Purba Mahkota
Adik Purbararang, yakni Purbasari, yang sudah dapat berbicara dengan lancar meskipun ucapannya ada yang masih tidak dapat dimengerti, … mengeluarkan tawa cekikikan khas balita, dan malah menjadikan Purbararang semakin merasa gemas.
Menggulirkan sepasang bongkahan manik kelam obsidian miliknya dari sudut ekor mata, menuju ke arah diamnya sang tunangan yang berdiri di pojok ruang kamarnya Purbasari seperti patung, … Purbararang cepat-cepat memanggil.
“Kenapa hanya diam di sana? Ayo duduk sini,” ajaknya, menepuk-nepuk tempat kosong di dekatnya supaya ditempati oleh Indra Jaya dengan segera.
Hot Chapters