Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Muncratlah semburan cairan kental hangat membasahi paha mulus anak pejabat tersebut. "Pusaka ini sebenarnya masih butuh tiga betina lagi untuk ditaklukkan sampai tunduk. Tapi gara-gara perutku meronta kelaparan, aku terpaksa menuruti ajakanmu memburu daging. Kita kembali ke sarang sekarang, Betina Kacamata."
10.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 285 kali sebagai pusaka rantai babi
Baca
+Pustaka
Pusaka Warisan Semut Rangrang

Pusaka Warisan Semut Rangrang

"Daripada mubazir, mending gue panggang. Ini gabus termahal dalam sejarah hidup gue." ​Sambil menunggu ikan matang, Madun duduk melamun. Tiba-tiba pintu gubuknya diketuk. "Madun? Kamu di dalam?" Nampak pak bos celingukan, kemudian masuk dan menemukan Madun memanggang ikan gabus babon."Lah kok di panggang Madun?" "Apes Pak Bos, pas pukulan yang keseribu ikannya mati, ya Udah aku panggang aja, ini gabus termahal Pak Bos."
67.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai pusaka rantai babi
Baca
+Pustaka
DARI KELAPARAN MENUJU KEKUASAAN

DARI KELAPARAN MENUJU KEKUASAAN

"Apa kamu lupa kalau aku tadi pergi ke pasar untuk menjual babi yang kita tangkap di gunung, dan kamu tau babi itu terjual dengan harga berapa?" "Berapa emangnya kakk" sahut Hani yang sangat penasaran. "Babi itu terjual dengan harga 200.000 ribu". "Apaaaaa 200.000 ribu" ucap Hani yang terkejut mendengar hal itu.
668 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai pusaka rantai babi
Baca
+Pustaka
Papaku Masih Perjaka

Papaku Masih Perjaka

“Apa tidak ada makanan lain, ah … maksudku yang tidak pedas.” Gama menatap menu makanan di warung tenda yang Sabrina pilih. Semua nama menu serba ditambah kata ‘setan’ dan ‘iblis’ di belakang, menunjukkan bahwa makanan yang dijual di sana pasti sangat pedas. “Pilih saja yang paling tidak pedas, ini!” tunjuk Sabrina ke tulisan menu dengan kata ‘baby’ di belakangnya.
1037.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai pusaka rantai babi
Baca
+Pustaka
Jodoh Pilihan Suamiku

Jodoh Pilihan Suamiku

Jiwa primitif-nya mengatakan jika manusia selalu berada di rantai makanan teratas. Jadi konyol baginya jika ia berakhir menjadi sajian lezat bagi para babi. Krreekk! kreekkk! Babi itu mendekat dan Fawaz merasa siap bertarung sekali lagi. Ia tidak mungkin melewati kehadiran babi itu. Fawaz tidak mau kalau babi itu menemui kawanan temannya yang lainnya. Fawaz memilih memutari pohon, berjalan sangat hati-hati dengan ranting runcing di tangannya.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai pusaka rantai babi
Baca
+Pustaka
IBUKU BUKAN BABUMU

IBUKU BUKAN BABUMU

IBUKU BUKAN BABUMU 2 "Oh, sungguh? Kebetulan sekali kalau begitu! Aku memang sudah muak menjadi sapi perah di keluarga ini. Biaya hidup kalian aku yang tanggung. Listrik, beras, uang kuliah bahkan beli sab ..."
1029.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 873 kali sebagai pusaka rantai babi
Baca
+Pustaka
Ketika Babu Jadi Ratu

Ketika Babu Jadi Ratu

Savina berbicara dengan senyum di wajahnya. “Ya, duduk saja di sana. Ibu mau memarut kelapa. Singkong yang dikukus akan lebih nikmat bila dicampur dengan sedikit garam dan taburan kelapa parut,” ucap Bu Sarmah dengan nada penuh kelembutan. Sebagai keluarga miskin, mereka sudah terbiasa menikmati sarapan singkong rebus dan segelas teh hangat untuk mengisi perutnya di pagi hari. Penghasilan mereka yang tidak seberapa, hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar dan biaya anak-anak mereka.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai pusaka rantai babi
Baca
+Pustaka
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

jawabnya lagi. Alangkah pelitnya bapak ini bicara, jawabannya selalu singkat. Kami disuguhi minuman dan makanan. Aku mulai ragu tentang kehalalan makanan tersebut, karena di luar tadi aku sempat melihat hewan ternak babi. “Maaf, kami tak bisa makan ini,” kata Bang Parlin, aku takut bapak itu tersinggung, karena memang yang dia suguhkan daging panggang.
9.8582.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.4K kali sebagai pusaka rantai babi
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Mahar Kedua

Mahar Kedua

“Iya sih, betul juga. Dia berhak memilihkan calon untuk suaminya. Nanti kukirimkan fotonya Firda ke nomormu.” *** “Gimana sate lilitnya? Enak nggak?” “Enak banget, Mas. Sate lilit terbuat dari daging apa, Mas?” “Ada babi-,” “Astaghfirullah, itu tadi daging babi, Mas? Babi itu haram, Mas dalam agama kita,” ujarnya bersungut-sungut. “Dengerin Mas dulu, Ina, kamu kan yang motong penjelasan Mas. Tadi kamu tanya apa?”
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai pusaka rantai babi
Baca
+Pustaka
Bilik Lain di Rumah Suamiku

Bilik Lain di Rumah Suamiku

goda perawat yang berjaga tersebut. "Elah, ya kali makan bipang! Gak level!" Pria itu berjalan, sambil menimpali candaan rekaannya. Sebagai orang yang bekerja di kesehatan, dia tentu tahu kandungan babi, dan cacing pita yang banyak bersarang di tubuh binatang itu. Bimo manggut-manggut, secara refleks mengaitkan babi dan keharamannya dalam Islam.
1064.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai pusaka rantai babi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status