Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta Sulit Ditemukan, Air Mata Menjadi Lautan

Cinta Sulit Ditemukan, Air Mata Menjadi Lautan

] Aku memperbesar foto tersebut, menatap lekat-lekat senyuman Vivi yang tampak begitu lembut dan penuh kebahagiaan. Aku bahkan sudah tidak ingat lagi kapan terakhir kali dia memberikan senyuman seperti itu di hadapanku dan putra kami. Dengan tangan gemetar, aku menekan tombol kembali. Begitu halaman beranda kuperbarui, unggahan tersebut rupanya sudah dihapus. Detik berikutnya, ada telepon masuk dari Vivi. "Reno, kamu jangan marah ya. Itu cuma tulisan asal-asalan dari media nggak bertanggung jawab."
2.9K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as puisi tentang lautan
Read
+Library
Sentuhan Panas Papa Mertua

Sentuhan Panas Papa Mertua

Bagian tepi pembatas memang bukan bagian kolam yang dalam hingga mereka bisa berdiri di sana. "Memandangi laut memang paling menenangkan," ucap Alana. "Apa yang membuat kamu menyukai laut, Sayang?" Alana tersenyum. Pandangannya masih lurus ke arah lautan luas yang seolah tidak memiliki ujung. Air laut Maldives membentang dengan gradasi biru toska yang begitu jernih hingga bayangan langit tampak menyatu di permukaannya. Cahaya matahari pagi memantul lembut di atas air, menciptakan kilauan kecil seperti serpihan kristal yang menari mengikuti ombak.
10383.9K viewsCompletedAdded to Library 13.8K Times as puisi tentang lautan
Show Reviews (25)
Read
+Library
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. Seru nih. Judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Nama Pena Anar
Izin promo kak🫰🏻 Novel Panas tentang Petarung Jalanan yang menaklukan Nyonya Besar! Judul ... Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar btw bagus ceritanya toor...🫶🏻🫶🏻 keren!!🫰🏻
Read All Reviews
Side the Away

Side the Away

Orang-orang bernyanyi mengelilingi api unggun diselingi tawa riang seolah kehidupan berat tidak pernah ada. Laura menendang pasir sepanjang perjalanan menyusuri tepi pantai. Cahaya bulan menerangi lautan berwarna hitam pekat. Gulungan ombak serta aroma laut yang khas memberi ketenangan tersendiri. Laura menghentikan langkahnya kemudian merentangkan tangannya lebar-lebar ke arah laut. Dia memejamkan mata meresapi suasana pantai yang dipenuhi keindahan alam. "Lala, apa kau tidak bisa memilih?" tanya Mario.
104.1K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as puisi tentang lautan
Read
+Library
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

"Kau sungguh luar biasa, Lianhua. Entah kau wanita yang paling berani di seluruh istana ini, atau yang paling berbahaya." Ia menyandarkan punggungnya ke bantal sutra, pandangannya melayang ke jendela tempat bulan purnama mulai muncul perlahan di antara awan tipis. "Laut Selatan," gumamnya pelan, seolah kata itu membawa angin sejuk dari ribuan li jauhnya. "Aku pernah mendengar kisah itu dari para nakhoda kapal yang berlabuh di pelabuhan ibu kota. Udara yang berbau garam dan rumput laut, hamparan biru yang tak bertepi sejauh mata memandang, desa-desa yang rumahnya dibangun di atas tiang kayu di atas permukaan air pasang... Semuanya terdengar begitu asing, begitu jauh dari debu batu bata dan lo
10964 viewsCompletedAdded to Library 27 Times as puisi tentang lautan
Read
+Library
Lahirnya Kultivator Dewa Samudra

