Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

“Ini seperti hadiah dari waktu.” The Redacted One berjalan di antara pepohonan. Tangannya menyentuh batang pohon puisi. Dari sana muncul bayangan seseorang di dunia nyata yang membaca puisinya sendiri dan untuk pertama kalinya tidak merasa malu. Ia tersenyum kecil. “Kadang yang paling menyembuhkan,” katanya, “bukan pujian orang lain.” Ia menatap buah-buah di atas kepala.
714 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai puisi tentang self harm
Baca
+Pustaka
Hati Yang Terluka

Hati Yang Terluka

Akan tetapi, hal ini diabaikan Laila, karena mobil Rayyan sudah berlalu jauh. Laila mungkin menangis, tetapi tidak meneteskan air mata. Secara fisik ia hidup, secara mental telah lama mati. Begitu banyak kata yang terucap, dan begitu banyak beban yang harus ditanggung seorang diri. Bahu lemahnya tak lagi mampu menopang bahkan sepertinya sudah tidak ada harapan, karena Laila telah dihancurkan oleh penghianatan. Beruntung tidak ada benda tajam disekitarnya, jika tidak mungkin sudah lama ia goreskan pada lengannya. ^^^
550 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai puisi tentang self harm
Baca
+Pustaka
Segala Harapan dan Kerinduan Hanyalah Kehampaan

Segala Harapan dan Kerinduan Hanyalah Kehampaan

"Pergi! Morgan, enyahlah sekarang juga! Aku nggak mau melihatmu! Aku sungguh menyesal, dulu aku menutupi identitasku demi mendampingimu merintis dari nol. Seandainya sejak awal aku tahu kau pria yang begitu hina, nggak tahu malu, dan menjijikkan, aku nggak bakal melirikmu sekali pun! Kalau aku dikasih satu kesempatan lagi, Morgan, aku bahkan nggak mau mengenalmu!" "Maaf, Adeline, aku salah! Aku bukan manusia! Aku yang membunuh anak kita, aku memang bukan manusia!" Morgan mengangkat tangannya dan menampar dirinya sendiri seperti orang kesetanan. Tamparan demi tamparan mendarat di wajahnya hingga pipinya memerah dan membengkak. Namun, bahkan setelah melihatnya seperti itu, hati Adeline tidak m
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai puisi tentang self harm
Baca
+Pustaka
Hati Yang Tersakiti

Hati Yang Tersakiti

Cintanya, perhatiannya, dan kepeduliannya kepadaku, semuanya memiliki tujuan, yaitu untuk Sanny. Hatiku sangat sakit. Ketika hendak mencapai pintu kamar, aku mendengar suara dari kamar. "Aku tidak sakit, aku pura-pura kena leukemia." Suara bangga Sanny terdengar di telinga aku, "Aku hanya ingin Linda kehilangan harapan hidup, aku hanya mau dia sadar bahwa Ayah dan Abang paling menyayangiku."
22.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 705 kali sebagai puisi tentang self harm
Baca
+Pustaka
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Dengan keyakinan yang mencengangkan. “You will hurt yourself. And her. -Kamu akan melukai dirimu sendiri. Dan dia.” Lanjutnya. Tetap dengan emosi yang terkendali, bahkan terkesan masa bodoh, membuat Ben gemas sendiri. “Why lie to everybody, what we have is real. -Mengapa membohongi semua orang, apa yang kita miliki nyata.” Katanya lagi. “Lebih baik aku menyakiti diriku sendiri daripada menyakiti semua orang. Keluargaku... Tiara...”
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai puisi tentang self harm
Baca
+Pustaka
Hatinya Memohon, Tangannya Merusak

Hatinya Memohon, Tangannya Merusak

Aku meminum obat tanpa henti, menjalani lima kali program bayi tabung, dan menangis melewati malam-malam yang panjang. Luca mengetahui semua itu lebih baik daripada siapa pun. Namun tetap saja, dia mengarahkan pisau paling tajam tepat ke luka yang paling menyakitkan. Mataku terasa panas. "Luca, kamu benar-benar bajingan."
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai puisi tentang self harm
Baca
+Pustaka
KESUCIAN GADIS DESA HANCUR DI KOTA

KESUCIAN GADIS DESA HANCUR DI KOTA

“Karena… dengan menulis, aku bisa bicara pada dunia tanpa harus bersuara. Kadang… kata-kata di kertas lebih jujur daripada kata-kata dari mulut.” Aditya mengangguk, menatapnya dalam. “Aku ingin baca puisimu suatu hari nanti.” Hati Alya bergetar. Ia ingin menunjukkan, tapi di sisi lain, banyak puisinya adalah jeritan batin tentang luka yang tak bisa ia ceritakan. Ia takut Aditya akan tahu, lalu menjauh. “Aku tidak pantas untuknya. Aku sudah hancur. Kalau dia tahu, dia pasti akan pergi.”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai puisi tentang self harm
Baca
+Pustaka
KAU HANCURKAN HATIKU, KUHANCURKAN ISTANAMU

KAU HANCURKAN HATIKU, KUHANCURKAN ISTANAMU

Hehe Tetaplah berbuat baik dan buang rasa dendam di hati, karena itu akan menghancurkan dirimu sendiri. Dan ingat satu hal, rumput tetangga hijau, bukan berarti sehat ya, bisa jadi karena di cat😉😉 Tengkiyu.
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai puisi tentang self harm
Baca
+Pustaka
Hurt Love (Bahasa Indonesia)

Hurt Love (Bahasa Indonesia)

“Kata polisi dia berniat bunuh diri, Dara. Dia menabrakkan mobilnya ke pembatas jalan hingga masuk ke dalam jurang, dia ingin bunuh diri, Dara.” Air mataku jatuh dengan sendirinya, aku menagis tanpa mengeluaran suara, aku terpukul. Mas, kenapa kamu tega melakukan ini terhadapku? Kenapa kamu ingin meninggalkanku dalam keadaan seperti ini? Jika kamu mati, apa kamu pikir aku bisa hidup tanpamu? Aku juga akan mati, Mas. Kamu jahat, kamu sangat jahat! Kenapa memilih jalan ini untukmu sendiri?
1011.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 458 kali sebagai puisi tentang self harm
Baca
+Pustaka
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Meni Bari
Sepertinya dia tahu jika aku membutuhkan waktu sendiri. Dengan langkah lelah berjalan menuju kamar. Sesampai di sana aku langsung berbaring, berharap hari ini cepat berlalu. Tanganku memijit pelan kening yang mulai terasa sakit. Pelan tapi pasti menyentuh bekas luka di kening sebelah kiri. Luka tersebut memutar ulang memori di mana aku mendapatkan bekas luka sepanjang 3 cm tersebut. “Pak, Risa takut,” teriakku.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai puisi tentang self harm
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status