Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dua Puluh Tahun Dalam Sandiwara

Dua Puluh Tahun Dalam Sandiwara

Tiba-tiba pesan dari rima menyentak dan membuat mataku langsung full energi. (Percakapanku dengan suamimu beberapa saat yang lalu.) (Kenapa kau masih menggoda dan mendesaknya.) (Hei, jalang, Apa kau buta tidak membaca semua kata-kata suamimu yang mengatakan kalau dia masih mencintaiku?) (Itu karena kau memancingnya.) (Tugasku hanya memancing dan jawaban sebenarnya sudah nampak di sana. Kalau tidak ada pertanyaan lain, maka kau tidak perlu mengirimkan pesan padaku lagi, tanyakan saja pada suamimu sisanya.)
9.6175.4K viewsCompletedAdded to Library 3.7K Times as puisi untuk suamiku
Read
+Library
KUBUAT SUAMIKU SEMAKIN LAYU

KUBUAT SUAMIKU SEMAKIN LAYU

Ia menatap dingin padaku, seolah aku bukan siapa-siapa. “Hei! Aku ini suamimu. Jangan asal ngomong kamu!” hardikku. Bukannya takut dengan gertakkanku, dia justru berkacak pinggang sambil menatap nyalang padaku. “mulai sekarang, jangan mengaku suamiku lagi. Aku tidak butuh suami miskin kayak kamu! Sudahlah enggak punya apa-apa , loyo lagi! Apanya yang mau di harapkan?” Ejek Dini.
850.3K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as puisi untuk suamiku
Read
+Library
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

"Euuuh, kesayangan om galak sekali ancamannya. Udah malem Sayang, nih quotesnya." Ciara menatap mulut suaminya yang mulai berbicara. "Rasa cintaku untukmu bukan sebuah fatamorgana, melainkan sesuatu yang bersifat seperti isim mashdar. Sungguh menggelegar, hatiku tak mampu membendung dan menahan tanpa mencurahkan semua ketulusan ini untuk kamu seorang. Cantikku, kutatap matamu dengan penuh gelora, kusentuh pipimu dengan hasrat yang membara, tidurlah Sayang, tidur dengan nyenyak dalam dekapanku, karena kungkungan mulia telah menunggu terpejamnya mata kita." "Masyaallah, gantengnya suamiku luar dalam tengah bawah semuanya, Om! Manis sekali kata-katanya. Isbay punya puisi, boleh diungkapin dulu
104.9K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as puisi untuk suamiku
Show Reviews (45)
Read
+Library
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Read All Reviews
Puaskan Aku, Sahabat Suamiku!

Puaskan Aku, Sahabat Suamiku!

Di dalam air yang hangat, Rangga memijat bahu Ayu yang tegang. "Maafkan aku ya, Yu, kalau selama ini kamu merasa sendirian," bisik Rangga dari belakang, bibirnya menyentuh tengkuk Ayu. "Aku tahu aku bukan suami yang sempurna, tapi melihat kamu di depanku sekarang, aku sadar enggak ada yang lebih berharga daripada rumah kita."
880.1K viewsOngoingAdded to Library 1.8K Times as puisi untuk suamiku
Read
+Library
Pesan Mesra Untuk Suamiku

Pesan Mesra Untuk Suamiku

"Aku menyesal sekali.. maafkan aku.." Mendengar lirih suara suaminya membuat Aluna tak tahan. Wanita ini juga ikut terisak. "Aku nggak pernah bermaksud untuk menyakitimu, Aluna. Ku akui perasaan untuk Nindi itu masih ada, tapi semuanya sudah tidak sama seperti dulu. Kamu lah pemenang di hatiku. Kamu istriku.. wanita yang akan selamanya menemaniku. Ku mohon terima maafku.."
108.5K viewsCompletedAdded to Library 203 Times as puisi untuk suamiku
Read
+Library
Kekasih Suamiku

Kekasih Suamiku

Perpisahan tetaplah menyakitkan. Bohong jika ia bilang tidak sakit, tidak sedih. Dusta jika ia berkata tidak merasa kehilangan. Bagaimanapun, Bayyu pernah menjadi kekasih yang begitu dicintainya. Suami yang amat disayangiya. Dibanggakannya.
9.926.8K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as puisi untuk suamiku
Show Reviews (26)
Read
+Library
Chafila Anggun
Sinopsisnya sangat keren & gaya penulisannya sangat bagus. Benar² membuat larut dalam alur cerita,penempatan emosi pd setiap karakter sangat pas,alur cerita selanjutnya juga susah untuk ditebak,selain itu membaca ceritanya bikin merinding. Semangat menulis ya Bu Silvi,ditunggu part selanjutnya❤
NURUL LAILI MUFIDA
ini mungkin krn novel ya tp klo di dunia nyata sy sngat menyayangkan sifat dan sikap airin yg mau sj diduakan....jadilah wanita yg punya harga diri, jalan cerita diawal bagus tp klo airin tetap bersama bayyu sepertinya terlalu enak di bayyu datangkan pendamping yg bisa menghargai seorang wanita
Read All Reviews
Sahabatku Dipuasin Sama Suamiku

Sahabatku Dipuasin Sama Suamiku

"Sayang, jangan banyak gerak. Nikmati saja, sisanya biar aku yang urus. Aku janji, kamu akan ketagihan." Suamiku menggendongku dan menjatuhkan tubuhku ke kasur dengan keras. Lalu, dia naik ke atasku. Aroma tembakau samar langsung membuat tubuhku terasa panas seperti terbakar. Aku membuka diri, menantikan gelombang kejutan yang segera datang. Namun, suamiku tak kunjung bergerak. Hatiku terasa terbakar oleh rasa tak sabar.
431.4K viewsCompletedAdded to Library 17.3K Times as puisi untuk suamiku
Read
+Library
BARA CINTA TERLARANG

BARA CINTA TERLARANG

Ujarku menggelinjang di bawah kungkungan suamiku. “Kamu memang tawananku,”gumam suamiku tanpa menghentikan goyangannya sampai miliknya menerobos masuk lebih dalam, membuatku mengerang diikuti suamiku melenguh karena nikmat yang diberikan milikku.
95.5K viewsCompletedAdded to Library 197 Times as puisi untuk suamiku
Read
+Library
Pura-Pura Single

Pura-Pura Single

ujar Maudy Setelah mengatakan hal itu, suaminya justru semakin menangis tersedu-sedu. Maudy sendiri sungguh tidak mengerti apa yang dipikirkan oleh suaminya hingga suaminya itu merasakan kesedihan yang teramat dalam. "Maafkan aku .. aku sudah membuatmu kesulitan .. aku memang suami yang tidak berguna."
101.5K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as puisi untuk suamiku
Read
+Library
Jenazah Suamiku

Jenazah Suamiku

Aku berkata pelan sambil mengusap nisan bertuliskan nama suamiku itu. "Bang, aku kangen kamu. Masuklah ke alam mimpiku barang hanya sekali saja, aku kangen melihatmu," ujarku dengan menyeka air mata yang mulai menerobos keluar. Dada terasa sesak, aku tak mampu lagi berkata-kata, hanya air mata saja yang terus berjatuhan tanpa komando. Ya Allah, aku sangat merindukan dia, suamku.
9.9261.1K viewsCompletedAdded to Library 9.7K Times as puisi untuk suamiku
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status