Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kakak Ipar yang Meresahkan

Kakak Ipar yang Meresahkan

Video berhenti. Aurelyn terdiam. Jantungnya berdegup tidak karuan. Kepalanya berat, pikirannya kacau. Rasa tak percaya menghantamnya seperti ombak yang datang bertubi-tubi. Siapa wanita itu …? Aurelyn menggigit bibirnya. Ada rasa asing menusuk dadanya antara cemburu, ketakutan, dan pengkhianatan yang bercampur jadi satu.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai resah
Baca
+Pustaka
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Aku ingin melihat ekspresi Ayah lebih jelas, tetapi dia sudah meletakkan boneka itu kembali ke tempat tidur. Lalu dia berjalan ke arah meja, hendak mengambil kotak itu lagi. Jantungku berdebar-debar tegang. Saat dia hendak membuka paksa kotak itu, terdengar suara Yansen dari luar dengan nada cemas. "Pak Teddy, ada masalah dengan Nona Kiara!"
8.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai resah
Baca
+Pustaka
Jiwa yang Berbeda

Jiwa yang Berbeda

Ia berendam dalam air hangat yang ditetesi minyak esensial, mencoba merilekskan otot-pikirannya yang mulai berperang. Ada gejolak pro dan kontra dalam dirinya. Perasaan dejavu yang kerap muncul, penolakan bawah sadar, dan rasa enggan yang terkadang menyelinap, semuanya terasa seperti potongan teka-teki dari ingatan yang hilang. Namun, Yasmin membulatkan tekad. Ia tidak ingin terjebak dalam keraguan yang tak berujung. Adrian adalah suaminya yang sah, dan memenuhi kebutuhannya adalah ladang pahala.
847 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai resah
Baca
+Pustaka
PESONA

PESONA

Wanita kalau cemburu kan bisa lebih menyeramkan dari singa. Sedangkan Tama hanya tertawa melihat raut wajah ketakutan di wajah istrinya, pasti wanita ini tengah membayangkan perkataannya, setidaknya menakut-nakuti Nandini bisa menjadi berguna karena membuat mulut wanita itu terdiam. Tangerang, 28 Februari 2021
1015.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 621 kali sebagai resah
Baca
+Pustaka
Rasa Yang Hilang

Rasa Yang Hilang

“Memangnya, Agra ke mana?” “Agra mengirimiku pesan klip suara tadi dan suaranya terdengar serak. Mungkin lagi sakit.” Gerakan jemarinya pada laptop secara reflek terhenti. Sakit? Segera Agina meraih benda pipih dan menghubungi seseorang. “Halo, kak Steven. Apa benar Agra sakit?” lirihnya cemas. “Apa sakit yang kau maksud itu sakit jiwa? Karena ku lihat dari tadi dia senyum-senyum gak jelas saat sarapan.”
4.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai resah
Baca
+Pustaka
SPERANZA

SPERANZA

kata Speranza dan berjalan menuju kamarnya. Caiden terdiam menatap punggung Speranza. Air matanya jatuh tanpa diminta. Dia sedang dalam dilema. "Maaf." **** Yasa menghidupkan handphonenya lalu mematikannya kembali. Yasa terlihat sedang gelisah. Entah apa yang mengganggu pikirannya saat ini. Byakta memperhatikan Yasa dengan bingung. Dia menyenggol siku Yasa membuat Yasa menatapnya.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai resah
Baca
+Pustaka
RUSAK

RUSAK

Arjuna tergerak untuk mengintip dari jendela kaca dari luar namun pandangannya terhalang oleh beberapa dokter yang sedang menangani pasien yang menjerit histeris itu. "Rima... Aku ingin mati!" "Sudah tidak ada gunanya aku hidup rim." "Aku mau mati saja!" "Istighfar mbak, jangan bicara seperti itu!" Beginilah Safa sekarang, setiap harinya berteriak-teriak kalau tidak ya menangis histeris. Bagai tak punya waktu untuk menikmati hidup bahagia.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai resah
Baca
+Pustaka
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

Jessica tidak menjawab, tiba-tiba saja ia muntah, “Hoek!” Si engkoh yang melihat pelanggannya muntah, langsung merasa khawatir. Aduuh… ada salah apa dengan masakanku? Ia bergegas menghampiri Jessica, ia sodorkan tissue basah dan berkata, “Hei, hei, kamu gak apa-apa kan? Apakah makanannya bermasalah? Saya bisa gantikan dengan yang baru.” “Tidak perlu, koh. Bakminya tidak kenapa-kenapa kok.”
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai resah
Baca
+Pustaka
Dead&Queen

Dead&Queen

“Kalau kamu bersedia, pegang tangannya, tutup mata, dan pikirkan momen paling jujur antara kamu dan Rian. Biarkan sistem otaknya merespons.” Alma menurut. Ia memegang tangan Rian lebih erat, matanya terpejam. Air matanya jatuh satu per satu, tapi senyumnya kecil — harapan samar di tengah ketakutan. Reina memperhatikan layar, denyut gelombang biru mulai bergerak sedikit lebih cepat. Dalam hatinya, ada desir aneh — antara lega dan panik. “Resonansi Awal… berhasil.”
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai resah
Baca
+Pustaka
Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir

Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir

“Yaampun…” Aishwa membuka mata, menatap suaminya. “Mas… jangan-jangan…” “Kamu?” Noah membuka mata lebar. “Tapi yang muntah aku.” Aishwa terdiam. Lalu, pelan-pelan, senyum aneh muncul di wajahnya. Campuran panik, kaget, dan… geli. “Mas,” katanya pelan. “Ada yang namanya sympathy symptoms.” Noah menatapnya kosong. “Apa itu?”
9.66.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187.4K kali sebagai resah
Tampilkan Ulasan (256)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, Dan ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Empat Lapan
bagus&suka bngt ceritanya.. terima kasih Thor sehat selalu agar selalu sediakan cerita" yng bagus... Oya thor boleh dong sekali-kali sediakan beberapa bab tentang keluarga Nathan & Eliza (Noah, twins) kumpul barang..bercanda, tertawa, manja".. kangen bnget soalnya sama mereka
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status