Penebusanku, Semoga Kau Senang
Salah satu teman sekelas berkata dengan nada mengejek, “Wih, si anak pintar. Kaki kamu kenapa pincang?”
Begitu kalimat itu keluar, banyak orang langsung tertawa. Seolah mereka sudah tahu penyebabnya, sengaja melemparnya sebagai bahan lelucon.
Reno tersenyum kikuk, lalu tertawa kecil sambil berusaha mencairkan suasana.
“Kerja … kerja .…”
Dia duduk di pojok dan menarik kakinya ke dalam, menyembunyikannya.