Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Surga Semalam

Surga Semalam

"Teruntuk kamu hidup dan matiku Aku tak tahu lagi harus dengan kata apa aku menuliskannya Atau dengan kalimat apa aku mengungkapkannya Karna untuk kepergian kalinya Kau buat aku kembali percaya akan kata cinta Dan benar bahwa cinta masih berkuasa diatas segalanya Ketika hati yang mudah rapuh ini Diuji oleh duniawi diuji oleh materi Untuk kesekian kali lagi lagi dan lagi Kutuliskan kenangan tentang Caraku menemukan dirimu Tentang apa yang membuatku mudah Berikan hatiku padamu Takkan habis sejuta lagu Untuk menceritakan cantikmu Kan teramat panjang puisi Tuk menyuratkan cinta ini Telah habis sudah cinta ini
1051.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.8K Beses bilang puisi toleransi
Read
+Library
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Nomor baru Ginos masih ada di daftar blokirnya, Susan tidak melihat pesan terakhir yang dia kirim. [Susan, aku mengorbankan hidupku untuk meminta maaf, bisakah kamu memaafkanku?]
17.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 409 Beses bilang puisi toleransi
Read
+Library
Pernikahan Suami di Rumah Mertua

Pernikahan Suami di Rumah Mertua

[“Tolong jangan terbebani dengan perkataan Mbah Pon!” Sebuah pesan terkirim ke ponselnya. Membaca pesan itu saja sudah sangat terintimidasi. Seolah-olah ia yang paling menyedihkan. Harus mendapatkan toleransi atau rasa kasihan hanya untuk menyenangkan hatinya. [“Jika kau merasa ingin berakhir hanya karena latar belakangku, maka akhirilah!”] Jemarinya mengetik pada layar ponsel, sebuah kalimat yang sedari tadi menyesak.
1032.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang puisi toleransi
Read
+Library
Nikah Pengganti: Suamiku Adalah Kuadriliuner

Nikah Pengganti: Suamiku Adalah Kuadriliuner

Sebelum Daniel sempat bercukur, janggut itu menggelitik telapak tangan Sinta. “Kenapa kamu menatapku seperti itu?” Suara Daniel terdengar menawan dan dia mengusap kepala Sinta. "Tidak apa-apa," kata Sinta lembut, "Aku baru tahu kalau suamiku tidak hanya bisa menyimpan dendam dan mengingat budi kebaikan, tapi juga bisa toleransi terhadap orang lain!" "Darwin memperlakukanmu seperti ini, kamu masih menganggap dia baik dan benar. Tidak semua orang memiliki toleransi seperti ini!"
1032.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.0K Beses bilang puisi toleransi
Read
+Library
Evanescent

Evanescent

Sedikit keterangan: Nama tokoh, tempat (setting) dan kejadian dalam cerita semua hanyalah fiksi dan karangan semata, jika ada kesamaan dengan cerita lain, itu murni hanya kebetulan, karena cerita ini murni dari pemikiranku. ... Dia yang paling kejam dan tanpa toleransi. Meninggalkan segalanya tanpa pernah menoleh kembali, ia bahkan tidak peduli jika masih ada yang tertinggal di belakang sana.
102.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 87 Beses bilang puisi toleransi
Read
+Library
CINCIN TAK BERTUAN

CINCIN TAK BERTUAN

HUJAN DAN DIA Melalui rintik hujan Ada sesuatu dalam pikiran Mengenang kisah tak terlupakan Telah terukir dalam ingatan Kita yang dahulu selalu ada Kini sirna bahkan tiada Terlalu mengikuti rasa Jenuh pun melanda Duhai ... Kekasih hati Mampukah diri ini pergi? Meninggalkan segala situasi Mungkinkah kisah kan kembali? Hujan mengungkit semuanya Kasih dan benci menjadi satu Ciptakan perih dan nelangsa Terlahirlah ragu Empat bait puisi itu mampu melunakkan hati. Kadang meratap tiada guna. Ahh, padahal hubungan dengan Arul baik-baik saja. Kenapa puisi itu seolah karena terluka?
108.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 213 Beses bilang puisi toleransi
Read
+Library
BERLAYAR: Kala Cinta Tak Berjalan Semestinya

BERLAYAR: Kala Cinta Tak Berjalan Semestinya

Sejenak angin sepoi dari barat membawa cerita nan ceria, namun juga hujaman bengis angkara murka. Indira sang sastrawati meracuniku dengan kata-kata puitisnya. Prosa yang jadi surat penutup ini bukanlah lahir dari Batu Belah Batangkup, melainkan lahir atas kesadaran diriku yang sedang memaafkan jati diri pribadi. Semoga engkaupun serupa.
108.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 168 Beses bilang puisi toleransi
Read
+Library
Aku Mengalah

Aku Mengalah

Afi tertunduk dan kembali merasa pilu. "Sabar, Non. Terkadang ujian yang kita lewati teramat berat, tapi setelah semuanya selesai pasti kita bakalan tahu bahwa ujian itu bukanlah apa-apa. Berat saat di jalani tapi akan mudah setelah melewati, kuncinya dua. Sabar dan ikhlas," tutur Pak Sopir. Afi terkesima dengan petuah yang di katakan supir taksi itu, terdengar singkat namun mampu memberikan sedikit tenaga Afi Untuk kembali menatap masa depan yang cerah.
1050.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.7K Beses bilang puisi toleransi
Read
+Library
TERALIS WAKTU

TERALIS WAKTU

Ia seperti membalas dendam menumpahkan semua imajinasinya yang tertahan selama ini,aku mengerti karena akupun sangat menikmati setiap sentuhannya,aku terpaku dengan semua caranya memperlakukan ku begitu lembut dan berhati hati. Namun terkadang kasar tapi tak menyakitkan,aku bahagia sangat bahagia mendapati kenikmatan tiada Tara sebagimana cerita para tetangga. Puisi ku untuk mu malam Aku bahagia Mendapati cinta Penuh dengan keridhoan Malam ku mempertanyakan Inikah cinta di malam yang Memabukkan Inikah cinta Di malam yang melenakan
103.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 101 Beses bilang puisi toleransi
Read
+Library
Ibuku Menikahi Suamiku

Ibuku Menikahi Suamiku

Tapi kini, semuanya diarahkan pada perempuan yang melahirkanku. Aku tidak menegur. Sebaliknya, aku mulai memperlunak sikap. Menjadi lebih ceria, lebih ramah. Aku kembali menulis puisi-puisi pendek dan meletakkannya di meja makan. Kali ini temanya tentang "keikhlasan", "keluarga", dan "pengampunan". Dan mereka mulai percaya bahwa aku sudah pasrah. Sudah menerima semuanya. Padahal aku hanya sedang memberi tali yang lebih panjang agar mereka makin berani melangkah.
2.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 65 Beses bilang puisi toleransi
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status