Ajari Aku Salat
Raihan akan meraih tangannya.
“Tidak bisa, Ray. Kalau kau bilang tahun kemarin, atau tiga bulan yang lalu mungkin akan ada pertimbangan. Tapi sekarang berbeda, Ray. Aku sudah bersuami. Bahkan kau dengar sendiri ‘kan? Aku sedang hamil. Jadi maafkan aku. Pembicaraan ini sudah berakhir. Ray aku harap kamu menemukan yang kamu cari dari orang lain. Tapi bukan dariku. Selamat tinggal, Ray. Kumohon, biarkan aku bahagia.” Zahra bangkit. Dia tidak lagi menggubris panggilan Raehan hingga lelaki itu frustasi. Sekarang dia mulai frustrasi. Raehan bangkit kemudian memesan tiket. Tidak ada harapan lagi. Dia akan kembali saja ke Indonesia. Tujuannya sudah musnah bersama debu jalanan yang merenggut segala b
Hot Chapters