Rahim untuk Suamiku
"Kita, dalam hubungan kita gak ada sedikitpun momen pacaran. Mumpung sudah halal, kenapa gak kita coba momen berduaan?"
Ah, dia bisa saja.
"Kalau habis uang gimana, Mas?" Aku mencoba memberinya ujian simpel.
"Lah, gak perlu takut soal itu. Mas udah buat dua apotek yang bakalan buka saat kita honeymoon. Pendapatan bakal ada di garis normal. Pokoknya, tenang, aja. Rezeki pasti ada terus. Pintunya banyak, Sayang."
Entah sudah berapa belas kali dibuat terharu oleh Mas Arya. Kalau sudah begini, aku tidak bisa menolak, bukan?
Bab Populer