Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Munajat Perawan Tua

Munajat Perawan Tua

tanya Dirga memilih gazebo dengan pohon beringin besar. "Saudara tertua Pandawa yang punya dua ibu. Keduanya punya istananya masing-masing dan tidak bersama dalam satu tempat,"ucap Dirga. "Berarti kita tidak akan bisa bertemu lagi?"tanya Rania mendongak. "Raja Karna masih bisa bertemu kedua orang tuanya, kan. Bukankah kalau punya dua orang tua itu tandanya sebuah berkah, Rania? Disaat orang lain hanya punya dua, kamu punya lebih banyak kasih sayang,"ucap Dirga menyajikan nasi kuning.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai putra pandawa
Baca
+Pustaka
Man Legend: Dewa Pelindung & Titisan Ratu Selatan

Man Legend: Dewa Pelindung & Titisan Ratu Selatan

Aji Narantaka: Kemampuan untuk melumpuhkan kesaktian/hukum elemen lawan hanya dengan sentuhan. Gatotkaca adalah putra dari Bima (Pandawa) dan Dewi Arimbi (Raksasa). Hal ini memberinya Dualitas: Etika ksatria yang sangat luhur, namun memiliki tenaga raksasa saat mengamuk di medan perang.
10802 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai putra pandawa
Baca
+Pustaka
menyusui sang pewaris tahta

menyusui sang pewaris tahta

Kata Hermawan. "Nenek sihir ini, tumben - tumbenan cari Aditya. Mau apa dia, kira - kira?" Gumam Ine, matanya menatap Oma nunik, bagai singa mengincar buruannya. Oma nunik, memang masih memiliki banyak harta, peninggalan suaminya. Sayangnya, hanya beberapa bagian saja yang dialih namakan pada putra tunggalnya yaitu Hermawan. Sebagian besar lainnya, Oma nunik justru mengatas namakan Aditya sebagai pewarisnya. Karena itu, sampai saat ini Ine harus terus berpura - pura baik kepada putra sambungnya itu. Ine yakin, suatu saat semua harta keluarga Hermawan akan jatuh ke dalam genggamannya.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai putra pandawa
Baca
+Pustaka
Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

000 rupiah yang merupakan materai merah zaman dulu, tertera tanda tangan basah dengan tinta emas. Nama itu membuat napas Elang tercekat. Penyandang Dana Utama: KELUARGA DIRGANTARA. (Diwakili oleh: Barata Dirgantara) Dan di sebelahnya, ada catatan kecil tulisan tangan yang membuat darah Elang mendidih. "Dana tambahan akan cair setelah 'Putra Mahkota' lahir tanggal 15 November. Pastikan tidak ada kesalahan dalam penukaran aset di RS Bunda."
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai putra pandawa
Baca
+Pustaka
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

Wayang yang menggambarkan Bima—atau Werkudara—kakak kedua Pandawa yang terkenal karena kesetiaannya pada keadilan. Kirana berjalan kembali ke Raka, wayang kecil itu ia selipkan ke dalam kantong bukti. “Raka, korban ini menggenggam wayang Werkudara. Salya adalah paman dari Pandawa, tetapi loyal pada Kurawa. Dia memilih jalannya sendiri.” “Werkudara,” Raka mengulang nama itu. Werkudara adalah sosok yang didukung ayahnya. Kekuatan dan keadilan yang brutal. Wayang itu seharusnya ada di tangan Banyu.
962 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai putra pandawa
Baca
+Pustaka
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Lalu mengajaknya pergi ke suatu tempat. Batara Narada membawa Wisanggeni disebuah goa besar di dekat Telaga Tiga Warna. Jaka mengikuti mereka. Hingga Jaka melihat apa saja yang di ajarkan Batara Narada kepada Wisanggeni. "Geni, kamu itu mempunyai beberapa sepupu dari putra-putra Pandawa. Ada Abimanyu, Gatotkaca,Antareja dan Antasena. Semua saudaramu kuat dan sakti, namun hanya Antasena yang bisa menyamai kekuatan milikmu. Sekarang kekuatan api milikmu telah melebih Dewa Brama dan Dewa Agni Maya. Ditambah inti petir yang aku tanamkan dalam tubuhmu, itu sudah sangat kuat untuk memberi pelajaran di kahyangan. Sanghyang Wenang sudah mengijinkan dirimu ke kahyangan
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 336 kali sebagai putra pandawa
Baca
+Pustaka
Penyesalan Cinta yang Disadari Setelah Reinkarnasi

