Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gadis Bau Jelantah itu Kini Bosmu

Gadis Bau Jelantah itu Kini Bosmu

Ia meletakkan batu bata seberat dua kilogram itu tepat menindih di atas sepatu sebagai beban pres agar lemnya mengunci maksimal semalaman. Rani berdiri tegak, menepuk-nepuk tangannya yang kini berbau zat kimia lem menyengat. Sepatunya memang tidak lagi seputih dulu. Bentuknya sedikit penyok akibat tekanan batu bata, dan ada jejak sisa lem kuning yang meluber kotor di pinggiran solnya. Jelek. Sangat jelek dan tidak estetis. Tapi sepatu itu tidak lagi menganga. Sepatu itu kembali utuh dan siap digunakan untuk berlari melibas lawan-lawannya. Sinta tidak bisa menahan ledakan emosinya lagi. Ia menarik putrinya secara paksa ke dalam pelukan yang sangat erat, menenggelamkan wajah Rani di dadanya.
331 viewsOngoingAdded to Library 8 Times as puisi tentang sepatu
Read
+Library
Menjadi Kekasih Alpha yang Tsundere

Menjadi Kekasih Alpha yang Tsundere

"Padahal ini adalah tempatku, aku yang memiliki tempat ini. Kau yang masuk sembarangan tanpa izin malah menuduhku yang tidak-tidak. Seharusnya aku yang menuduh dirimu." Klotak klotak klotak Suara sepatu pantofel memberikan suara ketukan yang menggema di wilayah berkabut namun indah tersebut. Padahal di sana hanya ada tanah yang berumput, tetap bagaimana bisa sebuah sepatu pantofel mengeluarkan bunyi ketukan bila sepatu itu dijalankan di atas tanah berumput? Tempat itu nampaknya tidak nyata, hanya ilusi.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as puisi tentang sepatu
Read
+Library
Terjerat Cinta dan Dendam sang CEO

Terjerat Cinta dan Dendam sang CEO

Patra yang masih berkutat dengan sepatunya pun kaget dan mendongak. Tadinya Patra sedang membersihkan lantai saat mendadak ia hampir saja tersandung oleh sepatunya sendiri. Sol sepatunya mendadak menganga begitu lebar sampai Patra terus merutukinya. "Flat shoes kesayanganku! Mungkin kau sudah terlalu tua tapi tolonglah mengapa harus menganga saat ini? Apa aku harus bertelanjang kaki turun ke bawah? Semua orang akan melihatnya kalau kau terbuka seperti ini!"
108.6K viewsCompletedAdded to Library 302 Times as puisi tentang sepatu
Read
+Library
Para Pencari Kunci

Para Pencari Kunci

Aku mengangkat kaki kiri—tak sempat mengibaskan tanah, lalu buru-buru menanjak pergi sebelum ada ancaman baru. Begitu sampai di puncak. Aku teramat kehilangan sepatu. Sepatu membuatku bebas berjalan di Arena. Dan kini, dengan cuaca yang buruk. Bertelanjang kaki bagaikan mencium pecahan beling. Aku mengatur napas dan melempar pandang ke bawah. Kini posisi kami tertukar. Dia mungkin angkuh dan sengaja mematung untuk melihat lumpur membungkam nyawaku perlahan-lahan.
3.7K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as puisi tentang sepatu
Read
+Library
Pelukan Hangat Tuan Presiden

Pelukan Hangat Tuan Presiden

Jemarinya bergerak lincah mengetikkan pesan singkat. [Tuan, sepatunya sudah saya terima. Terima kasih banyak. Saya benar-benar tidak menyangka Anda akan memberikan ini.] Hanya butuh waktu beberapa detik sampai layar ponsel Sera kembali menyala. Sebuah balasan masuk. [Apa kamu pernah mendengar pepatah? Sepatu yang bagus akan membawamu ke tempat yang bagus juga. Aku harap kamu memakainya malam ini.]
1030.7K viewsOngoingAdded to Library 798 Times as puisi tentang sepatu
Read
+Library
My Husband's Secret

