Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

Dan tak henti-henti dalam doa ku Ku sebut namamu Berharap semua ajan baik-baik saja Meskipun dalam menjalaninya Harus ada sakit yang aku terima Dan harus ada cambukkan luka Hingga terkadang Aku begitu terpuruk Dalam mempertahankan ini semua Dan aku begitu lemah karena terluka Namun meskipun demikian Akan ku jalani dengan ke ikhlasan Sampai ada masanya Hubungan ini sampai pada titik kepastian Titik dimana Aku dan kamu menjadi satu keluarga Dan hidup bersama Menjadi sebuah kebahagiaan yang utuh Menua bersama Menyaksikan anak cucu kita bertumbuh Menjadi kisah sejarah Yang kan kusimpan hingga akhir hayatku Kusuguhkan bait-bait diksi itu teruntuk Kenzo tersayang, ehhh dia ternyata bales puisiku p
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
Best Friend With Benefits

Best Friend With Benefits

"Seumur hidup gue kenal Lo dan walau Lo adalah kakak paling menyebalkan sedunia. Musuh bebuyutan gue sampai sekarang, tetep aja Lo adalah angel without wings di hidup gue, Nyet. Gue berdoa semoga Lo bisa menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan warahmah sama Mbak Shara. Aamiin." Adam menarik oksigen sebanyak-banyaknya dan pelan-pelan ia embuskan sambil berharap hatinya tak semelankolis saat ini hanya karena membaca kata-kata di postingan adiknya yang tak memiliki kata-kata manis apalagi puitis ini.
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 574 kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN YANG TIDAK KUIMPIKAN

PERNIKAHAN YANG TIDAK KUIMPIKAN

Namun, tentu tak kudapat jawaban Kaki melangkah tanpa arah Hati sibuk menyulam kenangan Jika tidak ditakdirkan bersama, mengapa cinta berdiri begitu megah? Jika bukan kamu jawaban atas doa, mengapa harus hadir mengukir kisah? Rindu, tetapi jemu Aku, dalam ruang imaji ___ Puisi itu aku unggah di story Whats*pp tepat jam cinderella. Sejak tadi aku mengurung diri dalam kamar karena takut diintrogasi ibu lagi. [Siapa?] "Astagfirullah, aku lupa kalau sudah berteman sama Akbar!" panikku sambil mencari alasan.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 298 kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
Ternoda sebelum Malam Pertama

Ternoda sebelum Malam Pertama

“ketika burung beterbangan di angkasa Saling bertaut dan bergandengan sayap Ada ayah dan ibunya yang menuntun sayap si anak Dan ada pula kakak adik yang sedang mengejarnya. Sangat indah menurutku, ku panjatkan doa untuk segera bisa seperti mereka. Karena aku saat ini sedang memeluk erat ibuku dan merengkuh ayahku yang sedang berjuang. Semoga segera lulus dan ijazah kami terima secepatnya.” Dan pesan yang dikirim olehnya sudah dibaca dan dibalas olehnya. “halo si penjaga abiku.” Balasnya
1023.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 885 kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
Gairah di Balik Tirai Kehidupan

Gairah di Balik Tirai Kehidupan

Tempat di mana ia bisa duduk di atas rumput tanpa peduli make-up luntur atau sepatu kotor. Beberapa anak kecil masih bermain di sana. Beberapa ibu duduk di bangku taman, mengobrol sambil mengawasi anak-anak mereka. Ia duduk tak jauh dari situ, membuka buku catatannya, dan mulai menulis puisi. “Bukan jalan baru yang kucari, tapi kakiku sendiri. Bukan cahaya yang menyorotku, tapi sinar yang lahir dari dada yang berani.”
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

Izinkan aku mencintaimu dalam diam Karena dalam diam tidak ada kata penolakan Izinkan aku mencintaimu dalam kesepian Karena dalam kesepian tidak akan ada orang lain Izinkan aku memujamu dari kejauhan Karna dari kejauhan akan melindungiku dari rasa sakit Izinkan aku memilikimu dalam mimpi Karena dalam mimpi kamu tidak akan pernah meninggalkan aku Tahukah kalian? Puisi itu coretan dari sahabat dumayku yang tak pernah bersua langsung, Qeisyah. Namun, begitu mencubit kepekaanku. Entah itu hanya hasil karya tangan biasa atau sedang mencurahkan hati sebenarnya. Yang jelas, rangkaian kata itu mewakili rasaku yang telah bertahun bertahta. Wahai ...
9.758.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
Sang Pemburu Bayangan

Sang Pemburu Bayangan

Dia tanpa pikiran yang membuat kita berpikiran. Dia adalah kita dan kita adalah dia. Namun, dia tak pernah mengakuinya." Puisi sederhana itu, selalu bisa membuat Andi merasa pusing. Selain bahasanya yang penuh misteri, penulisnya juga membuat Andi sangat penasaran. Karena setahunya, ayahnya sangat jarang menulis puisi dan tidak pernah terlihat menulis puisi seperti itu. Karena ayahnya dulu, lebih sering menulis artikel dan novel. Bahasa yang digunakan ayahnya juga biasanya lugas, keras dan pedas. Berbeda dengan bahasa penuh misteri dalam puisi itu.
9.93.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
Love in Kyoto

Love in Kyoto

“Barangkali aku tiba-tiba menangis di tengah jalan saat menceritakannya. Aku mendapatkan puisi dari ayahku kemarin.” Puisi untuk bayi kecilku, Cantik, bagaimana dengan suaramu? Aku berharap kau bisa menangis kala ini, Sebab orang bilang, kau tak mungkin menangis… Cantik, menangislah, melihat dunia, Tapi tangisanmu membuat ibumu tersenyum, Tidak, bukan ibu senang melihatmu menderita, Saat jalinan tali pusat telah terputus,
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

Lagu ungut-ungut yang sering dinyanyikan ayah kucoba nyanyikan. "Parunikan baya pergadongan Di toru nai baya parsamaen Parkancitan baya pardangolan Si boru tulang pe markehean," Adikku langsung tertidur, baru satu bait lagu dia sudah tidur. Akan tetapi mamak datang dari dapur. "Siapa yang nyanyi tadi, Tet?" tanya mamak. "Ini, Mak," kataku seraya menunjuk dada.
9.8582.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23.3K kali sebagai puisi tentang adikku
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Bang Parlin & Nia,,,.becandanya bikin ngakak......... Jadi disangka ada affair antara istri majikan & supirnya......... 2 orang saudara laki laki Nia aji mumpung,...bukannya kerja,malah mau porotin uang Parlin... Nia mau melahirkan ,Parlin panik...ada mobil pribadi,malah naik becak ke rumah sakit.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Adikmu Bukan Adikku Mas

Adikmu Bukan Adikku Mas

Terimakasih juga untuk kalian semua yang sudah mengikuti kisah Adikmu Bukan Adikku, sampai di part akhir. Semoga Allah memberi kita semua rezeki yang berlimpah, serta kesehatan. Jika ada kata dalam kisah ini yang kurang berkenan, saya mohon maaf sebesar-besarnya. Jika berkenan, mampir juga ke cerita saya yang lainnya. Kuminta Mahar 5 Milyar Dari Calon Suamiku yang Sombong.
1033.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status