Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TAMING THE BOSS

TAMING THE BOSS

“Yok, turun. Udah sampai.” Sembari mengembuskan asap rokok lalu menjejalkan putungnya ke asbak, Jameka melihat sekitar. “To, ini warteg.“ “Siapa bilang ini wahana permainan? Yuk, turun.“ “To, seorang gue? Makan diwarteg? Lo lagi ngelawak, kan?“ ______________________________________________ [1] Makasih: Belanda
653 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai pusaka werkudara
Baca
+Pustaka
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

"Mengapa tidak segera naik ke atas ranjang?" "Aku tidak melihat apa-apa," sahut Cakra. "Tapi aku ingin buang sial dulu." Cakra naik ke atas kursi, lalu mengarahkan bokong ke dalam sarung dan buang tembakan. Dut! Bau ubi, petai dan jengkol berkolaborasi memenuhi sarung membentuk gas beracun yang sangat dahsyat! Pangeran Wikudara segera keluar dari dalam sarung dan berlari ke pintu kamar, muntah-muntah hebat di depan Ratu Purbasari yang menunggu di muka pintu.
9.946.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai pusaka werkudara
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Enday Hidayat
Telah terbit karya saya "Mengejar Cinta Puteri Bangsawan" bercerita tentang perjuangan Arjuna dalam mencari bapaknya untuk memenuhi persyaratan acara lamaran klan Angada. Bagi reader yang suka romantika cinta dengan latar cerita abad 21 dan abad 16, cerita ini cocok untuk diintip sejenak.
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Baca Semua Ulasan
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 17 B Oleh: Kenong Auliya Zhafira Sebagai wanita yang baru menapaki perjalanan dalam dunia literasi, Dyra merasa mendapat energi baru untuk lebih gigih belajar memperbaiki tulisan. "Makasih, Mbak Adila Arista. Semoga kamu selamanya tetap bersikap seperti itu," lirihnya sembari melambaikan tangan pada punggung yang semakin menjauh.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai pusaka werkudara
Baca
+Pustaka
Jodoh Jebakan Dari Opa

Jodoh Jebakan Dari Opa

Opa cekikikan, lalu menambahkan gerakan tangan lagi, kali ini lebih heboh, seolah-olah menggambarkan orang sedang berdua-duaan. “Opaaa. Ih mesum otaknya!” Raka setengah teriak, wajahnya memerah, antara malu dan jengkel. “Mana ada kayak gitu ? Orang malam tadi aku cuma jadi tukang pijet, Opa puas!” Opa terdiam sepersekian detik, lalu… meledak tertawa. “HUAHAHAHA! Astaga Raka! CEO PT Garuda Pratama… turun kasta jadi tukang pijet demi cucu menantuku! Aku nggak nyangka… bener-bener nggak nyangka!”
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai pusaka werkudara
Baca
+Pustaka
Misteri Rumah Di Ujung Jalan

Misteri Rumah Di Ujung Jalan

Saka tersenyum menjawab sapaan Winda. “Silahkan, Pak biar saya bawakan nampannya. Mata Saka melihat berbagai macam kue yang berjajar di rak, semua sangat menggugah seleranya. Tiba-tiba matanya tertuju pada croisan. Perlahan Saka mendekati rak yang berisi berbagai macam croisan. “Croisanya enak banget lho, Pak,” ujar Winda membuyarkan lamunan Saka. “Ough... saya minta croisannya sepuluh. Tapi bungkusnya di jadkan dua ya,” ucap Saka.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai pusaka werkudara
Baca
+Pustaka
Pendekar Sinting dari Laut Selatan
Baca
+Pustaka
Pura-Pura Rebahan

Pura-Pura Rebahan

#Pura_Pura_Rebahan Part 30 : Oppa Meresahkan Ponsel di tanganku berdering, mau tak mau aktifitas menari-nari ala penari balet ini terhenti mesti dua putriku masih tetap berputar-putar dengan sambil berpegangan tangan. Eh, ini Zidan. Kulihat nama teman kolabku itu terpampang di depan layarnya. Aku duduk di sofa dengan untuk mengontrol pernapasan yang kini jadi ngos-ngosan.
1037.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai pusaka werkudara
Baca
+Pustaka
Kyraka

Kyraka

"Raka. Raka Akmana." "Eh?"
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai pusaka werkudara
Baca
+Pustaka
SEPEDA TUA WARISAN KAKEK

SEPEDA TUA WARISAN KAKEK

Kami tergelak tawa riang bersama. 🔥🔥🔥 "Nggak pernah kerja, tapi selalu membeli barang-barang yang nggak penting. Coba kalian pikir, lagian juga dia, 'kan, pendatang dan baru saja hidup di tempat ini. Apa kamu melihat dia berpakaian rapi setiap pagi?"
1036.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai pusaka werkudara
Baca
+Pustaka
Kutukan Perjaka Tua

Kutukan Perjaka Tua

Lama. Tuhan, aku menyayanginya. *** Kaki langit sudah kemerah-merahan ketika aku dan Resva tiba di pemakaman. Sesaat setelah tiba di rumah Ibu, kami bergegas ke sini untuk meminta restu. Angin berembus sedikit kencang, membuat bunga kamboja berguguran dan meniup penutup kepala yang Resva kenakan. Kami duduk bersimpuh di samping pusara Pak Darji, lelaki yang pernah berbagi obrolan seru denganku di hari itu, sesaat sebelum beliau meregang nyawa.
1025.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 880 kali sebagai pusaka werkudara
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status