Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Simpanan Tunangan Tuan Presdir

Simpanan Tunangan Tuan Presdir

Pelayan berambut ikal menyahut dengan raut tak suka yang ditujukan untuk tunangan bosnya. Alis Dilan menaut, kemudian menebak, “Leo?” Karena yang ada di pikirannya dengan ciri-ciri semacam itu, hanya Leo saja—yang tak lain dan tak bukan adalah tunangan Sanaya. Kedua pelayan yang masih berdiri di depannya mengangguk serentak. Mereka lantas pamit ke belakang, meninggalkan pria yang menjabat sebagai Manajer Restoran tempatnya bekerja selama ini. Sementara itu, pria bernama Dilan kini mulai terlihat cemas dan khawatir.
1013.7K viewsCompletedAdded to Library 369 Times as ramalan dilan
Read
+Library
Dilangkahi Adik

Dilangkahi Adik

Emot marah berjejer mengiringi pesan yang dikirimkan Resti barusan. "Kenapa, Res?" "Si playboy, gak bales DM I* yang dikirim Arman. W* dari Arman pun gak digubris sama dia." Resti membalas tanpa menunggu lama. Apa? Arman punya nomor W******p Darren? Dari mana? "Emang ... Mas Arman sama Darren sudah pernah ketemu? Kok udah punya nomor W* si Darren?" "Dari temen alumni SMA yang kebetulan jadi rekan bisnis."
1053.6K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as ramalan dilan
Read
+Library
Dilamar Nenek-nenek

Dilamar Nenek-nenek

Cakra berjanji dalam hati akan membalas perbuatan Ari. "Assalamualaikum, selamat pagi semuanya. Kenalkan, nama saya Cakra Yudha Arimbawa. Panggil saja, Cakra. Mulai hari ini sampai enam bulan ke depan, saya resmi bergabung dan bekerja dengan kalian semua. Jadi, mohon kerja samanya," ucap lelaki itu. Melirik ke arah Ari, lalu dengan sengaja mengedipkan salah satu indera penglihatannya.
102.1K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as ramalan dilan
Read
+Library
MENANTU IMPIAN IBU

MENANTU IMPIAN IBU

harap Dilan lalu pamit pulang. "Sekarang Kalian bisa dengar sendiri itu perkataan Dilan. Bukan lagi hanya dari kata-kata Giani semata," ucap Pramaono, "jadi mohon maaf jika selama ini kalian mengharapkan Dilan. "Memang kamu ya, Pa. Yang selalu saja mendukung anakmu. Dia bekas orang gila, Pa. Apa kamu ghak malu?" "Setiap orang punya masa lalu, Ma. Tapi lihatlah Dini yang sekarang."
3.1K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as ramalan dilan
Read
+Library
Api Dendam Brianna

Api Dendam Brianna

kata Dilan. “Oh. Jadi, dia anggota baru di tim kalian?” Damian menatapku dengan saksama. “Iya. Dia baru bergabung hari ini. Perkenalkan, ini Adonia. Dia mempersilakan kami memanggilnya Nia. Nia, aku yakin kamu kenal dengan Damian, pembawa berita terfavorit di negeri ini,” ucap Dilan setengah bercanda. Semua orang di meja kami tertawa.
1012.8K viewsCompletedAdded to Library 359 Times as ramalan dilan
Read
+Library
HOW TO BE GOOD IN BED

HOW TO BE GOOD IN BED

Ia mulai bertanya-tanya, apakah Rama juga merupakan bagian dari skenario besar Diana untuk menghancurkan Adrian dan dirinya. "Master Rama, apakah kau mengenal pria bernama Julian?" tanya Elara tiba-tiba di tengah sesi latihan. Rama terdiam sejenak, gerakan tangannya berhenti tepat di depan wajah Elara yang kini tampak sangat waspada. "Julian adalah murid yang berbakat, tapi dia terlalu dikuasai oleh dendam yang buta dan tidak terarah," jawabnya.
10532 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as ramalan dilan
Read
+Library
Nyonya, Suamimu Bukan Pria Lemah!

Nyonya, Suamimu Bukan Pria Lemah!

Dilan menggeser layar, membuka daftar kontak yang sudah bertahun-tahun tidak pernah ia sentuh atau hubungi sejak ia memilih hidup menyamar dan menyepi. ​Sebuah kontak bernama Pak Maman - Supir Utama tertera di sana.​Tanpa ragu sedikit pun, Dilan menekan tombol panggil. ​Hanya dalam dua kali nada dering, panggilan itu langsung terhubung. Suara pria paruh baya di ujung telepon terdengar gemetar dan dipenuhi rasa kaget yang amat sangat. ​"Ya Tuhan... T-Tuan Muda Dilan?! Ini beneran Tuan Muda?!" suara di seberang telepon terdengar begitu emosional.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as ramalan dilan
Read
+Library
ASISTEN KESAYANGAN TUAN ARLAN

ASISTEN KESAYANGAN TUAN ARLAN

Wajahnya tetap terlihat sangat perfect dan berwibawa, seolah dia sedang menyambut tamu kenegaraan di kantornya. "Maaf, Kek, sepertinya telah terjadi kekeliruan besar di sini. Saya Arlan Adiguna, dan saya sudah memiliki seorang istri yang sangat saya cintai," jawab Arlan dengan suara bariton yang tegas namun tetap sopan. Kakek berjenggot putih itu mengeluarkan sebuah gulungan kulit tua yang tampak sangat rapuh. Dia membukanya dengan gemetar dan menunjuk sebuah segel lilin berwarna biru yang ada di pojok bawah dokumen tersebut.
861 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as ramalan dilan
Read
+Library
Terbuai Setelah Malam Pertama

Terbuai Setelah Malam Pertama

“Maaf, Pak? Kan nyonya Rianti Mamanya Pak Bima. Masa saya harus Smackdown di lobi? Bisa masuk berita nanti, Pak.” “Diam kamu! Jangan menjawab! Sekarang Kiran marah, Siapa yang mau kamu jawab, hah?!” Dilan memilih diam melibatkan bibirnya. Bima melonggarkan ikatan dasinya kasar, lalu mengusap wajahnya kasar. “Dilan, ada yang aneh dari Kiran.” Suaranya sudah turun tapi masih tajam, wajahnya juga masih merah
102.7K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as ramalan dilan
Read
+Library
Penyesalan Tuan CEO [Mantan Kekasihku]

Penyesalan Tuan CEO [Mantan Kekasihku]

Hati Satria mencekam ketika menyadari apa yang akan dilakukan Renata. Namun, sebelum Satria sempat bergegas ke panggung dan menghentikan wanita itu, Renata sudah berbicara, “Kenalkan Dilan Wirayudha. Dia adalah putra rahasia Satria Wirayudha dan pewaris perusahaan anggur dan produksi makanan Wirayudha Group!!” Gumaman terdengar di antara kerumunan sebelum keheningan menyelimuti tempat itu.
1013.6K viewsCompletedAdded to Library 530 Times as ramalan dilan
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status