Eleanor
Elena terlihat antusias.
“Kamu sudah tahu sayang.” Alva menelusupkan wajahnya pada ceruk leher Elena.
“Kamu belum ada bilang Va.” Elena mengerutkan keningnya, mengingat-ingat apakah Alva memang sempat memberitahunya.
“Eleanor, aku ingin menamai putri kita dengan nama itu,” tutur Alva yang masih mengendus leher Elena.
Elena tersenyum lebar, ia menganggukkan kepalanya. Setuju dengan pilihan Alva. “Eleanor, nama yang bagus. Aku suka,” kata Elena.
Hot Chapters