak Dapat, Persahabatan Pun Retak

Cinta Tak Dapat, Persahabatan Pun Retak

Max masih tidak menyerah dan mencoba membujuk Mia sekali lagi. Namun, Mia menatapnya dengan tenang dan berkata, "Entah kalian mencintai Ella, atau hanya sekadar mengasihani Ella ... semua itu sudah nggak ada hubungannya denganku. Karena antara kita, sudah nggak ada hubungan apa pun lagi." "Mulai sekarang, jangan pernah lagi muncul di duniaku."
5.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai puisi putus cinta
Baca
+Pustaka
Saat Aku Pergi, Kerajaannya Runtuh

Saat Aku Pergi, Kerajaannya Runtuh

Kaca bingkainya pecah berserakan di lantai. Kanvas yang simpan semua kenangan kita sudah tercabik-cabik. Titik-titik cahaya, momen cinta kita, kini hanya jadi serpihan yang nggak berarti. Itu adalah puisi cinta yang aku tulis untuknya, dalam satu-satunya bahasa yang benar-benar aku pahami. Itu adalah bukti cinta kita. Dan kini ... hancur. Amarah bakar dadaku. Aku pun keluar dari ruang kerja dengan langkah keras, menuju kamar Eliza.
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai puisi putus cinta
Baca
+Pustaka
THIS LOVE

THIS LOVE

Ku tuliskan kenangan tentang. Caraku menemukan dirimu. Tentang apa yang membuatku mudah. Berikan hatiku padamu. Takkan habis sejuta lagu. Untuk menceritakan cantikmu. Kan teramat panjang puisi. Tuk menyuratkan cinta ini. Telah habis sudah, Cinta ini.... Tak lagi berpijak, Untuk dunia. Karena tlah ku habiskan, Sisa cintaku hanya untukmu....
108.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai puisi putus cinta
Tampilkan Ulasan (3)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Naila Alifa
Mohon maaf.. Kok menurut ku Gaya bhasanya berbelit belit ya jadi kyak agak bosen gitu bacanya.. Kayak jadi lama gitu padahal Satu bab cuma dapat cerita segitu.. Banyak sih tulisannya tapi kayak dapat cerita yg cuma sedikit Intinya.. Maay ya Thor cuma kasih masukan aja
Baca Semua Ulasan
Dicampakan setelah Tidak Berpenghasilan

Dicampakan setelah Tidak Berpenghasilan

Witri mengatupkan kedua tangan dengan wajah menyesal yang dibuat-buat. Sesak sekali dadaku rasanya. Menemani Akas minum? Pantas saja mulut suamiku bau alkohol. Aku masih bisa memaafkannya. Tapi untuk kata bercumbu dan melepas rindu? Aku tidak bisa mentoleransinya. Aku menarik nfas panjang sebelum kembali berucap. “Kalau kalian saling mencintai, mengapa kalian putus?”
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai puisi putus cinta
Baca
+Pustaka
Rest Area

Rest Area

Mengenang Oktober Yang Berduka Tetes air jatuh ke permukaan tanah Ketika senja ditelan oleh cakrawala Siluet mega tak nampak indah Lebur bersama jiwa yang luka Kepada Oktober dengan sejuta pesona Biarkan rindu terbang pada kasih tercinta Bersama api yang membakar hati yang lara Sampaikan, keping hati kami berdua Menangisku, jeritku, lebur bersama nestapa Kurangkul malaikat yang patah sayapnya Yang menangis seraya menabur bunga di pusara Bisikku, ciumku, doaku, tetap bersama kita Pada Oktober yang menyeret jejaknya Pada Oktober yang membuat patah kita Sabarku, ikhlasku, kulepas kepergiannya Malaikat di sampingku, tetap kujaga
1011.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai puisi putus cinta
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status