Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
THE ISLAND : I'M IN LOVE

THE ISLAND : I'M IN LOVE

sahut Lia mencoba untuk tetap tenang. “Guys! Jujur aku tidak mau lagi merasakan amukan badai laut berhari-hari. Terombang-ambing di atas lautan luas. Lebih baik aku tinggal selamanya di dalam pulau!” Isak tangis Sera mulai menggema seiring dengan deburan ombak yang semakin menggoyang-goyangkan kapal mereka. “Sera, kamu jangan menangis begitu! Bersama-sama kita pasti akan bisa melewati semua ini!” ucap Lia mencoba menenangkan sahabatnya.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai puisi tentang lautan
Baca
+Pustaka
Pendekar Sembilan Matahari

Pendekar Sembilan Matahari

“Tujuh Bentuk Dewa Laut! Bentuk Penekan Laut, Bentuk Penenang Laut, Bentuk Laut Tenang, Bentuk Penenang Laut, Bentuk Pengganggu Laut, Bentuk Perpecahan Laut, Bentuk Tanpa Laut!” Saat dia melakukan tujuh gerakan berturut-turut, tujuh lautan tiba-tiba muncul di sekitar Yan Hong. Dia benar-benar tersembunyi di dalam tujuh samudera, dan untuk menyerangnya, seseorang harus menerobos tujuh samudera terlebih dahulu. Namun, serangan Chen Long tidak bisa dihentikan. Kekuatan yang mengerikan meletus dan mendatangkan malapetaka. Lautan terpecah belah, menghasilkan serangkaian ledakan keras.
9.1144.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai puisi tentang lautan
Tampilkan Ulasan (19)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Arjun Aaa
sebuah karya yg sangat layak di apresiasi karna tidak membuat pemersatu mengambang dgn rsa penasaran tingkat tinggi menunggu episode disisi lain kwalitas cerita jga sangat menarik simPATI tuk tdk ketinggalan satu biar satu babx, lanjut terus lur.
Baca Semua Ulasan
Kutunggu Jandamu

Kutunggu Jandamu

Aku menirukan kalimatnya. "Owh. Iya, supaya setiap pengunjung bisa melempar pandangan ke laut lepas di depan sana tanpa penghalang apapun. Terkadang dengan melihat samudera luas pikiran menjadi lebih rileks, meneduhkan. Meski kadang-kadang gemuruh ombak terdengar ganas?" "Maksudnya bagaimana? Meneduhkan tapi kadang-kadang terdengar ganas?" Begini beristrikan penulis. Bahasanya sering membuat bingung.
1010.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai puisi tentang lautan
Baca
+Pustaka
PAPA MUDA

PAPA MUDA

Cinta Tak pernah meminta berlabuh di mana Sekotor apa pun wadahnya, tetap kan menyapa Derap langkah akan selalu mencari cara Untuk akhir yang tersembunyi bersama rahasia Cinta Kuatkan hati agar selalu setia Luaskan sabar menahan lara Hingga doa mampu berikan asa Aku dan kamu bisa bersama Gerimis di bumiku, 4 Oktober' Puisi terunggah tanpa menunggu lama. Ada kepuasan tersendiri bisa menyampaikan rasa lewat aksara. Bahkan ada keinginan untuk mencoba hoki dalam dunia literasi dan mengejar mimpi lewat satu cerita. Namun, nyalinya belum sekuat itu. Ia takut malah tidak bisa lagi berenang ke tepian lalu tenggelam karena melakukan tindakan berbahaya. Sementara raga belum mempersiapkan diri sama sek
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 347 kali sebagai puisi tentang lautan
Baca
+Pustaka
(NOT) PERFECT BOYFRIEND

(NOT) PERFECT BOYFRIEND

jawab Dinda. “Kalau gue engga,” balas Ardzan, padahal Dinda belum menanyakan akan hal itu. “Kenapa?” tanya Dinda, sambil melirik Ardzan. Ardzan diam, Langkah kakinya terhenti. “Lo lihat deh lautan.” Ardzan menunjuk lautan. Dinda mengikuti perintah Ardzan, ia langsung melihat lautan. “Dia Cuma ngelihatin kalau dia itu indah, tapi banyak banget yang celaka dan jadi korban akibat dia.”
9.83.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai puisi tentang lautan
Baca
+Pustaka
Toxic Boss

Toxic Boss

"Jangan khawatir bila kau tak bisa mengumpulkan seluruh karang indah di pantai. Sebab hanya dengan beberapa kerang saja, itu akan membuat mereka lebih cantik dan menarik." — unknown. ***** Chapter 44 Tiba-tiba, Delina membayangkan dirinya dan Abi berada di atas kapal yacht dan menikmati indahnya lautan. Terlihat para lumba-lumba berenang berlompatan di kanan dan kiri kapal yacht yang mereka naiki.
1034.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai puisi tentang lautan
Baca
+Pustaka
Raja Baru untuk Dunia Kegelapan

Raja Baru untuk Dunia Kegelapan

Yui mendekap erat Yuan dalam pelukannya. Dia merasa akan hanyut terbawa air setiap kali matanya melihat lautan. Kilauan air yang terlihat tenang justru membuat pikiran Yui melanglang buana, dia memikirkan binatang buas di laut dalam, gelombang besar yang akan menerjang tiba-tiba dan segala sesuatu yang bisa saja terjadi. Bulu kuduk Yui meremang, bergidik memikirkan segala kemungkinan yang bisa saja terjadi apalagi saat ini mereka tengah berada di lautan lepas.
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai puisi tentang lautan
Baca
+Pustaka
DI ATAS RANJANG MAFIA

DI ATAS RANJANG MAFIA

'Jika waktu tidak dapat mengembalikan kita maka, ingatlah aku dalam setiap deburan ombak di Laut Tirenia. Dengarkan riaknya yang lirih bagai jeritan ku yang tiada henti memanggilmu. Namun pada masanya semua hilang bagai mimpi, mimpi yang bahkan aku tak tahu kapan dimulai dan berakhirnya.'
1012.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 411 kali sebagai puisi tentang lautan
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Bukan air, melainkan sebuah substansi yang berkilauan seperti tinta perak yang disebut "The Sea of Unspoken Words" Lautan ini adalah tempat penampungan bagi semua perasaan yang terlalu besar untuk dibahasakan, semua cinta yang hanya berani berdiam di tatapan, dan semua permohonan maaf yang terlambat disampaikan. "Nara!" teriak salah satu Chroniclers, seorang pemuda bernama Kaelan, yang memegang gulungan kanvas cahaya. "Lautan ini meluap! Memorinya terlalu berat!"
754 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai puisi tentang lautan
Baca
+Pustaka
MR. CINDERELLA (INDONESIA)

MR. CINDERELLA (INDONESIA)

Kelopak matanya yang semula berat kini terangkat sempurna menatap hamparan pasir putih yang membatasi lautan biru dan daratan. Rungunya tak sanggup membendung suara deburan ombak yang bergulung-gulung di lautan demi mencapai bibir pantai. Terdengar indah mengalun merdu bagaikan lantunan orkestra unik yang membuat siapapun mengucap pujian pada Sang Maestro, Tuhan Sang Maha Pencipta.
1016.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 340 kali sebagai puisi tentang lautan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status