Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ah, Jangan Kakak Ipar

Ah, Jangan Kakak Ipar

“Penyumbatan itu hal biasa bagi ibu menyusui. Bukan pertanda kalau kamu nggak bisa menyusui. Bukan pertanda kamu ibu yang buruk. Bukan pertanda kalau ucapan Bara benar adanya. Masing-masing ibu bisa akan selalu menjadi ibu yang baik bagi anaknya.” Nama yang ia sebut membuat rahang Damar kembali menegang. “Bara ngomong kayak gitu karena dia nggak pernah lihat apa yang kamu lalui.” Ucapan Damar dingin—dingin dan penuh ketidaksetujuan dengan ucapan adiknya. “Dia cuma ngeliat hasil. Bukan proses.”
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai puisi untuk kakak
Baca
+Pustaka
Sang Putri: Sahabat Dari Surga

Sang Putri: Sahabat Dari Surga

Ayuk kulihat sedang menuliskan sesuatu di dalam buku. “Lagi ngapain sih, Ayuk?” Aku bertanya lalu duduk disampingnya. “Nih baca!” ucapnya sambil menyodorkan buku yang tadi ia tulis. Sebait puisi untuk ibu. Judul: Ibu, Aku memelukmu dari bayangku di sini Mengecup bayang kakimu yang renta Kulitmu penuh luka Bentuk kasih sayangmu padaku, mencari nafkah
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai puisi untuk kakak
Baca
+Pustaka
AKU ADALAH MILIK KAWAN KAKAK

AKU ADALAH MILIK KAWAN KAKAK

Apalagi ia membayangkan, seluruh orang-orang yang ia tinggalkan sekarang ini sedang mengkhawatirkan keberadaanya yang tidak jelas. “Selama ini, aku mengira, kamu sudah bisa melepaskan sifat kekanak-kanakanmu, Ca! Tapi, aku dengar, kau masih mengigau tentang aku.” Mata Ica membelalak mendengar ucapan kakaknya Faisal, lalu mendongak ke arah Rey yang berada tak begitu jauh. Saat itu Rey hanya menatap tak mengerti. “Aku…aku kan cuma mimpi, kak. Kenapa dibesar-besarkan begini. Aku gak ngerti jadinya!”kilahnya agak kesal.
485 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai puisi untuk kakak
Baca
+Pustaka
DIAM DISANGKA BABU, BERGERAK JADI RATU

DIAM DISANGKA BABU, BERGERAK JADI RATU

Dia hanya mematung, memupuk perasaan bahagia itu sendirian. Tanpa dia duga, Jenni justru berdiri dan menghambur memeluk sang kakak. Kerinduan yang selalu dia utarakan lewat puisi yang diunggahnya di semua akun sosmed tidak bisa lagi dipendam. Gadis itu terisak, memeluk semakin erat seperti tidak ingin kehilangan.
1032.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 888 kali sebagai puisi untuk kakak
Baca
+Pustaka
Mencintai Kakak Ipar

Mencintai Kakak Ipar

"Emang arisan Kakak berapaan?" "Dua puluh juta." Dina tersenyum manis. Ia menjawab, tetapi tidak sambil melihat Dira. Wanita itu sibuk memotret diri sendiri dan mengupload ke media sosial. Tidak lama, notifikasi menyerang ponselnya, tetapi membuatnya tersenyum karena isinya adalah like dan comen yang memuji penampilannya. Dira terdiam. Ia melirik sinis. Ada rasa cemburu dengan kehidupan Kakaknya yang terlihat sangat enak.
9.911.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai puisi untuk kakak
Baca
+Pustaka
Istri yang Terpaksa Kau Nikahi

Istri yang Terpaksa Kau Nikahi

[Hai, Kak William. Kita bertemu lagi, tetapi maaf, kali ini aku menemuimu hanya dengan berupa tulisan tangan yang mungkin tak terbaca jelas olehmu. Tulus dari hatiku, aku ingin mengucapkan banyak terima kasih atas semua jasa yang kakak berikan kepadaku. Terima kasih, karena berkat kakak, aku bisa bertahan sampai hari dimana aku menulis surat ini.
9.8964.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36.7K kali sebagai puisi untuk kakak
Tampilkan Ulasan (71)
Baca
+Pustaka
Sinar Rembulan
Hai, semua Author sudah mempertimbangkan keinginan kakak-kakak yah, untuk update author akan kembali up di sore hari pukul 14.00 (cie yg seneng kasih komentar white love dulu yukk) dan mengenai bonus akan author up di hari sabtu yahh, spesial 3 bab, okayyy? THANK YOU SEMUAA🤍 HAPPY READING 🤍
Aurora Aurora
nyesek baca di bab 99 RUNTUH... Hiks...hiks .. ikut nangis... terharu nyesek banget , Uda ga jujur di awal berjuang sendiri untuk mencintai, tapi belum dapat kepastian dari Gama ... yang masih belum bisa lepas dari masa lalunya.. Memang ga enak kalau hadir bukan sebagai orang yang pertama...
Baca Semua Ulasan
Merajut Kasih Yang Hampir Sirna

Merajut Kasih Yang Hampir Sirna

ucap adik iparku layaknya seorang yang sedang membaca puisi karena pergerakan tangannya mengikuti irama mulutnya Yang ceriwis “Percuma Kakak cantik, seksi dan menggoda, toh Abang mu nggak pulang,” pungkasku. “Tenang, ada aku yang akan membuat Abang ipar pulang. 1001 cara ada sama aku. Serahkan semuanya sama si kancilmu ini kak,” sombong adik iparku. Penyakitnya kumat. “Oke. Tunggu sebentar Kakak siap-siap dulu.” Aku pun berlalu ke kamarku untuk mengganti pakaian.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai puisi untuk kakak
Baca
+Pustaka
KISAH GLORY : Panglima Perang

KISAH GLORY : Panglima Perang

“Ketika kau sudah mulai dewasa, kau akan mengerti sendiri apa itu cinta, tanpa harus dijelaskan oleh siapa pun.” “Aku harus tahu sekarang!” desak Brockley tak peduli. Menyaksikan Brockley begitu antusias, Riley terperanjat dan sedikit syok. “Kau masih sangat kecil, Brockley. Lagi pula, kau tidak mengenal perempuan di sini kecuali Kakak dan Bibi Yara saja.” “Aku penasaran karena hampir semua puisi karya Kakak itu tentang cinta. Laki-laki di sini hanya Paman Herbert, aku, dan Kak Lothar. Kok bisa Kakak banyak nulis puisi cinta?”
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai puisi untuk kakak
Baca
+Pustaka
Bintang untuk Angkasa

Bintang untuk Angkasa

Jantung Angkasa memompa dengan kencang, sesuatu yang selalu ia rasakan tiap kali berpelukan dengan gadis itu. "Aku enggak akan pernah biarin Kakak merasa ditinggalkan lagi. Aku juga enggak akan pernah berniat ninggalin Kakak, sekalipun Kakak yang minta. Aku akan tetap ada di sini, di sampingmu. Just saw my eyes and believed that you see in my eyes. Dan Kakak akan lihat kesungguhan aku. Kakak adalah laut bagi sungai sepertiku, yang akan tetap menjadi muara bagiku. Today, tommorow, and forever."
9.870.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai puisi untuk kakak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status