The Last Queen
“Emmm, ada seorang penari yang sedang digandrungi akhir-akhir ini, Tuan. Ahh, itu dia.”
Wanita itu menunjuk ke arah panggung. Disana sudah berdiri seorang wanita dengan selendang hijau di tangannya. Tak lama setelah gamelan dimainkan, ia langsung menunjukkan gemulai tarian indahnya di hadapan para tamu yang hadir. Karena ia menari membelakangi panggung, jadi Pangeran Respati tak bisa melihat wajah sang penari. Awalnya pangeran tak begitu tertarik untuk berlama-lama menyaksikan tarian wanita itu, matanya terlalu sibuk memperhatikan sekitar. Namun ketika penari itu berbalik, betapa terkejutnya pangeran saat mengetahui wajah sang penari. Walau belum sepenuhnya yakin, namun pangeran tak bisa men
Sikat na Kabanata