Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Legenda Dewa Cahaya

Legenda Dewa Cahaya

batin Li Quan. "Sekarang waktunya kita pergi dan menyiapkan mantera kebangkitan. Apa kau sudah siap?" tanya Bara sambil menoleh kearah Li Quan. Pria botak dengan gigi kelinci itu mengangguk. Bima menatap sosok tersebut dengan tajam. Kedua matanya menyala biru. "Kau mengikat jantungnya?" tanya Bima kepada sang anak.
1075.9K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as quote batak
Read
+Library
BATAL NIKAH

BATAL NIKAH

tanya Bima dengan mata melotot. "Bukan, Pak. Saya salah ucap, maksudnya membersihkan, aduh bukan, mengeringkan celana Bapak, panggil saya." ucap Yaya. Setelah mengucapkan itu, Yaya memukul bibirnya pelan sambil berkata dengan pelan, "Aduh bibir, kenapa kamu salah ucap terus sih?" Walau suara Yaya pelan tapi masih bisa di dengar Bima dan Joe. Mereka tampak tersenyum melihat tingkah konyol Yaya.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as quote batak
Read
+Library
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

ujar Ki Ageng menimpali. "Pakaian bukanlah petunjuk bahwa seseorang berada di golongan mana. Orang tua berjuluk Pendekar Tongkat Emas itu, berpakaian serba putih tapi ternyata dia adalah pentolan orang golongan hitam." kata Ki Bantar. Jaka Geni tersenyum melihat Ki Maranggi yang berusaha keras menahan serangan Ajian Bumi Menghisap Arwah.
1011.1K viewsOngoingAdded to Library 399 Times as quote batak
Read
+Library
Menjebak Cucu Presdir

Menjebak Cucu Presdir

“I-ini... maksudnya apa? Saya harus... jual diri ke Bapak?” Batara tidak langsung menjawab. Hanya diam—menatapnya lama, dengan tatapan yang sulit diterjemahkan. Senyum samar muncul di ujung bibirnya. Ia mencondongkan tubuh sedikit ke depan, suaranya rendah tapi menusuk. “Kenapa… kamu merasa harganya kurang cocok?”
496 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as quote batak
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Bandot Tembang segera memaki, "Bang... Bangsat! Kubunuh kau...!" Suara itu menjadi serak dan rusak. Bandot Tembang terbatuk-batuk lagi. Lalu mencoba bicara kembali. Tapi tenggorokannya bagaikan pecah dan semakin serak suaranya. "Siapa anak muda itu! Dia bisa menggunakan jarinya untuk merobek pita suara orang di dalam tenggorokan!" sentak Ratu Teluh Bumi. Baraka menyahut, "Namaku, Baraka! Jelas...!"
1028.3K viewsOngoingAdded to Library 735 Times as quote batak
Read
+Library
Batal Di Madu

Batal Di Madu

tanya Raga penasaran. Seketika beberapa orang mungkin yang mengerti kata itu terkekeh saling pandang sepertinya sedang mengejek. “Walah kamu enggak tahu kata itu, dasar udik sekali dia, penampilan seperti orang kaya jangan-jangan kreditan semua ini. Madesu itu singkatan masa depan suram,” sahut pria tua itu kembali menertawakan Raga bersama dengan orang-orang itu.
7.5K viewsCompletedAdded to Library 293 Times as quote batak
Read
+Library
Ratu barbarku

Ratu barbarku

Otakku terlalu lemot, perlu ku isi batrei agar lebih kencang. "Baiklah, langkah awal apa yang harus aku lakukan?" Tanyaku tidak sabar. Para dayang hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum. Aku tau, aku memang menggemaskan sehingga mengundang senyuman untuk kalian, tapi stop! Kita tidak punya waktu untuk itu. "Ayo cepat katakan. Aku harus melakukan apa sebagai calon pengantin?" Dayang Utari mendekatiku.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as quote batak
Read
+Library
BATARI

BATARI

Yang ada hanya senyum tipis di bibir Batari—senyum yang bukan miliknya. Batari menegang. Ia merasakan otot wajahnya ditarik ke bentuk itu tanpa ia izinkan. Seperti tubuhnya sedang dipakaikan ekspresi. “Aku cuma bantu,” suara Lenka keluar dari mulut Batari. Bukan suara Batari. Nada vokalnya lebih rendah, lebih dingin, dan ada jeda-jeda kecil yang terasa “tua”.
10429 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as quote batak
Read
+Library
PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

“Kenapa Mas Atha marah? Ara bikin salah apa?” “Ala… betatak towel Mas Atha.” Kening Arjuna mengernyit. ‘Betatak, kata dari planet mana itu?’ Pikir Arjuna. Melihat kebingungan di mata Arjuna, Cakra terkekeh. “Ara jahil ya sama Mas Atha?” Ara mengangguk pelan. “Mas Atha bikin towel, telus Ala tambah satu balok… telus betatak deh. Mas Atha malah."
9.99.1K viewsCompletedAdded to Library 228 Times as quote batak
Show Reviews (35)
Read
+Library
UmiLily
Cerita yang diawali konflik berat, tapi dibacanya tetap terasa ringan. Bahasanya ngalir meskipun ada beberapa typo. Salah satu bacaan on going yang menemani hari-hariku belakangan ini. Semangat nulis ya Kak An
LilyAnnie
Alhamdulillah sudah tamat. Terima kasih buat kalian yang sudah membersamai cerita ini selama beberapa bulan. terima kasih untuk segala dukungannya dan mohon maaf bila banyak kurangnya ya ... sampai jumpa di tulisan saya berukut
Read All Reviews
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status