Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Antara Aku dan Adik Tiriku

Antara Aku dan Adik Tiriku

Dia menggelengkan kepalanya tak habis pikir. "Seingatku, aku memang tidak punya adik," gumam Syaqila. Dia masih ingat saat ia meminta adik pada ibunya, ibunya itu menolak dan malah meminta Syaqila untuk menganggap sepupu-sepupu kecilnya sebagai adik. Tapi, tentu saja itu akan berbeda. Adik-adik sepupunya itu tidak akan bisa bebas bermain dengannya. Mereka juga tidak bisa bebas menginap di sini karena mereka pasti akan lebih memilih ikut pulang jika orang tua mereka pergi. "Adik yang mana sih? Bukannya aku anak tunggal?" ucap Syaqila tetap menyanggah ucapan ibunya.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
Aira's

Aira's

Bait Untukmu Setetes air mata telah memadamkan semangatku, Seucap kata dari kau telah membelah hatiku, Kau bilang aku bodoh, Kau bilang aku tak gigih, Pembacaan puisi yang ditayangkan perdana di tv nyaris membuat ayah menangis seorang diri ketika mendengar dan melihat bagaimana pilunya Aira membaca puisi. "Maafkan Ayah Nak!" batin ayah sendu dan meremas kuat selimut yang ia pakai.
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 490 kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
Dimadu Adik Sepupu Suamiku

Dimadu Adik Sepupu Suamiku

Bagi Cempaka, seiring bertambah usia Saras, anak itu akan mempelajari sendiri perihal kanker darah yang pernah dialami oleh adik laki-lakinya. "Ya, sudah, kamu lanjutkan prakaryanya, ya. Mama mau mandi dulu. Nanti makan malam bersama lalu Mama akan menemani kamu malam ini." Mulut Saras terbuka lebar, ia bahagia sampai melonjak kegirangan. Cempaka benar-benar sadar bila ia sibuk dengan aktivitas dan masalah rumah tangga sendiri, sampai Saras terpaksa legowo dengan keadaan.
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 257 kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
PARAMOUR

PARAMOUR

"Aku pergi! Aku harus mengisi jadwal poliklinikku." "Aku memang tidak memiliki adik seseksi Kiara!" Pekik Adam. "Aku hanya punya seorang kakak yang bahkan tidak pantas disebut kakak." tambahnya saat menatap kembali tablet miliknya yang tergeletak di meja. *******
645 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
Anak Anak Muda

Anak Anak Muda

Via mendongak lalu berbaring mendekati kakaknya “kaka berharap lahir jadi kaca sekalian sih, biar gausa ngaca tau diri”. Zain mengembuskan nafas gusarnya. Agak kesal sama ini anak, “kenapa gua jadi manusia ya dekk!!”. “okee, aku nih sebagai adikmu tercantik aslinya kasian gitu, nggak ada yang lu taksir dari sekian bejibun temen cewek lu”.
1010.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 289 kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
The Tears I Shed

The Tears I Shed

Tetapi Gadis tahu, Putra sebenarnya sedang marah sekali. "Dan Anda sendiri? Anda tidak dibesarkan dengan susu yang ditetesi dengan cairan sianida bukan? Karena ucapan Anda itu nyelekit sekali. Ingat ya, wahai Bapak tentara songong. Sekalipun Anda itu mengaku sebagai kakaknya adik saya, tetapi tetap saja peni* Anda bisa hidup saat melihatnya telanjang bukan? Jadi jangan berani-berani merasa kalau Anda itu lebih baik dari saya. Sana jauh-jauh dari adik saya!"
1033.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

ia menghilang saat mentari turun dari peraduanya tak sanggup ku kepakkkan kembali sayap ini ia telah patah… tertusuk duri duri yang tajam… hanya bisa meratap… meringis… mencoba mengapai sebuah pengangan…" Kak Citra membacakan puisi dengan penuh penghayatan. Musik masih mengalun pelan di sampingnya. Kak Citra seakan-akan bisa memboyong piala juara jika dia ikut kompetisi. Namun tidak dilakukannya. Dia tahu, dia memang sebagus itu. Kahlil Gibran adalah idolanya.
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 350 kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
Titipan Cinta Bentara

Titipan Cinta Bentara

Jalan Penuh Puisi Aku serupa melihat silet lelaki yang kukenali sejak lama Ketika itu aku berjalan di tenah rerimbunan pohon berdaun larik-larik puisi Dengan tangkai yang meranggas serupa sajak-saja pekat Langkahku maju meski ragu-ragu Menginjak serakan bait-bait coretan pujangga Siluet itu kini berubah menjadi seorang lelaki seutuhnya Wajahnya serupa rumah yang tak pernah kujumpa Wangi yang menguar dari tubuhnya terlalu sering kuhirup namun tak pernah tercium oleh hidungku Dadanya serupa tempatku berkeluh kesah namun tak pernah Namun tak pernah kusentuh Lelaki itu berjalan ke arahku, di jalan yang penuh dengan puisi.
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
Susahnya Jadi Mas Joko

Susahnya Jadi Mas Joko

Tak ada sanak tiada kadang, tak punya keluarga tak miliki saudara, tiada kerabat juga tanpa sepersukuan. Jika mengenang diriku yang telah diusir oleh ibuku sendiri, bahkan aku merasa benar-benar hidup sebatang kara di dunia ini. Rindu pun aku pada wanita yang telah melahirkan aku itu, namun tak pantas rasanya aku bersimpuh di hadapannya untuk memohon ampunan, alih-alih kasih sayang. Kemudian, Ayu Dyah, adik kandungku itu, oh, sudah kelas berapakah dia sekarang? Seperti apakah wajahnya kini? Betapa sekarang aku merasa rindu pada ibuku dan juga adikku!
9.614.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai puisi tentang adikku
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Ayusqie
Dirgahayu RI ke 77. Semoga makin maju dan makmur NKRI-ku. Terima kasih utk kk2 reader yg telah mengikuti kisah romance Mas Joko ini. Jika suka, jangan lupa vote ya kak, spy saya makin semangat nulisnya. Terima kasih, matur nuwun, syukron katsiron, thank you, xie-xie.. ...
Rubiman Bin Tukimin Rubi
TIGA NOVEL ANDA SUDAH SAYA BACA KETGANYA MENGANDUNG PESAN MORAL YG SANGAT TINGGI, YAITU SEMUA TOKOHNYA MAMPU MENGENDALIKAN SYAHWATNYA TERHADAP GODAAN WANITA Walaupun sangat berat tentunya Ditunggu karya terbarunya.. SEMANGAT............
Baca Semua Ulasan
Setengah Kilo Nasi Aking Untuk Anakku

Setengah Kilo Nasi Aking Untuk Anakku

39. Setengah Kilo Nasi Aking Untuk Anakku. Aku Akan Membawa Kedua Orang Tuaku Kepadamu. Penulis : Lusia Sudarti Part 39 Aku termenung di dalam kamarku, meratapi semua yang telah terjadi kepadaku, entah sampai kapan aku akan hidup seperti ini ... Hatiku sakit, malu sedih dan kecewa ...
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status