Cintaku Tak Menuntutmu untuk Pulang
Mereka sedang tersenyum lembut di foto tersebut, seperti yang diingat Keira.
Keira duduk di antara dua makam itu, seperti bagaimana dia duduk di antara orang tuanya dulu.
“Ayah, Ibu, apa kalian sudah reinkarnasi? Jangan salahkan aku karena aku sudah korbankan jiwaku demi menukar tujuh hari ini. Dulu, aku selalu merasa sangat iri kenapa orang lain punya orang tua yang menyayangi mereka, sedangkan aku nggak. Setelahnya, aku nggak iri lagi karena aku punya Paman.”