Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Di kejauhan, diselimuti kabut, puncak-puncak gunung putih yang besar muncul dan menghilang. Alamat baru:.xin Dia tahu bahwa ada tiga musuh kuat di pegunungan tinggi itu, yang di mata mereka adalah penjaga gerbang.
109.7K viewsOngoingAdded to Library 321 Times as puisi tentang gunung
Read
+Library
Gelang Langit

Gelang Langit

Tirta mendekat ke Ayu, berbisik, “Kau yakin kita tidak tersesat?” Ayu menatap lurus ke depan. “Aku hanya mengikuti gema di dalam diriku. Lagu yang selama ini kita pelajari belum selesai. Gunung ini sedang mengajarkan bait terakhirnya.” Rakasura mendengar itu dan mengangguk. “Jangan lawan. Dengarkan saja. Gunung ini berbicara dalam harmoni yang tidak kita kenal.”
1.7K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as puisi tentang gunung
Read
+Library
Terjebak Di Pegunungan Salju Bersama Om Asing

Terjebak Di Pegunungan Salju Bersama Om Asing

Dia benar-benar keluar hanya untuk mengambil salju untuk menyeka badanku? Lalu, kok bisa ada rumah seperti ini di tengah gunung yang terpencil? Berbagai macam pertanyaan langsung menumpuk di kepalaku, membuatku pening dan terus berbolak-balik dengan gelisah. Suara dengkuran om menggema di telingaku, membuat pikiranku semakin kacau balau. Dengan sangat hati-hati, aku bangkit dan duduk, menyingkirkan lengan om yang melingkari tubuhku, lalu menatap ke arah luar ruangan yang gelap gulita.
7.2K viewsCompletedAdded to Library 157 Times as puisi tentang gunung
Read
+Library
Pendekar Gunung Tiga Maut

Pendekar Gunung Tiga Maut

dia mengaduh untuk yang kedua kalinya. “Pantas saja tidak banyak manusia yang berhasil sampai di puncak Gunung Tiga Maut. Tapi aku tidak akan menyerah begitu saja.” Pemuda itu kembali bangkit, meraih akar-akar pohon yang melilit batu, menaiki tebing terjal. “Apakah tidak ada jalan yang lebih buruk dari ini?” kata pemuda itu kepada dirinya sendiri.
1025.7K viewsCompletedAdded to Library 514 Times as puisi tentang gunung
Show Reviews (20)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Kam Pret
Danu, lanjutkan perjalananmu sampai kau benar-benar menemukan Diana. Semoga kisahmu menjadi teladan untuk pemimpin-pemimpin yang tengah bejat. Amin. Permata, nanti jika kamu mendapatkan sebuah pilihan, yaitu meninggalkan Danu atau Diana, aku yakin kamu tidak akan memmilih keduanya. Kamu hebat.
Read All Reviews
Ujung Senja

Ujung Senja

“Kemana perginya hati. Kemana hilangnya rasa. Engkau kan menghilang diri, Sayang, untuk insan yang kau puja. Kutakkan berkecil hati. Kutakkan rasa kecewa. Walaupun perih pilu di hati. Kau kuiring senyum mesra. Ingatlah, kau, duhai Jelita, hati ini untukmu saja. Dhai kasih, sanjungan kalbu, engkau pergi tanpa relaku. Hatiku kau curi kini, kau bawa pergi bersama. Kering kini taman sanubari, tiada lagi senyum indah.”
108.3K viewsCompletedAdded to Library 199 Times as puisi tentang gunung
Read
+Library
Gairah di Ketinggian Sepuluh Ribu Meter

Gairah di Ketinggian Sepuluh Ribu Meter

Perasaan bersalah karena tepergok suami membuatku tidak mampu merangkai kalimat dengan benar. Aku menggigit bibir bawah dan tidak berani menatap mata Doni. Saat itulah, suara Jarvis terdengar dari sampingku. "Nona Jivana belajar dengan sangat serius. Aku bisa melihat bahwa dia benar-benar menyukai terjun payung." "Terutama penampilannya saat di udara, sangat mengejutkan." Napasku tertahan. Seketika aku teringat pada momen intim di ketinggian tadi.
2.1K viewsCompletedAdded to Library 66 Times as puisi tentang gunung
Read
+Library
Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Senyum yang membuat Ong Bwee kecil berpikir: Mungkin ibu punya teman. Dan ia, Ong Bwee kecil, sering diajak bicara. "Paman, Paman dari mana?" "Tùi soaⁿ--ni̍h lâi." (Dari gunung, Nak.) "Gunung apa?" "Pak--sìⁿ ê soaⁿ, hia ū kaⁿ-á." (Gunung di sebelah Utara, tempat ceri tumbuh.) "Bawa oleh-oleh?"
329 viewsCompletedAdded to Library 11 Times as puisi tentang gunung
Read
+Library
Sang Penguasa

Sang Penguasa

"Tempat apa ini, guru?" Mulut Fang terperangah, wajahnya menunjukkan rasa antusias setelah melihat pemandangan yang begitu enak dipandang. Di sisi lain Li Jianchen tidak dapat berkata-kata, perhatiannya masih tertuju pada pemandangan yang indah itu. Sebuah gunung yang menjulang tinggi hingga puncaknya menancap di antara awan. Dikelilingi hutan luas yang hijau dan menyejukkan hati.
8.9681.0K viewsCompletedAdded to Library 23.2K Times as puisi tentang gunung
Show Reviews (152)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y thor KSATRIA PENGEMBARA. Seorang pendekar dari Jawa Dwipa yang mengembara keseluruh penjuru dunia untuk menempa kekuatan dalam pertarungan dengan para pendekar hebat dari semua penjuru negara. Pastinya kisah ini akan sangat menarik untuk diikuti. Jangan lupa mampir y. T'Kasih
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

kata Ki Dirja. "Lalu apa yang membuat Ki Dirja merasa sesuatu akan terjadi dan itu berasal dari gunung itu?" tanya Gandi. "Lihatlah dengan seksama Nak Gandi, Gunung itu mengepulkan asap tipis...Ini untuk kali pertama aku melihat asap dari arah puncak gunung tersebut." kata Ki Dirja sambil menunjuk kearah gunung tersebut. Gandi pun terbangun dari tempat duduknya dan langsung berlari ke halaman untuk memastikan apa yang Ki Dirja katakan.
8.962.1K viewsOngoingAdded to Library 2.4K Times as puisi tentang gunung
Read
+Library
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

"Kau saja sampai berkata seperti itu, aku percaya apa yang kau katakan." Mereka duduk di sebuah batu yang menghadap ke jurang. Dan di depan sana, dengan jarak yang cukup jauh, terlihat gunung yang diselimuti kabut putih. Melihat Jaka memandangi gunung di seberang Kinasih berkata.
1011.2K viewsOngoingAdded to Library 268 Times as puisi tentang gunung
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status