Cinta dalam Balutan Doa
tanya Azzam.
Arni tercenung lalu menganggukkan kepalanya cepat. "Mau, Mas. Mau banget."
Saat ini Azzam menjadi iman untuk Arni. Arni tidak menyangka bacaan sholat Azzam sangat bagus, suaranya juga bagus dan membuatnya semakin khusyuk saat berdzikir. Setelah sholat malam Arni dan Azzam mengaji. Bahkan suara Azzam merdu saat mengaji, makhorijul hurufnya juga benar. Arni tidak menyangka Azzam bisa menguasai tajwid dengan baik, benar apa yang di katakan sang ibu, Syafaah. Azzam hanya tampilan luarnya saja berbeda namun sebenarnya ia lebih bersikap agamis. Arni tersenyum bangga melihat Azzam. Azzam membalas senyuman itu rasanya adem jika melihat Arni tersenyum.