Sang Dewa Turun untuk Mencintaiku
"Benda itu tidak berbentuk batu, Maisa. Ingatlah saat terakhir dia melindungimu di bawah hujan. Saat dia menyentuh keningmu sebelum dia jatuh pingsan akibat peluru. Dia menitipkan inti jiwanya di sana. Untuk membangunkannya, kamu harus mengembalikan 'titipan' itu melalui sebuah pengorbanan rasa. Kamu harus masuk ke dalam dimensi mimpinya dan meyakinkannya bahwa dunia manusia layak untuk tempatnya kembali, meski langit membencinya."
"Masuk ke mimpinya? Bagaimana mungkin manusia sepertiku bisa melakukannya?" Maisa semakin dibuat beralusinasi oleh penuturan wanita tua itu.
"Malam ini, saat bulan mencapai puncaknya, tempelkan keningmu pada kening manusianya. Lepaskan semua ketakutanmu, dan pa
ตอนยอดนิยม