Menulis Ulang Takdir
Di bawah kekuasaannya, penthouse itu kini benar-benar menjadi sangkar suci yang kedap akan racun-racun luar.
Di sisi lain kota, Robert Hawkins baru saja menyadari bahwa dunianya telah runtuh. Seluruh kartu kreditnya ditolak, akses masuk ke kantor pusat Kaelum dilarang oleh petugas keamanan bersenjata, dan sebuah dokumen gugatan atas penggelapan dana triliunan rupiah mendarat di mejanya.
William tidak hanya memutus jalur ekonominya, tapi juga sedang menggiringnya menuju liang lahat kehancuran sosial.