Penyesalan Cinta yang Disadari Setelah Reinkarnasi

Owen lanjut berkata, "Kusarankan kamu pikirkan dengan jelas karena Kota Lordus bukan di tangannya Peter. Lebih baik kamu berpikir dengan matang mau pilih aku atau Peter." Peter sengaja berkata, "Apa ini masih perlu dipilih? Latar belakang keluargaku sangat bersih, tapi Grup Pandawa selama ini melakukan bisnis apa pun. Aku adalah pria sejati, nggak pernah pacaran, sepertinya Pak Owen pernah punya anak dengan Nona Rochelle, 'kan? Dari segi kekuatan juga nggak kalah darimu, status kedudukan Keluarga Pandawa juga lebih rendah dari Keluarga Gunaida. Aku juga bisa melindungi Naomi dan nggak akan membiarkannya diganggu siapa pun. Sebagai seorang manusia, pasti nggak ada yang mau memilih Pak Owen. K
9.1361.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.1K kali sebagai putra pandawa
Tampilkan Ulasan (86)
Baca
+Pustaka
Kiara Lusia
yahh, betapa aku berharap hero novel ini bukannya Owen. kenapa novel on9 konsep " reinkarnasi " heronya masih lelaki yg sama. tak boleh ke laki lain jd heronya, Naomi plak masih bodoh tak habis². meluat siaaaa
Ki基 Boom繁
Owen itu cuma menang di harta doang, tanpa itu semua tidak ada yang menarik dari dirinya. hanya wanita yang tidak memiliki integritas yang bisa suka pria seperti Owen yang hobinya cuma fitnah dan menindas Naomi.
Baca Semua Ulasan
The Bodyguard

The Bodyguard

Pria itu mengangguk, " Ya, aku menemukannya tergeletak di taman dengan tenggorokan berdarah, apa yang terjadi? " Bima hanya terkekeh, " Perkelahian kecil dengan seseorang, terima kasih karena telah menyelamatkanku, siapa nama anda, Tuan? "Nama saya Yudistira " Bima hanya mengangguk, " Yudistira, Tokoh pewayangan bukan? " Yudistira hanya tersenyum, " Benar, dalam pewayangan saya adalah anak tertua dari keluarga Pandawa. Tetapi sayangnya saya bukan tokoh pewayangan jadi substasi itu agak berbeda sekarang. Siapa namamu, anak muda? " Bima menjawab, "Bima Ganesha "
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai putra pandawa
Baca
+Pustaka
Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

sang Hyang Sambu terbata. Seperti yang lain, dia juga baru pertama kali ini menyaksikan pertarungan Galuh. “Hahaha, tentu saja dia putraku pangeran. Dia kuciptakan dengan keringat dan perjuangan bersama ibundanya,” prabu Dewangga tertawa. “Dasar cabul!” Resi Batara Gundawarma menggeleng. Dari ke 4 pendekar tingkat tinggi yang bertarung, Galuh yang lebih dulu selesai.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai putra pandawa
Baca
+Pustaka
Legenda: Nusantara

Legenda: Nusantara

Jawab Tian yang kemudian tertawa. Rambut tian berwarna biru tua, mata sebelah kirinya ditutupi oleh sebuah penutup mata berwarna hitam seperti para bajak laut, pedang yang di tergantung di pinggang sebelah kiri. Tara kembali bertanya kepada Tian, "Apakah kau berminat untuk bergabung menjadi Pandawa?" Tanya Tara pada Tian. Tian hanya menjawab, "Pandawa? Bukankah itu nama yang cukup pasaran di Nusantara, banyak kelompok menamai diri mereka pandawa dan mereka bukanlah pandawa seperti yang tertulis di kitab-kitab." Jawab Tian dengan nada sedikit menghina. "Akan ku buktikan bahwa ini benar-benar pandawa!" Kata Tara dengan nada penuh keyakinan. Mendengar perkataan Tara membuat Tian terdiam, ia mel
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai putra pandawa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status