Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terlena Kenikmatan Suami Baru

Terlena Kenikmatan Suami Baru

Mata Anaya seketika membulat, wajahnya langsung pucat, dan jantungnya seketika berdebar sangat kencang–terasa akan meledak. Aza adalah nama tokoh dalam novel yang Anaya buat. Dia tokoh female utama yang dirampas oleh Dominic De Evil dari Zaid (nama tokoh Male utama dalam novel Anaya). Setelah tokoh Aza diculik oleh Dominic, Aza ditawan dan diikat dalam sebuah kamar mewah. Lalu tempat itulah yang menjadi saksi kekejaman Dominic De Evil (tokoh antagonis dalam novel Anaya). Tokoh Dominic merenggut mahkotanya dengan cara yang kejam dan keji, dia juga merekam kejadian itu lalu membuat Aza tunduk padanya. "Tu-Tuan membaca novelku?" gugup Anaya, berhenti menangis dan membiarkan pipinya basah. Masal
1034.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai resensi novel azzamine
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
CacaCici
Halo, MyRe Semua. ಥ⁠‿⁠ಥ Bab 76 kita double. Padahal CaCi up seperti biasa, tapi bisa-bisanya babnya otomatis jadi dua. (⁠〒⁠﹏⁠〒⁠) Untuk bab 76, mohon agar tidak dibuka kedua-duanya. cukup satu saja agar MyRe tidak rugi yah. Untuk kesalahan tersebut, CaCi mohon maaf (⁠人⁠ ⁠•͈⁠ᴗ⁠•͈⁠)ಥ⁠‿⁠ಥ
Ayu Ilma
kasian para bumil² di cerita caci, kudu mengahadapi berbagai mcm tekanan. gak cm tekanan emosi tp jg mental. cb skali² para bumil & busui dibuat waras gt kak... ga cm cewenya, tp jg cowonya. jgn dibuat dingin cem kutub utara /tembok terus. dibuat luwes tp gak kaku, dingin, tembok. humoris gtu loh...
Baca Semua Ulasan
MELAHIRKAN LEWAT MULUT

MELAHIRKAN LEWAT MULUT

"Mbaaahhhh! Ada orang lari nggak pakai bajuu!" Tergopoh gopoh Bu Siti dan Bu Mala lari ke dapur dan mendapati Azzam tengah berdiri di muka pintu dapur yang menghadap ke sisi samping rumah yang merupakan kebun cabai kecil. Tangannya terulur ke depan dengan piring nasi di hadapannya. Pak Bagus yang baru kembali dari kamar mandi pun ikut ikutan kepo dan mencari arah sasaran pandang Azzam.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai resensi novel azzamine
Baca
+Pustaka
Cinta dalam Balutan Doa

Cinta dalam Balutan Doa

tanya Azzam. Arni tercenung lalu menganggukkan kepalanya cepat. "Mau, Mas. Mau banget." Saat ini Azzam menjadi iman untuk Arni. Arni tidak menyangka bacaan sholat Azzam sangat bagus, suaranya juga bagus dan membuatnya semakin khusyuk saat berdzikir. Setelah sholat malam Arni dan Azzam mengaji. Bahkan suara Azzam merdu saat mengaji, makhorijul hurufnya juga benar. Arni tidak menyangka Azzam bisa menguasai tajwid dengan baik, benar apa yang di katakan sang ibu, Syafaah. Azzam hanya tampilan luarnya saja berbeda namun sebenarnya ia lebih bersikap agamis. Arni tersenyum bangga melihat Azzam. Azzam membalas senyuman itu rasanya adem jika melihat Arni tersenyum.
9.317.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 530 kali sebagai resensi novel azzamine
Baca
+Pustaka
Pelabuhan Terakhir

Pelabuhan Terakhir

Caca berusaha mengelak tapi Azzam terus saja menggelitikinya hingga Caca terduduk di ranjang kasur. "Aww ... Ssshhh." "Dek," pekik Azzam khawatir. Caca memposisikan duduknya dengan pelan-pelan sambil meringis dan karena tak kuat akhirnya memilih rebahan. Duh kok sakit ya diperawanin, untung udah dihalalin dan di kasih mas kawin juga. Caca malah jadi mikir kasihan sama cewek-cewek disana yang mau aja diperawanin begitu saja.
9.9124.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai resensi novel azzamine
Baca
+Pustaka
SETELAH MASUK NOVEL, AKU MENJADI ANTAGONIS GILA

