Menantu sang Dewa Perang
Tapi, pukulan Baron jelas berbeda dari kebanyakan tentara, seorang manusia yang mampu melumpuhkan seekor harimau Siberia dan membentuk kawanan dengan harimau tersebut.
Mata Batsa memutih karena kehilangan kesadaran akan serangan Baron, lalu Baron berkata, “Pernahkah kamu menjadi pemimpin kawanan harimau Siberia?”
Kesadaran Batsa pun kembali, dan Batsa menyerang Baron dengan sebuah pisau kecil namun panjang dan juga tajam.
“Sebaiknya kamu diam! Ini akan sakit sedikit!”