My Husband's Secret

Mungkin cemburu. “Saya punya sepatu .....” Ucapan itu bagaikan kode. Sebab, ada satu orang yang menyodorkan sepatu yang sepertinya terbuat dari kulit. Sepatu yang kulihat lebih cocok untuk laki-laki. “Ini adalah sepatu peninggalan ayah saya. Dia adalah pendekar yang memiliki ilmu lari yang begitu cepat. Saya pikir, mungkin ini akan berguna untukmu.”
1022.5K viewsCompletedAdded to Library 584 Times as puisi tentang sepatu
Read
+Library
Suamiku Perwira Ojek

Suamiku Perwira Ojek

Begitu mudah semuanya dihancurkan. Naya menarik napas panjang. Lalu berdiri perlahan. Ia tidak boleh terlihat lemah. Tidak di rumah ini. Di luar kamar, suara kecil mulai terdengar. “Mbak Tariii! Sepatuku mana?!” Naya memejamkan mata sebentar. Risa. Beberapa detik kemudian suara Pak Ahmad ikut terdengar. “Nona, sepatu kanan dipakai di kaki kiri.”
101.2K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as puisi tentang sepatu
Read
+Library
RAHIM PENGGANTI TUAN MANU

RAHIM PENGGANTI TUAN MANU

Ketukan sepatunya yang terdengar cepat dan tergesa-gesa terdengar memenuhi setiap sudut ruangan yang nampak gelap tanpa penerangan sedikitpun. “Sial! Ada-ada saja!” Merasa heels yang ia kenakan hanya memperlambat jalannya, perempuan itu melepaskan sepatu hak setinggi 7 cm-nya itu saat ia menaiki tangga. “Sshh!” Saking tergesa-gesanya, Laura sampai dibuat beberapa kali harus meringis kesakitan karena ia sempat oleng–tak bisa menjaga keseimbangan tubuhnya sendiri, atau bahkan juga tersandung kakinya sendiri.
109.4K viewsOngoingAdded to Library 236 Times as puisi tentang sepatu
Read
+Library
Titipan Cinta Bentara

Titipan Cinta Bentara

Jalan Penuh Puisi Aku serupa melihat silet lelaki yang kukenali sejak lama Ketika itu aku berjalan di tenah rerimbunan pohon berdaun larik-larik puisi Dengan tangkai yang meranggas serupa sajak-saja pekat Langkahku maju meski ragu-ragu Menginjak serakan bait-bait coretan pujangga Siluet itu kini berubah menjadi seorang lelaki seutuhnya Wajahnya serupa rumah yang tak pernah kujumpa Wangi yang menguar dari tubuhnya terlalu sering kuhirup namun tak pernah tercium oleh hidungku Dadanya serupa tempatku berkeluh kesah namun tak pernah Namun tak pernah kusentuh Lelaki itu berjalan ke arahku, di jalan yang penuh dengan puisi.
3.5K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as puisi tentang sepatu
Read
+Library
Bukan yang Pertama

Bukan yang Pertama

Ini kok . "Kamu gak mau beli tas, atau sepatu. Di sana sepertinya--" "Ini cukup, pak. Demi Tuhan. Ini cukup." Ina mencoba memberi keyakinan. Seraya menelan salivanya membayangkan banyaknya barang dalam paper bag, yang Ina sendiri tidak yakin bisa memakai semuanya. "Tapi kamu belum punya sepatu." "Saya gak biasa pake sepatu. Biasanya pake sendal doang. Lagian--"
1023.0K viewsCompletedAdded to Library 459 Times as puisi tentang sepatu
Show Reviews (12)
Read
+Library
Amesya Nadira
cerita amih yg satu ini bner2 mebawangkan yaa....kisah miris Nia yg jadi yatim piatu dgn keadaan ekonomi yg mengsedihkan. di paksa jadi istri kesekian dri lintah darat yg tua banhka. moga aja dgn hadirnya bu sulis dan Sean bisa buat Nia bahagia yaa...Sean,pliss yaa jaga omongannya,bucin lho nantinya
Momi Kafa
cerita judul bukan yang pertama ,bener-bener sesuai dengan isi ceritanya, nyesek dimana Ina dengan keadaan yang serba kesulitan dalam status sosial ekonominya.dan sebagai yatim ina harus di jodohkan dengan sean,yg statusnya adalah duda.demi rasa bersalah nyonya sulis terhdp ina.semoga ina bisa tabah
Read All Reviews
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status