SETELAH MASUK NOVEL, AKU MENJADI ANTAGONIS GILA

kecilnya untuk Arsenia berjalan sesuai rencana—sesuatu yang jauh lebih kreatif daripada sekadar bukti medis. Alur novel ini memang sudah melenceng jauh dari alur aslinya, namun bagi Callista, ini bukan lagi soal mengikuti plot. Ini adalah soal bertahan hidup di tengah-tengah sekumpulan orang gila yang siap meledakkan bom emosional kapan saja. Pernikahan ini terasa seperti hari eksekusi bagi Rayden, namun bagi Callista, ini adalah pembukaan tirai menuju kebebasan.
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai resensi novel azzamine
Baca
+Pustaka
Istri Kedua sang Dosen

Istri Kedua sang Dosen

"Mami! Mami! Lihat Abang dapat peringkat pertama Mami!" Teriak Azzam sambil berlari menuju ke dalam rumahnya memegang raport miliknya. Zahra yang berdiri di ruangan tamu langsung menyambut hangat kehadiran Azzam. Zahra langsung memeluk erat tubuh anak laki-lakinya itu. "Juara satu lagi?" Tanya Zahra,
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai resensi novel azzamine
Baca
+Pustaka
BALAS DENDAM PRIA PENUH CINTA

BALAS DENDAM PRIA PENUH CINTA

Jika ada orang yang tidak suka pada Esme, maka orang itu pasti buta atau memiliki kelainan orientasi seks. “Apa aku perlu memberitahu Dominic tentang perasaanmu?” “Diam, Brengsek!” Azzar melemparkan bukunya dan meraih kerah baju Wyatt. Tangannya terkepal kuat-kuat dan sedetik lagi kepalan itu akan bersarang di rahang Wyatt. Pria itu bahkan sama sekali tidak berkedip atau mau menghindar. “APA YANG KAMU LAKUKAN AZZAR!”
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai resensi novel azzamine
Baca
+Pustaka
Ambisi Sang Pewaris Terbuang

Ambisi Sang Pewaris Terbuang

Kai bangun dari tidur secara perlahan. Tubuhnya tidak terasa lemas seperti malam sebelumnya, sakit di kepala dan dadanya juga sudah tidak terasa. Kai menatap jendela yang sedikit terbuka—mungkin Ruhi atau Bansu yang telah membukanya. Ingatannya kembali pada saat dia bicara dengan Kaizen. “Aku jadi ingin tahu seperti apa kekaisaran Ansa itu,” gumam Kai. “Bahkan namanya pun mengingatkanku pada Ansa Dynamics.”
10290 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai resensi novel azzamine
Baca
+Pustaka
Aku Padamu, Gus!

Aku Padamu, Gus!

Gus Azam mengangkat novel itu tepat di sebelah kepalanya. “Maaf, Mas. Itu novel punya Anin.” Sesaat Gus Azam terdiam. Dia membuka beberapa halaman awal dan tersenyum. Mungkin dia terhibur dengan novel yang bergenre romance comedy itu. “Untuk apa kamu membaca buku seperti ini?” Muka Gus Azam kembali datar dan dingin. Aku meremas jemari tanganku yang mulai dingin dan berkeringat. Apakah dia marah?
1060.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai resensi novel azzamine
Baca
+Pustaka
Rahasia Si Gadis Cupu

Rahasia Si Gadis Cupu

"Di Moels, dinding pun punya telinga, dan aku adalah pemilik pendengaran terbaik di sini. Buku itu-" Kella terpaku. Azzam melihat buku yang ingin ia ambil. Gadis itu mengepalkan tangannya kuat-kuat hingga kukunya memutih. Permainan ini baru saja dimulai, dan ia sudah berhadapan dengan lawan yang jauh lebih berbahaya daripada sekadar perundung di sekolah. “Ah sudahlah,” Azzam segera mengambil buku yang ia bawa tadi, lalu pergi meninggalkan Kella yang masih mengeratkan bukunya di antara buku-buku yang jatuh tadi.
4.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai resensi novel azzamine
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status