Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mendadak Sah

Mendadak Sah

tanya Adnan tiba-tiba. "Hah?" Fasya tampak bingung. "Nggak kurang malem?" Fasya menutup mulutnya saat sadar jika Adnan tengah menyindirnya saat ini. Oh ayolah, apa mereka harus berdebat lagi? "Oh, harusnya pulang nanti jam 12 aja ya?" gumam Fasya sengaja agar Adnan mendengarnya. "Sekalian nggak usah pulang kalau gitu."
1042.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai ramadhan tiba
Baca
+Pustaka
APA KABAR MANTAN ISTRIKU?

APA KABAR MANTAN ISTRIKU?

Sebagiannya aku membelikannya dengan gambar kartun mobil damkar, sisanya kubeli yang polos. Pukul tujuh lewat seperempat, mobil yang sangat kukenali sudah datang. Mas Ramdan turun dan menutup pintu mobil itu. Semenjak habis sakit, tubuhnya memang tampak lebih kurus. Entah kenapa bisa samaan, dia turun dengan mengenakan kaos abu-abu tanpa kerah dan celana di bawah lutut. Ditentengnya sebuah paper bag warna merah. “Assalamu’alaikum!” sapanya. Aku sudah menunggu di teras dengan Mahendra dan Daffa karena dia sudah menelpon ketika lima menitan lagi akan sampai.
1086.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai ramadhan tiba
Baca
+Pustaka
Semangkuk Kelapa Parut Untuk Lauk Nasi

Semangkuk Kelapa Parut Untuk Lauk Nasi

ujar Suamiku, kami mengantarkan Kak Andi hingga diluar teras. Hari-hari berganti, minggu depan akan memasuki bulan suci ramadhan, sementara semua pekerjaan masih dibawah standar. Aku tak tau, apakah lebaran tahun ini bisa membeli pakaian untuk Anak-anakku atau tidak? Sedangkan untuk makan gali lubang tutup lubang.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai ramadhan tiba
Baca
+Pustaka
ZORA Pupus Sebelum Mekar

ZORA Pupus Sebelum Mekar

“Masjid lah, kemana lagi.” “Tumben salat Zuhur berjamaah?” “Sekarang Jumat, dodol!” Nah, Damar kalang kabut. Dia belum mandi, tidak bawa baju ganti pula. Sandra ternganga melihat Damar berlari ke atas. Menaiki anak tangga dengan tergesa. Untunglah tidak terkilir atau jatuh. “Buruan!” teriak Rey. “Lima menit belum siap, gue tinggal.”
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai ramadhan tiba
Baca
+Pustaka
DILAMAR MALAIKAT MAUT

DILAMAR MALAIKAT MAUT

Dan kamis minggu depan rapat rihlah, jumat, sabtu, minggu pelaksanaan acara rihlahnya yang dilaksanakan dipuncak. Jadwal lainnya masih terlihat kosong, belum ada janji. Setelah itu kubuka jendela kamar yang penuh debu. Terlihat bulan mulai menyingkir keperaduan, Angin bersemilir silih berganti, burung-burung berkicau tanpa henti menyambut kedatangan sang fajar. Jarum jam menunjukan pukul enam pagi. Aku harus segera mengantarkan keripik ke warung-warung langganan Umi. Kuturun melewati tangga yang tipis dan reot.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai ramadhan tiba
Baca
+Pustaka
Anak Yang Tidur Dengan Perut Lapar

Anak Yang Tidur Dengan Perut Lapar

🍂🍂🍂 Hari keempat di bulan Ramadhan tahun 2021, kami baru saja tiba di rumah setelah selesai shalat tarawih berjamaah di masjid. Fai membantuku duduk di sofa untuk menonton TV ketika suara pintu rumah diketuk. "Assalamualaikum," ucap seseorang dari luar. Fai mendekati pintu, dan mengintip dari jendela. Kemudian ia kembali lagi kepadaku dan berbisik, "Bu ... itu Dian! Suruh masuk atau jangan?" katanya.
8.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai ramadhan tiba
Baca
+Pustaka
Dendam Membara Mas Tetangga

Dendam Membara Mas Tetangga

Ia tertawa getir. “Walau seperti itu apakah kalian akan sering bertemu? Bunda rasa tidak.” Bunda lalu terkekeh. “Ingatkah kau Tante Girish memesan gulai kambing dari kita untuk acara lahiran anak Bahram? Kau belum ke Ibukota, kan hari itu? Apa kau menangis tanpa sepengetahuan Bunda?”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai ramadhan tiba
Baca
+Pustaka
Hantaran Lebaran

Hantaran Lebaran

Menangisi nasib yang sering kali tak berpihak kepada kami. Suara azan terdengar begitu jelas di telinga. Aku dan Mas Bima segera beranjak dari lantai. Kami berwudhu dan menunaikan ibadah wajib tiga rakaat. Malam kian menyapa, semilir angin masuk dari pintu yang belum tertutup sempurna. Saat ini aku dan Mas Bima duduk di atas tikar tepat di depan televisi yang menyala. Tak ada cemilan seperti di kediaman Bu Susan. Hanya kerupuk dari nasi yang ada di dalam toples. Itu pun buatan sendiri.
5.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai ramadhan tiba
Baca
+Pustaka
Noda Di Balik Cadar sang Ustadzah

Noda Di Balik Cadar sang Ustadzah

Zahra semakin lemas dan panik hingga Zahra kembali menelpon nomor Mamahnya. Namun sepertinya ponsel Mama Sofiya sudah Nonaktif. Zahra sangat kalut, kemudian terdengar suara Adzan magrib. Perbedaan waktu Yaman lebih lambat empat jam dari Indonesia. Sehingga di Yaman baru saja memasuki waktu magrib, dan di Indonesia sudah jam 10 malam. Zahra segera mengambil air wudhunya dan bergegas melakukan sholat magrib seorang diri di kamarnya.
1027.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 664 kali sebagai ramadhan tiba
Baca
+Pustaka
Mendadak Dilamar Pria Tampan

Mendadak Dilamar Pria Tampan

“Fandy! Rena!” Aku dan Mas Arfan sangat terkejut mendengar suara mama mertua dari balik pintu kanar. Aku melihat ke arah jam dinding, waktu menunjukkan pukul 17.55 Wib. What? Ternyata sekarang hampir menuju magrib. Aku dan Mas Arfan segera beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh. ==========
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai ramadhan tiba
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status