Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
CINCIN TAK BERTUAN

CINCIN TAK BERTUAN

HUJAN DAN DIA Melalui rintik hujan Ada sesuatu dalam pikiran Mengenang kisah tak terlupakan Telah terukir dalam ingatan Kita yang dahulu selalu ada Kini sirna bahkan tiada Terlalu mengikuti rasa Jenuh pun melanda Duhai ... Kekasih hati Mampukah diri ini pergi? Meninggalkan segala situasi Mungkinkah kisah kan kembali? Hujan mengungkit semuanya Kasih dan benci menjadi satu Ciptakan perih dan nelangsa Terlahirlah ragu Empat bait puisi itu mampu melunakkan hati. Kadang meratap tiada guna. Ahh, padahal hubungan dengan Arul baik-baik saja. Kenapa puisi itu seolah karena terluka?
108.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 212 Beses bilang puisi tentang self harm
Read
+Library
Hasrat Suamiku Dengan Gundiknya

Hasrat Suamiku Dengan Gundiknya

Takut hal yang tak diinginkan kembali terjadi. Orang yang pernah mau bunuh diri itu pikirannya sangatlah kacau, hingga bisa saja ada keinginan untuk kembali mengulangi hal yang sama. Bahkan tak jarang ada yang dengan sengaja mencelakai diri sendiri, seperti menyayat-nyayat bagaian tangannya. Itu sebagai bentuk meluapkan emosi serta depresi. Ada juga yang lebih parah dari hal itu. Ngeri sendiri aku membayangkan. "Kau mau membawaku ke mana?" tanya Jessica saat aku masih fokus mengendarai roda empat ini.
9.551.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.0K Beses bilang puisi tentang self harm
Read
+Library
DANGEROUS CEO

DANGEROUS CEO

"Bisa-bisanya aku bermasturbasi hanya dengan membayangkan gadis itu! Oh shit!" Ia memukul tembok kamar mandi, rasa kesal karena dia memuaskan dirinya sendiri tanpa adanya perempuan yang membantunya sangat kesal. Bagaimana bisa dirinya bermasturbasi hanya karena membayangkan tubuh mungil gadisnya itu. "Sial! Aku tidak pernah bermain solo untuk memuaskan diriku."
1013.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 461 Beses bilang puisi tentang self harm
Read
+Library
Satelliciocis Satellite

Satelliciocis Satellite

Hingga telunjuk sampai di ujung kertas kekuningan itu, ada sebuah tulisan dari pena yang jelas bukanlah catatan dari si pengarang puisi berjudul Purgatorium. Di sana, tampaklah tulisan kurus yang agak miring persis seperti tulisan seorang wanita yang kini terbaring di atas ubin sedingin tubuhnya. Catatan itu berkata, "Beberapa luka tak bisa disembuhkan. Beberapa bekas luka tak bisa hilang. Setiap melihat ke arahnya, itu justru membawa sengsara. Mengingatkan pada masa kebodohan tiada tara. Mungkin aku bisa menyembunyikan duka di balik kalvari, tapi yang kupilih adalah purgatori."
103.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 75 Beses bilang puisi tentang self harm
Read
+Library
Wanita yang Kau Sakiti

Wanita yang Kau Sakiti

Aku berhasil membungkam mulut orang-orang yang telah menghina. Aku wanita sempurna, tidak mandul, aku subur. Namun, ada rasa nyeri di sudut hati ini. Mengapa kehadirannya di saat rumah tangga kami di ujung tanduk? Sejenak aku merasakan sedih. Namun, secepat kilat aku berusaha menyakinkan diri bahwa semua ini adalah yang terbaik untuk hidupku. Pasti ada hikmah di balik semua ini.
29.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang puisi tentang self harm
Read
+Library
Antara Dendam dan Penyesalan

