Bukan Bunga Bakung
terang Ranu yang tetap tampak sembarangan tapi keterangannya itu dianggap cukup luar biasa, setidaknya buat Diandra begitu pula bagi Retno.
Retno dan Diandra pun saling bertatap. Keduanya menganggukan kepala. Walau sesungguhnya Retno tidak terlampau tahu apa yang diceritakan Ranu.
“Aku gak terlampau paham, tentang endas, sirah, mustaka dan kepusingan kita selepas ujian ini,” Tanya Retno seakan menggugat Ranu.