Segala Harapan dan Kerinduan Hanyalah Kehampaan
"Pergi! Morgan, enyahlah sekarang juga! Aku nggak mau melihatmu! Aku sungguh menyesal, dulu aku menutupi identitasku demi mendampingimu merintis dari nol. Seandainya sejak awal aku tahu kau pria yang begitu hina, nggak tahu malu, dan menjijikkan, aku nggak bakal melirikmu sekali pun! Kalau aku dikasih satu kesempatan lagi, Morgan, aku bahkan nggak mau mengenalmu!"
"Maaf, Adeline, aku salah! Aku bukan manusia! Aku yang membunuh anak kita, aku memang bukan manusia!"
Morgan mengangkat tangannya dan menampar dirinya sendiri seperti orang kesetanan.
Tamparan demi tamparan mendarat di wajahnya hingga pipinya memerah dan membengkak.
Namun, bahkan setelah melihatnya seperti itu, hati Adeline tidak m