AIR MATA RINDU
Ya, siapa yang tahu jika seorang Rindu Anjani menyimpan rasa takut sendirian sejak dulu?
Bayangkan saja, Rindu kecil hidup penuh dengan siksaan. Dimarahi, disalahkan, dipukul, ditendang, sudah menjadi kebiasaan yang membuat mental ini hancur perlahan. Namun, tak pernah sekalipun aku mengadu. Setelah Ibu atau Mbak Zita menyiksaku, aku hanya akan masuk ke dalam kamar, memeluk kedua lutut sembari ketakutan. Tak ada yang tahu napasku sesak saat itu. Pun tak ada yang tahu jika tubuhku bergetar hebat, tak bisa dikendalikan.
Rindu kecil sangat malang, dan hal itu terus berlanjut hingga dewasa. Sampai pada akhirnya Mas Janu mengetahui traumaku, baru dia mempertemukan aku dan Dokter Dinda.
Hot Chapters