Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suami Mudaku

Suami Mudaku

Rambut sebahu istrinya berkibar ditiup udara pagi yang masih basah. “Kenapa tak pakai kerudung?” “Apa kemarin kakak menikahi wanita berkerudung?” Dio berdecak mendengar jawaban Rindi. “Belajarlah menutup aurat. Kalau bisa jangan pakai celana pendek di luar kamar sekalipun cuma ada papa sama mamaku.” Rindi berdecih tak suka akan segala larangan dan perintah Dio yang menurutnya sangat merepotkan. Tidak praktis dan menjadikannya seperti orang lain. Dirinya mulai merasa tertekan.
9.713.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 429 kali sebagai rindu yang terlarang
Baca
+Pustaka
AIR MATA RINDU

AIR MATA RINDU

tudingnya yang membuatku semakin takut. Kuremas jari-jari tangan yang kini terasa dingin. Dengan hati-hati, bibir ini mulai menceritakan kejadian sebenarnya pada Bu Siska. "Itu tetap nggak dibenarkan, Rindu! Kamu tetap salah karena nggak ada izin sejak awal!" Ya, Rindu mengerti. Oleh karena itu, dia hanya bisa menunduk saat ini. "Ma-maaf, Bu. Saya janji nggak akan ulangi lagi."
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 344 kali sebagai rindu yang terlarang
Baca
+Pustaka
Penantian Malam Pertama

Penantian Malam Pertama

lanjut Miana mencoba bernegosiasi agar Rendi tidak mengucapkan kata-kata terlarang itu. "Dengan keadaan dirimu yang sudah kotor, kamu masih ingin menjadi istriku, hmm?" "Apa kamu sama sekali tidak tahu malu dengan permintaan seperti itu? Atau memang karena harga dirimu sudah hilang seluruhnya sampai membuatmu dengan mudah mengajukan permintaan yang tentu saja akan aku tolak," ejek Rendi membuat Miana sangat geram.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai rindu yang terlarang
Baca
+Pustaka
FORBIDDEN LOVE (Cinta Terlarang)

FORBIDDEN LOVE (Cinta Terlarang)

Dia takut itu akan membuatnya berubah pikiran setelah melihat betapa indah pemandangan pada tubuh perawan itu. “Aku pikir ... ya, kenapa tidak? Kita tidak memiliki hubungan darah, bukan?” Ratna kembali menunduk memainkan jemari lentiknya. “Aku bahkan sudah suka padamu saat usiaku belasan tahun.” Ratna menghirup napas dalam sebelum kembali bicara. “Di luar sana banyak orang melakukan perzinaan sedarah atas nama nafsu dan sama-sama mau. Sekarang, kenapa Mas tidak bisa menggunakan nafsu untuk melakukan yang halal?
1014.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 524 kali sebagai rindu yang terlarang
Baca
+Pustaka
Di Bawah Kendali sang CEO

Di Bawah Kendali sang CEO

Membuat wanita berusia 23 tahun itu tersenyum tipis. “Well, kau bisa membuat beberapa hal yang boleh dan tidak boleh aku lakukan padamu. Biasanya itu dinamakan dengan kinks dan limits. Kinks adalah hal yang boleh aku lakukan dan mungkin kau senangi. Limits adalah batas keras yang tidak boleh aku lakukan padamu. Bagaimana pun kita berdua harus sama-sama saling sepakat.” “Aku tidak mengerti,” kata Starla tidak paham. “Apa kau sudah melihat semua isi DVD itu?”
1010.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 312 kali sebagai rindu yang terlarang
Baca
+Pustaka
ISTRI LUGU MANDOR TAMPAN

ISTRI LUGU MANDOR TAMPAN

Aku menggeleng tegas ke arah Rindu yang membuat istri cantikku itu menekuk wajahnya. “Tidak kita makan yang lain saja, sayang, karena makanan itu mengandung Ham, yang haram untuk kita makan.” Rindu kembali menatapku penuh tanya. “Apa makanan itu mengandung babi Mas?” Aku mengangguk mengiyakan. “Kita makan yang lain saja, aku akan mengajak kamu ke restoran Perancis yang menyajikan menu halal untuk para wisatawan seperti kita.”
9.664.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai rindu yang terlarang
Baca
+Pustaka
Ku Titip Rinduku Dalam Naungan Cinta-Mu

Ku Titip Rinduku Dalam Naungan Cinta-Mu

Memang tak harus memiliki Itulah yang membuatku Berusaha melupakanmu Tapi rasa rindu ini Bagaimana caraku untuk bisa menghilangkannya? Akankah hati ini terus tersiksa Pada rindu yang tak bertepi? Yang membuat air mata ini jatuh. *** "Tentang rindu yang terpendam" Dibawah sebuah pohon yang teduh Beralaskan rerumputan hijau Hiasan air mata yang menetes Dan suara hati yang menangis
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai rindu yang terlarang
Baca
+Pustaka
Bukan Cinderella

Bukan Cinderella

“Kamu punya tiga yang masih baru?” “Ahh ...” Rindu sedikit salah tingkah. “Baju gituan cuma bisa dipake sekali, jadinya aku nyetok.” “Cuma sekali?” Lita semakin penasaran dan sibuk bertanya-tanya. “Kenapa cuma sekali.” “Karena ujung-ujungnya pasti dirobek sama mas Dewa.” Rindu meringis dan yakin Lita bisa memakluminya.
1043.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai rindu yang terlarang
Baca
+Pustaka
Perempuan Terlarang

Perempuan Terlarang

hardik dan umpatnya seraya melepaskan genggaman tangan Danisa. "Heh, lepaskan anakku, perempuan terlarang! Perempuan pembawa sial! Jangan sampai anakku tertular nasib sialmu! Sekarang cepat pergi dari sini! Bawa pergi juga anakmu! Aku tak 'kan pernah menganggap anak itu bagian dari keluarga Khaidir, sampai kapan pun!"
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai rindu yang terlarang
Baca
+Pustaka
Perjanjian Terlarang

Perjanjian Terlarang

Secara naluri dia menunduk untuk memastikan kembali poin – poin yang terungkap di atas kertas perjanjian, membaca dengan hati – hati sambil menyatakan langsung. “Di sini tertulis cambuk, rantai, dan beberapa alat seks berbahaya milikmu.” Moreau mengernyit, lagi – lagi mencoba memahami bagian tertunda seraya memikirkan sesuatu yang menyergap masuk di benaknya. “Kau menyukai seks yang dibumbui dengan adegan kasar. Maksud-mu seperti sadistic?“
1032.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 863 kali sebagai rindu yang terlarang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status