Raina
"Gak mau, mau di belakang sama Ara."
Kupasrah deh. Membuka pintu belakang untuk membantu Zio dan Ara naik serta menyimpan barang belanjaan. Meski ragu, aku tetap naik dan duduk di sebelah Raka.
Berusaha keras mengontrol keinginan untuk tidak menoleh ke arah Raka. Selama beberapa menit berlalu dengan keheningan yang mencekam.
"Apa kabar, Rain?"
Aku tertawa miris sambil menoleh, "setelah sekian lama, kamu tanya kabarku, Ka?"
Bab Populer