Lahirnya Kultivator Dewa Samudra

Tanya Kael setelah kembali dengan napas memburu. "Kekaguman." Jawab Pollux menoleh pada lautan luas. "Aku juga merasakannya saat pertama kali belajar kultivasi laut. Perasaanku terus berdebar kencang tapi suasana hatiku semakin membaik. Saat selesai berkultivasi, aku menyadarinya. Bahwa itu adalah perasaan kagum terhadap indahnya lautan. Meskipun banyak bencana datang dari laut, tapi tidak dapat dipungkiri bahwa pemandangan lautan yang indah di bawah sinar matahari dengan suara deburan ombak adalah ... kebebasan." Ujar Pollux membuat Kael tersentak dengan hati bergetar.
101.9K viewsCompletedAdded to Library 47 Times as puisi tentang lautan
Read
+Library
Istri yang Kau Sengsarakan

Istri yang Kau Sengsarakan

Tidak seperti ini—dalam keadaan lusuh, hamil besar, dan dipenuhi luka. Ia menyeret langkah, menahan napas agar tak pecah jadi isak. Ia bahkan tak tahu ke mana harus pergi, hingga akhirnya tubuhnya membawanya kembali ke tempat satu-satunya yang bisa ia sebut rumah: kontrakan kecilnya.
1.7K viewsCompletedAdded to Library 69 Times as puisi tentang lautan
Read
+Library
TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

Xuan Li berdiri di atas lautan tanpa batas, tubuhnya dikelilingi pusaran arus yang mengikuti setiap hembusan napasnya. Mata birunya yang semula tenang kini berkilauan dengan pantulan ombak yang beriak di sekelilingnya. Laut ini bukan sekadar air, melainkan manifestasi dari kehendaknya sendiri. Namun, meski telah menyatu dengan arus, ujian belum berakhir.
9.860.0K viewsOngoingAdded to Library 1.4K Times as puisi tentang lautan
Read
+Library
Istri yang Kau Hinakan

Istri yang Kau Hinakan

Sadam kembali meneguk minuman yang hanya tinggal sedikit lagi dalam gelasnya. Mengusap sudut bibir dengan kasar saat air yang dia minum menetes sedikit di bibirnya. Sementara Arya hanya terdiam tak mengerti kemana arah pembicaraan Sadam. Yang ia tau, Nadine adalah wanita baik yang sangat lembut dan merupakan istri idaman bagi pria manapun. Selain itu dia juga cantik, banyak nilai plus yang dimiliki Nadine. Tapi kenapa Sadam berkata demikian? Apa mungkin karena pengaruh alk*hol dia jadi seperti itu? Bicara ngelantur tak jelas.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as puisi tentang lautan
Read
+Library
THE ISLAND : I'M IN LOVE

THE ISLAND : I'M IN LOVE

sahut Lia mencoba untuk tetap tenang. “Guys! Jujur aku tidak mau lagi merasakan amukan badai laut berhari-hari. Terombang-ambing di atas lautan luas. Lebih baik aku tinggal selamanya di dalam pulau!” Isak tangis Sera mulai menggema seiring dengan deburan ombak yang semakin menggoyang-goyangkan kapal mereka. “Sera, kamu jangan menangis begitu! Bersama-sama kita pasti akan bisa melewati semua ini!” ucap Lia mencoba menenangkan sahabatnya.
102.7K viewsCompletedAdded to Library 102 Times as puisi tentang lautan
Read
+Library
Kutunggu Jandamu

Kutunggu Jandamu

Aku menirukan kalimatnya. "Owh. Iya, supaya setiap pengunjung bisa melempar pandangan ke laut lepas di depan sana tanpa penghalang apapun. Terkadang dengan melihat samudera luas pikiran menjadi lebih rileks, meneduhkan. Meski kadang-kadang gemuruh ombak terdengar ganas?" "Maksudnya bagaimana? Meneduhkan tapi kadang-kadang terdengar ganas?" Begini beristrikan penulis. Bahasanya sering membuat bingung.
1010.7K viewsOngoingAdded to Library 300 Times as puisi tentang lautan
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status