Antara Dendam dan Penyesalan

"Tapi, jelas-jelas dia tidak terluka, kenapa dia harus melukai dirinya sendiri? Apakah dia gila?" "Bagaimana kalau dia melakukannya untuk menunjukkan kelemahan di depan Seli?" Alex langsung mengumpat, "Sialan, kukira hanya ada wanita licik, sekarang pria licik bahkan jauh lebih licik, malah menusuk dirinya sendiri dengan pisau." Tatapan Harvey menjadi suram, dia merendahkan suaranya. "Bocah ini memang luar biasa, jelas kejadian yang terjadi di kapal sebelumnya bukan suatu kecelakaan."
9.5977.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 24.4K Beses bilang puisi tentang self harm
Ipakita ang mga Review (394)
Read
+Library
Alina Tamrin
kalau pak Rudi ada hubungan keluarga dgn Selena apa mungkin orang yg selama ini ada di belakang layar yg ingin membunuh Selena adalah ibu Mira yg TDK ingin Pak Rudi mengetahui kalau Selena adalah keluarganya!. cepat dong perbaharui babnya penasaran nih lanjutatannya ... seru buanget ceritanya .........
Siti Ety rumiyati
Ceritanya sepertinya bagus awl baca jg kok bgs ini ceritanya tp pas lihat babnya banyak bangeeets jd mundur hehe pengin cerita yg tdk trll panjang pengin lht Selena n harvey bahagia kl panjang gini sepertinya banyak tarik ulur bahagia,jatuh lg d angkat lg bahagia jatuh lg dst nya. Btw,Smangat author
Basahin ang Lahat ng Review
Terpaksa Menikah Dengan Abang Ipar

Terpaksa Menikah Dengan Abang Ipar

Pov Jibran *** Sekarang aku bagaikan gumpalan debu. Seolah hanya dirinya yang mampu merangkai kembali ragaku. Aku menjadi begitu rapuh Tanpanya, hatiku tak lagi utuh. *** "Sadaqallahul 'Adzim ...."
8.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 262 Beses bilang puisi tentang self harm
Read
+Library
Dari Patah Hati Menjadi Tak Tersentuh

Dari Patah Hati Menjadi Tak Tersentuh

Aku bahkan memanipulasi diriku sendiri untuk percaya bahwa aku terlalu lebay. Bahwa kehadiran Lina dalam hidup kami tidak berbahaya. Bahwa aku hanya perlu berusaha lebih keras. Sampai akhirnya, aku berhenti sepenuhnya membela diri. Karena pada akhirnya, tidak ada yang mau mendengar. Masa lalu menghantuiku. Setiap kenangan di mana aku seharusnya pergi tapi tidak. Setiap momen di mana aku seharusnya memilih diriku sendiri, membanjiri dadaku dengan rasa malu dan penyesalan.
6.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 196 Beses bilang puisi tentang self harm
Read
+Library
Ketika Luka Lama Kembali Menyapa

Ketika Luka Lama Kembali Menyapa

Ia membuka halaman baru dan mulai menulis: “Jika hari ini terasa berat, mungkin bukan karena dunia sedang kejam. Mungkin karena kita terlalu lama memaksa diri jadi kuat. Aku ingin menjadi seseorang yang tidak apa-apa jika hancur, asal bukan pura-pura utuh.”
101.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 29 Beses bilang puisi tentang self harm
Read
+Library
Saat Aku Salah Membencimu

Saat Aku Salah Membencimu

Hazel menangis bukan hanya karena sakit, tapi karena ia tahu apa yang terjadi tadi bukan mimpi bukan halusinasi melainkan kenyataan yang kini melekat pada hidupnya. Tubuhnya seperti menggigil hebat, napasnya tercekat, dan air mata menetes deras. Perlahan, ia merapatkan lututnya ke dada, memeluknya sekuat tenaga, seolah ingin menahan tubuhnya sendiri agar tidak hancur lebih parah. “Kenapa… kenapa aku…?” gumamnya lirih, hampir tak terdengar sendiri di keheningan kamar. “Apa... yang kulakukan salah? Siapa yang tega melakukan ini padaku?”
554 viewsOngoingIdinagdag sa Library 19 Beses bilang puisi tentang self harm
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status